E satu.com (Cirebon) - Warga Desa Jadimulya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang baru lahir di sebuah pos kamling, Minggu (9/8/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan di Pos Kamling Jalan Serbaguna RT 002 RW 002, tepat di depan Kantor Desa Jadimulya.
Informasi penemuan bayi itu kemudian ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas melalui Layanan Polisi 110.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB di dalam sebuah kantong berwarna biru yang dalam kondisi tertutup atau beresleting.
Warga awalnya mendengar suara tangisan bayi. Mereka juga melihat kantong tersebut bergerak-gerak sehingga kemudian memberanikan diri untuk membukanya.
Betapa terkejutnya warga setelah mengetahui terdapat seorang bayi laki-laki di dalam kantong tersebut.
Bayi diperkirakan baru lahir sekitar tiga jam sebelumnya. Tali pusarnya telah terputus tanpa ari-ari dan bayi masih dalam kondisi hidup.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan awal.
Sopiyah (60), warga Desa Jadimulya, menjadi orang pertama yang melihat keberadaan kantong biru tersebut ketika hendak berjualan serabi.
Sementara itu, Suyati (40) mendengar suara tangisan bayi. Bersama warga lainnya, ia kemudian membuka kantong tersebut.
Ahyadi (60) turut membantu membuka kantong, sedangkan Nengsih (55) mengangkat bayi dari dalam kantong, membersihkan tubuhnya dan memakaikan pakaian.
Setelah itu, warga menginformasikan penemuan bayi tersebut kepada Bidan Desa Jadimulya.
Mendapat laporan tersebut, piket siaga Unit Reskrim Polsek Gunung Jati bersama Pawas, Bhabinkamtibmas, Pamapta Polres Cirebon Kota, personel Inafis dan Satreskrim langsung mendatangi lokasi.
Petugas kemudian mengamankan bayi, meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan Bidan Desa Jadimulya agar bayi segera mendapatkan penanganan medis.
Bayi tersebut selanjutnya dibawa ke RS Gunung Jati Cirebon untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat dengan panjang 49 sentimeter dan berat badan 3,1 kilogram.
Untuk sementara, bayi masih mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan koordinasi bersama Dinas Sosial Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas ibu maupun keluarga bayi tersebut.
Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H., mengatakan, kecepatan respons petugas sangat penting mengingat bayi yang baru lahir membutuhkan penanganan segera.
"Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi karena keselamatan bayi menjadi prioritas utama. Kami juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui ibu dan keluarga bayi tersebut dengan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan," ujar AKP Muchammad Qomaruddin.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.
Menurutnya, respons cepat masyarakat sangat membantu memastikan bayi segera mendapatkan pertolongan dan perawatan yang dibutuhkan.
"Ketika masyarakat menemukan kondisi darurat seperti ini, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar petugas dapat bergerak cepat. Kami juga mengimbau kepada ibu atau keluarga bayi agar tidak takut mencari bantuan dan menyampaikan keadaan yang sebenarnya kepada pihak yang tepat, karena keselamatan bayi harus menjadi prioritas utama," kata AKP M. Aris Hermanto. (Wandi)










.webp)










Post A Comment:
0 comments: