E satu.com (Indramayu)
- Debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu tahun 2020 secara resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, di Studio TV lokal di Cirebon, Minggu (22/11/2020) malam.Tema dalam debat publik tersebut yakni akselerasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur serta penghentian penyebaran Covid-19.

Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, tampak hadir, kecuali calon Bupati Indramayu nomor urut 03, Daniel Muttaqien, yang berhalangan hadir karena sedang menjalani masa isolasi di RSUD Indramayu setelah dikonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (21/11/2020) malam kemarin.

Sehingga, pasangan calon nomor urut 03 hanya diwakili oleh calon Wakil Bupati Taufik Hidayat. Debat yang dipandu oleh moderator Yohana Margaretha ini, masing-masing Paslon diberi kesempatan untuk memaparkan apa saja yang akan dilakukan dalam penanganan dan pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

Pasangan calon nomor urut 01, Muhamad Sholihin-Ratnawati menjelaskan apabila terpilih nanti, pasangan yang kerap disebut Sholawat ini akan memperbaiki sektor pendidikan, kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta, serta memperbaiki kualitas para guru, sehingga pendidikan di Kabupaten Indramayu bisa membanggakan.

Selain itu, Muhamad Sholihin juga menjelaskan, dirinya akan memberikan infrastruktur yang berbasis ekonomi, dan akan ditingkatkan. "Pemerintah hadir rakyat berdaya dan ekonomi bisa hebat dan membanggakan," jelasnya.

Sedangkan menurut Ratnawati, semua tokoh harus turut serta dalam meningkatkan sumber daya manusia serta peningkatan infrastruktur, demi kesejahteraan masyarakat.

"Kita juga akan meningkatkan protokol kesehatan, supaya masyarakat bisa terbebas dari Pandemi Covid-19," ujarnya. Selain itu penyediaan wifi gratis untuk membantu pelajar agar tetap bisa belajar di masa pandemi.

Pasangan calon nomor urut 02, Toto Sucartono - Deis Handika, menyatakan apabila nantinya terpilih menjadi pemimpin di Kabupaten Indramayu, maka dirinya akan memberikan keyakinan pada masyarakat, bahwa menghadapi Covid-19 bukan hanya 3 M saja, tapi juga 5 M.

Toto menjelaskan, selain memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, maka masyarakat juga harus bisa meningkatkan imun, serta membasmi virus dengan cara berjemur.

"5M akan kita terapkan untuk memberantas Covid-19 sampai vaksinnya datang," ujarnya.

Toto menambahkan, apabila ekonomi hancur, maka imun juga akan menurun. Sehingga menurutnya, bagaimana meningkatkan kualitas dari hal yang biasa menjadi luar biasa. Selain itu, juga bisa meningkatkan swasembada pangan, dan menaikkan nilai ekspor Indramayu di kancah internasional.

Untuk pasangan calon nomor urut 03 yang diwakili oleh Taufik Hidayat, memaparkan bagaimana implementasi penanganan Covid-19 bisa menyelaraskan antara ekonomi dan kesehatan.

Karena itu, apabila terpilih nanti, maka dirinya akan menumbuhkan para UMKM dan usaha mikro lainnya agar bisa menopang perekonomian.

"Kita harus bisa melakukan pembangunan secara detil dan bisa dinikmati oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 04, Nina Agustina Da'i Bachtiar dan Lucky Hakim memaparkan pemulihan pasca Pandemi Covid-19 ini akan dilakukan dengan mempercepat kesejahteraan dari sisi ekonomi.

Contohnya seperti membantu para UMKM, serta pemberian fasilitas lain untuk pemberdayaan masyarakat. Lucky Hakim menjelaskan ibu rumah tangga yang selama ini menganggur maka akan diberdayakan supaya bisa mempunyai penghasilan. Kemudian, memberdayakan anak muda sehingga mereka siap ditempatkan di berbagai tempat usaha di Indramayu.

"Kita juga akan menarik para investor untuk masuk ke Indramayu, dengan syarat yang kerja harus orang Indramayu," tegasnya saat debat publik.(iwan)

Post A Comment:

0 comments: