E satu.com (Cirebon) - 
Forum Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI Cirebon) menegaskan akan mengawal proses pemilihan Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon.

Mereka meminta proses seleksi berlangsung transparan dan bebas dari kepentingan politik.

Ketua Umum Formasi Cirebon, Adv. Qorib, S.H., M.H., mengatakan proses pengisian jajaran direksi perusahaan daerah harus dilakukan secara objektif, profesional, serta mengedepankan integritas dan kompetensi calon.

Formasi, kata dia, tidak ingin jabatan strategis tersebut dicederai kompromi politik, konflik kepentingan maupun dugaan transaksi untuk mendapatkan jabatan.

"Formasi tidak akan kompromi. Kami akan terus mengawal proses pemilihan Dirut dan Dirum Tirta Jati agar berjalan dengan baik, transparan dan profesional. Jangan sampai jabatan direksi perusahaan daerah menjadi ruang kompromi politik ataupun transaksi kepentingan," tegas Qorib, Selasa (2/9/2026).

Menurut Qorib, Perumda Tirta Jati memiliki posisi penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan kebutuhan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Karena itu, perusahaan tersebut harus dipimpin orang yang memiliki integritas, kapasitas manajerial dan rekam jejak yang baik.

"Kami tidak sedang memperjuangkan kandidat tertentu. Formasi memperjuangkan proses yang benar. Siapa pun yang terpilih harus benar-benar merupakan kandidat terbaik dan mampu membawa Tirta Jati menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, transparan dan akuntabel," ujarnya.

Qorib mengatakan Formasi akan memantau setiap tahapan seleksi, mulai dari proses penjaringan hingga penetapan jajaran direksi.

Dia menegaskan pihaknya akan mengambil sikap apabila menemukan indikasi pelanggaran, konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan maupun dugaan praktik suap dalam proses tersebut.

"Kalau prosesnya bersih, kami akan memberikan apresiasi. Tetapi kalau ditemukan dugaan permainan atau transaksi kepentingan, Formasi akan bersikap. Kami akan meminta proses tersebut diperiksa dan, apabila terdapat dugaan tindak pidana, kami akan menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Qorib menilai pemilihan Dirut dan Dirum menjadi momentum untuk melakukan pembenahan terhadap tata kelola Perumda Tirta Jati.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki manajemen perusahaan, mengembalikan kepercayaan publik serta memastikan seluruh kebijakan dijalankan secara profesional dan akuntabel.

"Kita ingin Tirta Jati memiliki kepemimpinan yang lebih baik, lebih bersih dan lebih profesional. Jangan sampai perusahaan daerah ini dipimpin oleh orang yang mendapatkan jabatan karena kepentingan politik atau transaksi tertentu. Yang harus menang adalah kompetensi dan integritas," tegasnya.

Formasi juga menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi untuk menjaga independensi dan tidak melakukan intervensi terhadap tahapan pemilihan.

"Mari kita selamatkan PDAM Tirta Jati. Berikan kesempatan kepada orang terbaik untuk memimpin. Jangan korbankan kepentingan masyarakat hanya karena kepentingan politik atau kepentingan kelompok tertentu," pungkas Qorib. (Wnd)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top