E satu.com (Indramayu) - Perahu nelayan KM Ratna Ningsih berukuran 6 GT tenggelam setelah dihantam ombak tinggi di perairan SPM 35, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, tiga anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Perahu yang berangkat dari Desa Majakerta itu membawa empat orang. Kapal diduga terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi saat berada di tengah laut.


Nakhoda kapal, Warnita (62), berhasil selamat setelah dievakuasi anggota TNI AL dalam kondisi mengenakan pelampung (life jacket). Sementara tiga ABK lainnya, yakni Sarto (25), Ayo (28), dan Adnan (28), yang seluruhnya merupakan warga Desa Majakerta, hingga kini belum ditemukan.


Di bawah komando Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, Tim SAR Gabungan langsung melakukan operasi pencarian pada 24-25 Juli 2026. Tim terdiri dari personel Pos TNI AL Karangsong, Satpolairud Polres Indramayu, Polairud Polda Jabar, Pos SAR Cirebon, Syahbandar, serta Tagana.


"Operasi penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dan speed boat dari perairan Balongan hingga bibir Pantai Tiris," kata Letkol Laut (P) Mizar.


Namun, upaya pencarian pada hari pertama maupun kedua terpaksa dihentikan sementara menjelang siang akibat cuaca yang kembali memburuk. Angin kencang dan arus laut yang kuat dinilai membahayakan keselamatan personel SAR.

Saat ini, seluruh personel SAR Gabungan masih bersiaga di Pos TNI AL Karangsong sambil menunggu kondisi cuaca membaik agar pencarian terhadap tiga nelayan yang hilang dapat kembali dilanjutkan. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top