E satu.com (Cirebon)
- Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, MM, menghadiri kegiatan sosialisasi dan rapid assesment pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian dalam rangka penguatan sistem pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian, Kabupaten Cirebon 2021 bertempat dihotel Aston jalan raya bypas Cirebon, rabu ( 7/4/21 )

Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih mengatakan sosialisasi dan rapid assesment pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian adalah bagian dari sistem pencatan sipil dan statistik hayati di Kabupaten Cirebon 2021, ucapnya ketika ditemui Awak Media E satu.com.

Pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian merupakan bagian dari sistem PS2H yaitu sistem pencatatan yang secara terus menerus, permanen dan wajib serta mencangkup universal ” ini penting termasuk terkait pencatatan sipil dan statistik hayati untuk menghasilkan data yang konsisten ” tegasnya.

Saya berharap dengan dilaksanakan sosialisasi dan rapid assesment pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian maka dengan catatan kependudukan yang kita miliki Insya Allah semakin akurat, berkualitas dan terpercaya sehingga pada saat data dibutuhkan atau dimanfaatkan dapat memberikan hasil yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Cirebon, kata Hj. Wahyu Tjiptaningsih yang biasa disapa ibu Ayu.

Pencatatan perwilayah menjadikan sistem pencatatan sipil dan statistik hayati sangat penting karena statistik data seperti kelahiran, kematian dan penyebab kematian akan memperoleh berbagai ukuran demografi dan epidomologi yang diperlukan dalam perencanaan nasional diberbagai sektor, tutupnya.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Frima Nurahmi, SKM mengatakan salah satu hak warga negara Indonesia atau hak sipil adalah terintegrasinya data individu sejak lahir sampai kematian ” tujuan kegiatan ini untuk mengoptimalkan data statistik hayati dan penyebab kasar mematikan yang terjadi oleh karena itu difasilitas layanan kesehatan agar dibuat kebijakan yang tepat bahkan harus melalui proses perencanaan yang lebih baik lagi ” ujarnya.

Ditempat yang sama panitia penyelenggara dr. Tita Rosita, MKM, mengungkapkan bahwa sosialisasi dan rapid assesment pencatatan kelahiran, kematian dan penyebab kematian mempunyai beberapa tujuan antara lain sistem pencatatan sipil dapat dilakukan secara cepat atau rapid assesment ” kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari 7 – 8 April 2021 dengan 50 audiens dari berbagai tamu undangan lintas sektor di Kabupaten Cirebon, mari bersama sama kita dukung pelaksanaan ini agar berjalan sukses dan menghasilkan yang terbaik ” pungkasnya.(wnd)

Post A Comment:

0 comments: