Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Aroma serabi yang dipanggang di atas tungku tanah liat berpadu dengan semarak pertunjukan seni mewarnai Malam Pentas Seni dan Festival Serabi yang digelar di Kecamatan Kesambi, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Cirebon ke-599 ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.

Festival Serabi menjadi yang pertama diselenggarakan di Kota Cirebon dan menjadi inisiatif Kecamatan Kesambi untuk mengangkat salah satu kuliner tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Sebanyak 20 pelaku UMKM serabi turut ambil bagian, menyajikan cita rasa khas yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar festival kuliner. Menurutnya, serabi merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga keberadaannya agar tidak tergerus perkembangan zaman.


"Festival Serabi ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kekayaan kuliner tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Serabi bukan hanya makanan khas yang memiliki cita rasa sederhana namun istimewa. Di balik proses pembuatannya tersimpan nilai-nilai kesabaran, ketekunan, kebersamaan, dan semangat menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman," ujarnya.

Ia menambahkan, kuliner tradisional memiliki peran penting sebagai identitas daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

"Ketika kita terus memperkenalkan, menikmati, dan mempromosikan kuliner tradisional, sesungguhnya kita sedang menjaga akar budaya sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat. Produk lokal yang terus dikembangkan akan menjadi kekuatan daerah dalam mendorong UMKM agar semakin maju, berdaya saing, dan mampu menjadi daya tarik wisata Kota Cirebon," tuturnya.

Usai menghadiri kegiatan, Wali Kota juga mengapresiasi langkah Kecamatan Kesambi yang memilih Festival Serabi sebagai konsep utama peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 di tingkat kecamatan.

"Ini karena serabi merupakan jajanan tradisional yang memang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan. Menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki ruang untuk terus hidup di tengah masyarakat," katanya.

Selain kuliner, Wali Kota juga menilai Kecamatan Kesambi memiliki potensi seni budaya yang sangat besar. Berbagai penampilan yang disuguhkan malam itu memperlihatkan kreativitas generasi muda yang mampu memadukan seni tradisional dengan sentuhan kontemporer.

"Saya senang dengan acara seperti ini karena ingin melihat potensi dari setiap kecamatan. Ternyata potensinya luar biasa. Anak-anak kita memiliki kreativitas yang sangat baik, tidak hanya menampilkan tarian tradisional, tetapi juga mampu memadukannya dengan unsur kontemporer dan modern," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kesambi, Eko Budiyanto, mengaku bersyukur Festival Serabi perdana di Kota Cirebon mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak awal acara hingga memenuhi kawasan penyelenggaraan.

"Baru pertama kali Festival Serabi diadakan di Kota Cirebon dan sejak awal kita sudah melihat begitu banyak masyarakat yang hadir. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pedagang serabi yang berkomitmen ikut menyukseskan kegiatan ini,"  ujarnya.


Eko menjelaskan, dipilihnya serabi sebagai ikon festival bukan tanpa alasan. Menurutnya, makanan tradisional tersebut menyimpan filosofi kehidupan yang sangat dekat dengan nilai-nilai masyarakat Cirebon.

"Serabi mengajarkan bahwa hidup membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan proses yang tidak instan. Dari bahan-bahannya yang sederhana lahir cita rasa yang istimewa. Serabi juga menjadi simbol kebersamaan karena sejak dahulu disajikan dalam berbagai acara syukuran dan dinikmati bersama-sama. Filosofi itulah yang ingin kami angkat melalui festival ini," jelasnya.

Melalui Festival Serabi, Pemerintah Kota Cirebon berharap kuliner tradisional tidak hanya tetap lestari, tetapi juga semakin dikenal sebagai bagian dari identitas daerah.

"Tentunya juga mampu memperkuat sektor pariwisata, menggerakkan UMKM, sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal," pungkasnya. (wandi)

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Pemerintah Kota Cirebon bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencanangkan Komitmen Bersama sekaligus melepas petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Balai Kota Cirebon, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pendataan ekonomi secara menyeluruh yang akan menjadi fondasi penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kebijakan publik yang tepat sasaran. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus didukung oleh informasi yang akurat mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

"Sebagai pelaksana pemerintahan, kita menyadari sepenuhnya bahwa kebijakan publik yang presisi harus bertumpu pada landasan kebijakan berbasis data. Sensus Ekonomi adalah instrumen untuk memetakan struktur ekonomi, daya saing bisnis, serta ekosistem dunia usaha secara riil di Kota Cirebon," ujarnya.

Ia menambahkan, komitmen bersama yang dideklarasikan bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kesungguhan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat, akuntabel, dan berkelanjutan. Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai kebijakan, mulai dari perencanaan pembangunan ekonomi, pemberdayaan UMKM, hingga pengembangan investasi di Kota Cirebon.

Wali Kota juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.

"Seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan," tuturnya.

Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon, Wali Kota Cirebon secara resmi melepas ratusan petugas sensus yang akan bertugas di lapangan. Pemerintah Kota Cirebon berharap kolaborasi antara pemerintah, BPS, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan data berkualitas sebagai pijakan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Cirebon, Samiran, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mendata seluruh aktivitas usaha, tetapi juga akan mengumpulkan data sosial ekonomi masyarakat yang dibutuhkan pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis.


"Sensus Ekonomi ini bukan untuk kepentingan BPS semata, melainkan untuk mendukung penyusunan kebijakan di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Data yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan informasi yang akurat," jelas Samiran.

Ia mengungkapkan, sebanyak 232 petugas akan diterjunkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kota Cirebon mulai Juni hingga akhir Agustus 2026. Pendataan tersebut mencakup sekitar 46 ribu unit usaha, dengan komposisi terbesar berasal dari sektor perdagangan yang mencapai sekitar 33 persen, disusul sektor pariwisata, meliputi hotel dan kuliner, sebesar 22 persen.

"Data tersebut menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi Kota Cirebon bertumpu pada sektor perdagangan dan pariwisata. Karena itu, kami berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat menerima petugas sensus serta memberikan data yang lengkap dan benar agar menghasilkan potret ekonomi Kota Cirebon yang semakin akurat," tuturnya. (wandi)

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Pemerintah Kota Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung dan Kodam III/Siliwangi terus menjalin sinergi untuk mempercepat revitalisasi kawasan Sungai Sukalila. Hingga pertengahan tahun ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai hampir 30 persen, dengan target penyelesaian pada akhir 2026.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, melakukan peninjauan langsung ke lokasi, didampingi Sekretaris Daerah, perwakilan TNI, BBWS Cimanuk Cisanggarung, perangkat daerah terkait, serta sejumlah pihak lain seperti PT Pelindo, PT KAI, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan.

Peninjauan ini bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana sembari mengoordinasikan langkah semua pihak untuk menjadikan kawasan Sukalila sebagai ruang publik yang aman, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut Wali Kota Effendi Edo, kunjungan lapangan memberi kesempatan untuk secara langsung memantau perkembangan pembangunan. Berdasarkan laporan dari BBWS Cimanuk Cisanggarung, progres fisik saat ini mendekati 30 persen, dan pihaknya optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal pada akhir tahun.


"Hari ini kami bersama Pak Sekda, Danrem, BBWS, Kodam III/Siliwangi, perangkat daerah, PT Pelindo, PT KAI, DPRD, dan seluruh pihak terkait meninjau langsung progres pekerjaan di Sukalila. Alhamdulillah progres fisiknya sudah mencapai hampir 30 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini sehingga kawasan Kali Sukalila dapat segera dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.

Selain memantau pembangunan fisik, pemerintah juga membahas penataan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di sekitar kawasan. Menurut Wali Kota, keberadaan TPS akan ditata secara bertahap agar tidak mengganggu wajah baru Sukalila sebagai ruang publik.

"Kami ingin kawasan ini benar-benar tertata. Untuk TPS akan kami rapikan bersama, termasuk yang berada di Kali Baru. Kami sudah berkoordinasi dengan PT Pelindo agar nantinya dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih tepat. Namun selama proses penyiapan lokasi baru, pelayanan tetap berjalan. Tidak ada yang dihentikan, karena setiap penataan harus disertai solusi," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kualitas air sungai menjadi perhatian dalam revitalisasi tersebut. BBWS akan memasang sistem penetral air di beberapa titik agar kondisi sungai menjadi lebih bersih dan tidak lagi menimbulkan bau.

"Nantinya akan ada titik-titik penetral air di Sungai Sukalila maupun Kali Baru. Harapannya air menjadi lebih jernih, bersih, dan tidak berbau sehingga masyarakat semakin nyaman menikmati kawasan ini," tambahnya.

Revitalisasi Sukalila diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi pengendalian sumber daya air, tetapi juga menghadirkan wajah baru Kota Cirebon yang lebih tertata, sehat, dan ramah bagi aktivitas masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Kota Cirebon.

Sementara itu, Kasatker Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) BBWS Cimanuk Cisanggarung, Hendra Kurniawan, menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini masih difokuskan pada pembangunan tanggul di sisi kanan dan kiri sungai sebagai fondasi utama revitalisasi kawasan.


"Tahapan yang kami kerjakan sekarang adalah penyelesaian tanggul di sepanjang Sungai Sukalila hingga Kali Baru. Setelah pekerjaan di bagian bawah selesai, baru dilanjutkan dengan pembangunan area atas seperti pedestrian, jogging track, trotoar, pagar pengaman, hingga lampu penerangan kawasan," ujar Hendra.

Ia menambahkan, desain revitalisasi juga memperhatikan aspek pemeliharaan sungai dalam jangka panjang. Meski nantinya kawasan berubah menjadi ruang publik, akses bagi alat berat tetap disiapkan agar proses normalisasi sungai dapat dilakukan secara berkala.

"Selama sekitar sepuluh tahun terakhir, Sungai Sukalila tidak pernah mengalami luapan yang signifikan, baik saat musim hujan maupun rob. Ke depan kami tetap menjaga fungsi pengendalian banjir melalui normalisasi rutin di bagian hilir. Karena itu, kami menyiapkan akses khusus agar ekskavator maupun alat amfibi tetap dapat masuk untuk melakukan pemeliharaan, meskipun kawasan di atasnya sudah menjadi taman dan ruang publik," jelasnya. (wandi)

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com
(Cirebon) - Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi para mitra bisnis, Advance Digitals menggelar acara Gathering Dealer Jawa Barat bersama Dealer Sinar Gama pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Cirebon. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dealer dan mitra penjualan Advance Digitals yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Acara gathering ini menjadi momentum penting bagi Advance Digitals untuk mempererat hubungan kemitraan sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi perkembangan industri elektronik dan teknologi yang semakin dinamis. Melalui kegiatan ini, Advance Digitals memberikan ruang bagi para dealer untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan bisnis, serta memperoleh informasi terbaru mengenai strategi dan pengembangan produk perusahaan.


Suasana acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik, mulai dari sesi presentasi bisnis, hiburan, hingga pembagian doorprize bagi para peserta yang hadir. Puncak acara semakin istimewa dengan pengundian hadiah istimewa, yang menjadi bentuk apresiasi Advance Digitals kepada para dealer atas loyalitas dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.

“Gathering ini merupakan wujud komitmen Advance Digitals dalam membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan seluruh dealer di Jawa Barat. Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak terlepas dari dukungan para mitra yang selama ini menjadi bagian penting dalam pertumbuhan bisnis Advance Digitals,” ujar perwakilan manajemen Advance Digitals.

Kolaborasi bersama Dealer Sinar Gama sebagai tuan rumah penyelenggara turut menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan distribusi dan meningkatkan semangat kebersamaan di antara seluruh mitra bisnis Advance Digitals. Dengan mengusung semangat kemitraan dan pertumbuhan bersama, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh dealer untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.


Melalui gathering dealer Jawa Barat ini, Advance Digitals kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi produk, memperluas jaringan distribusi, serta membangun hubungan kemitraan yang saling menguntungkan demi mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Tentang Advance Digitals

Advance Digitals merupakan perusahaan elektronik dan teknologi yang menghadirkan berbagai produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan jaringan distribusi yang luas dan dukungan dealer di berbagai daerah, Advance Digitals terus berkomitmen menghadirkan produk berkualitas serta layanan terbaik bagi konsumen dan mitra bisnis di seluruh Indonesia.

Advance Digitals juga mempunyai pabrik sendiri di 6 lokasi, yaitu : Kawasan Industri Candi, Semarang, Jawa Tengah dengan mempekerjakan anak bangsa hampir 2000 orang


Layanan purna jual tersebar di 140 titik service center

Dan menjadi suatu kebanggaan di awal tahun 2026 (Speaker Portable Active & Pasive) , Advance Digitals kembali berhasil meraih predikat TOP Brand Award untuk produk Food Procesor (Kompor Kaca). Pencapaian ini menegaskan konsistensi dan kepercayaan tinggi dari konsumen, di mana Advance Digitals secara berturut-turut selama 6 tahun berhasil mempertahankan predikat TOP Brand Award di kategori Speaker, sebagai bukti kualitas produk, inovasi berkelanjutan, serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk audio terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Indramayu) - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah.

Komitmen tersebut tercermin dalam realisasi program pembangunan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, dengan fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur jalan tanpa membedakan wilayah Barat, Tengah, maupun Timur Kabupaten Indramayu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, berbagai proyek rekonstruksi jalan terus dilaksanakan guna mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Salah satu proyek strategis yang saat ini hampir rampung adalah Rekonstruksi Jalan Pringgacala- Kalianyar di Kecamatan Krangkeng. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp4,79 miliar tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah timur Indramayu.

Meski secara kontrak ditargetkan selesai pada 1 September 2026, progres pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Utamasejak dimulai pada 5 Mei 2026 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pengerjaan di lapangan berjalan optimal sehingga berpotensi selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

Keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan yang menjadi sektor unggulan di kawasan tersebut.

Penggiat sosial masyarakat Kecamatan Krangkeng, Kamim (47), menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, rekonstruksi Jalan Pringgacala-Kalianyar memiliki dampak strategis karena menjadi akses utama bagi para petani dan petambak dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Indramayu yang terus memperhatikan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah timur. Jalan ini merupakan jalur vital bagi masyarakat petani dan petambak. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas ekonomi warga tentu akan semakin lancar dan biaya distribusi hasil produksi bisa lebih efisien,” ujar Kamim, Sabtu (20/06/2026).

Ia menambahkan, wilayah Krangkeng dikenal sebagai salah satu kawasan dengan potensi besar di sektor pertanian dan pergaraman. Karena itu, dukungan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.  

"  Semoga dengan infrastruktur yang memadai ini khususnya wilayah timur ini bisa memberikan dapat yang signifikan untuk  ekonomi Kabupaten Indramayu," harapnya.


Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang saat ini dilaksanakan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan merata.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki akses transportasi, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan produktif sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.


“Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Rekonstruksi Jalan Pringgacala- Kalianyar menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian dan perikanan,” ungkap Maulana Malik.

Dengan terus berjalannya berbagai proyek pembangunan di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimistis pemerataan infrastruktur dapat terwujud secara berkelanjutan.  Kehadiran jalan yang lebih baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indramayu.  (Tri Hadi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tidak hanya dalam hal keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. KAI juga menghadirkan layanan Lost and Found untuk membantu penumpang yang kehilangan atau tertinggal barang di dalam kereta maupun di lingkungan stasiun.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan layanan Lost and Found dijalankan oleh petugas yang memiliki tanggung jawab dan integritas tinggi sehingga mampu memberikan rasa tenang bagi pelanggan yang mengalami kehilangan barang.

"Layanan Lost and Found menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Penumpang yang kehilangan atau tertinggal barang masih memiliki peluang besar untuk mendapatkan kembali barangnya berkat kesigapan dan integritas petugas di lapangan," ujar Muhibbuddin, Jumat (20/6/2026).


Ia menjelaskan, penumpang yang merasa kehilangan barang dapat segera melapor kepada kondektur yang bertugas di dalam kereta, petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) di stasiun, maupun melalui Contact Center KAI 121.

Setelah laporan diterima, petugas akan melakukan pencarian terhadap barang yang dilaporkan hilang. Jika barang berhasil ditemukan saat itu juga, maka akan langsung diserahkan kepada pemiliknya. Namun apabila belum ditemukan, KAI akan terus melakukan penelusuran dan memberikan informasi perkembangan penanganan kepada pelapor.

Selain menangani laporan kehilangan, KAI juga memiliki prosedur khusus untuk barang temuan. Setiap barang yang ditemukan di dalam kereta atau area stasiun akan diumumkan melalui pengeras suara. Jika tidak ada pihak yang mengaku sebagai pemilik, barang tersebut akan diamankan di pos pengamanan stasiun.
Selanjutnya, barang temuan akan diberi label, diverifikasi, dan dimasukkan ke dalam Database Lost and Found milik KAI yang terintegrasi secara online di berbagai stasiun.

"Dengan sistem database yang terhubung secara online, pencarian barang hilang menjadi lebih mudah karena petugas dapat mencocokkan laporan kehilangan dengan data barang temuan berdasarkan ciri maupun spesifikasinya. Pelanggan juga dapat melaporkan kehilangan barang di seluruh stasiun yang melayani layanan tersebut," jelas Muhibbuddin.


Sepanjang Januari hingga 20 Juni 2026, KAI Daop 3 Cirebon mencatat sebanyak 438 kasus penemuan barang tertinggal baik di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api. Barang-barang yang ditemukan beragam, mulai dari laptop, tablet, Nintendo Switch, koper, dompet, dokumen penting, uang tunai, telepon genggam, smartwatch hingga perhiasan emas.

Total nilai estimasi barang yang berhasil diamankan mencapai Rp477.514.000.

Menariknya, seluruh barang yang ditemukan tersebut telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

Muhibbuddin menegaskan keberhasilan pengembalian barang tidak lepas dari kejujuran dan respons cepat para petugas KAI yang bertugas di lapangan.


"Tidak hanya respons cepat, integritas yang tinggi juga wajib dimiliki oleh para petugas KAI. Berkat kesigapan dan kejujuran petugas, barang yang tertinggal dapat ditemukan dan kembali ke tangan pemiliknya dalam kondisi utuh," katanya.


Meski demikian, KAI tetap mengimbau para pelanggan untuk lebih berhati-hati dalam membawa barang bawaan selama perjalanan. Penumpang diminta tidak membawa barang secara berlebihan serta selalu memeriksa kembali barang yang disimpan di area tempat duduk maupun rak bagasi sebelum turun dari kereta.

"Pastikan kembali seluruh barang bawaan yang ada di area tempat duduk dan bagasi agar tidak tertinggal saat perjalanan berakhir," pungkas Muhibbuddin. (Wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top