AKB


E satu.com (Cirebon) -
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dhofiri, mengaku takjub dengan program asuransi nelayan yang diinisiasi oleh Ditpolairud Polda Jabar dan Cirebon Power. Karena program ini di Indonesia, hanya dilakukan oleh Ditpolairud Polda Jabar saja.

Menurut Dhofiri, Ditpolairud Polda Jabar dianggap mampu menyelami kebutuhan masyarakat nelayan. Salah satunya, yaitu melalui program asuransi nelayan.

Ditpolairud Polda Jabar juga, diannggap mampu berkolaborasi dengan pihak lainnya, sehingga bisa memberikan bantuan kepada para nelayan.
"Berkat inovasi yang dilakukan Ditpolairud Polda Jabar, berkolaborasi dengan Cirebon Power, masyarakat menjadi bisa terbantu," ujar Dhofiri, saat menghadiri HUT Polairud ke 70 di Cirebon, Selasa 1 Desember 2020.

Dhofiri juga mengaku bangga, bahwa program ini di Indonesia, baru dilakukan oleh Ditpolairud Polda Jabar saja. Namun ia berharap juga, bukan hanya nelayan di wilayah Pantai Utara (Pantura) saja yang mendapatkan program ini, namun juga wilayah Pantai Selatan (Pansel).

Ia mendorong juga kepada Ditpolairud Polda Jabar, bisa menggandeng instansi lainnya, sehingga nanyinya program asuransi nelayan ini, bisa ditularkan juga diwilayah lainnya.

" Mudah-mudahan bisa dikembangkan ditempat lainnya juga," kata Dhofiri.

Kombes Pol Widi Handoko, Direktur Polairud Polda Jabar mengatakan, asuransi nelayan yang didukung oleh Cirebon Power ini, sudah berlangsung cukup lama.

Adanya asuransi nelayan ini, dikarenakan banyaknya angka kecelakaan yang dialami oleh para nelayan. Sehingga dengan adanya asuransi ini, nelayan yang mengalami musibah, bisa mendapatkan santunan.

"Bahkan santunan yang diberikan, bukan hanya karena kecelakaan laut saja. Namun bisa juga karena kecelakaan di darat ataupun karena sakit," kata Widi.

Pada hari ini, pihaknya kembali memberikan sebanyak 3.000 asuransi, untuk nelayan diwilayah Pantura Cirebon. Sehingga sejak awal hingg saat ini, tercatay sudah sebanyak 29ribu lebih polis asuransi yang diberikan.

Untuk bisa menambah jumlah penerima asuransi ini, pihaknya juga terus mengajak sejumlah instansi lainnya, yang peduli terhadap nelayan. Widi mengaku siap akan memproses bantuan asuransi yang diberikan kepada nelayan.

"Semua pelayanan yang kami berikan gratis," kata Widi.

Sementara itu, Head of Communication Cirebon Power, Yuda Panjaitan menyatakan komitmen konsorsium pembangkit listrik itu untuk tetap meneruskan program asuransi nelayan ini. “Kami bukan hanya inisiator program ini sejak 2011, tapi kami juga konsisten. Dan kami akan berupaya agar jumlah penerima manfaat bisa bertambah” ujar Yuda.(pgh)

Post A Comment:

0 comments: