Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -Pemerintah Kota Tangerang menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) seluas sekitar 8.000 meter persegi di kawasan RW 05, Kelurahan Panunggangan/Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Lokasi tersebut disebut sebagai TPS ilegal dalam pemberitaan mengenai penertiban. Penyegelan dilakukan setelah lokasi menjadi sorotan terkait polusi udara dan kebakaran yang dilaporkan berlangsung selama beberapa hari.

Petugas menghentikan aktivitas di lokasi dan memasang tanda penyegelan. Pemerintah Kota Tangerang juga memasang alat pemantau kualitas udara untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitar lokasi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan pemantauan dan menyiapkan pengujian laboratorium untuk mengetahui kondisi lingkungan setelah penertiban.

Pihak pengelola dan pemilik lahan disebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Penutupan tersebut dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah.

Penertiban tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap aktivitas pengelolaan sampah di wilayah Kota Tangerang, termasuk sejauh mana fungsi pengawasan DPRD berjalan terhadap persoalan yang berdampak pada masyarakat.

Pertanyaan tersebut menjadi relevan terutama setelah lokasi mengalami kebakaran dan menimbulkan sorotan terkait kualitas udara di sekitar kawasan.

Di sisi lain, pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan mengenai proses pengawasan sebelum penertiban, termasuk bagaimana aktivitas di lokasi tersebut dapat berlangsung hingga akhirnya dilakukan penyegelan.

Hasil pemeriksaan dan pengujian lingkungan juga menjadi penting untuk mengetahui kondisi setelah kebakaran serta potensi dampaknya terhadap masyarakat sekitar.

Dengan demikian, persoalan TPS ilegal tersebut tidak hanya berhenti pada tindakan penyegelan. Publik juga berkepentingan mengetahui bagaimana pengawasan dilakukan sebelum persoalan mencuat dan siapa yang bertanggung jawab memastikan aktivitas pengelolaan sampah berjalan sesuai ketentuan.

(AWW)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodim 0616/Indramayu menggelar kegiatan sosial berupa khitanan massal gratis bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk “Khitan Sehat, Generasi Hebat, Indonesia Kuat” tersebut dilaksanakan pada hari Jum'at  sampai Minggu selama 3 hari, pantaun awak media Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Makodim 0616/Indramayu, Jalan Gatot Subroto Nomor 1, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Khitanan massal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial tersebut, Kodim 0616/Indramayu kerjasama dengan RSUD Indramayu, berupaya memberikan pelayanan kesehatan sekaligus membantu masyarakat, khususnya para orang tua yang ingin memberikan layanan khitan kepada putra mereka.


Peserta khitan mendapatkan pelayanan yang ditangani oleh tenaga medis profesional dengan mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan. Selain layanan khitan, peserta juga memperoleh paket khitan dan souvenir secara gratis.


Dandim 0616 Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo,SE. M.han diwakili Pastier Kapten Arh Hery Subiyanto Kepada awak media mengatakan Sunat masal merupakan Rangkaian Kegiatan HUT TNI ke-81 Adapun Jumlah Anak Yang di Sunat Sebanyak 85 anak.

Kegiatan Sunat Masal Untuk setiap Tahunnya dilaksanakan dalam Rangka HUT TNI ke-81 Untuk Tahun Ini ada Peningkatan Jumlah Anak Yang dikhitan.Ucapnya

Hery Menambahkan Kegiatan tersebut mengusung tema semangat “TNI Hadir untuk Rakyat” serta mencerminkan nilai kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Kehadiran kegiatan sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya generasi yang sehat.

Dengan mengusung pesan “Sehat Anaknya, Kuat Masa Depannya”, Kodim 0616/Indramayu mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan sosial tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak.Tuturnya

Khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI ini sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, sejalan dengan semboyan “Bersama Rakyat, TNI Kuat.” ujar Pastier Kapten Hery Subiyanto.


dr. Nurul Lathiefa Kordinator Tim Dokter  Sunat masal Kodim 0616 Kabupaten Indramayu Menambahkan Alhamdulillah Sunat Masal Yang dilaksanakan Kodim 0616 Indramayu Dalam Rangka HUT TNI ke-81 Berjalan Lancar dan Sukses Tidak Ada kendala dari  85 anak Yang sudah Mendaftar 62 anak Sudah di khitan sebelum Pelaksanaan Kihtan Kami dari Tim Dokter juga Melaksanakannya Tes Kesehatan untuk anak.


Harapan kedepannya Kegiatan ini Terus dilaksanakan Untuk tahun-tahun berikutnya.Ujarnya.

Sementara Itu salah Satu Orang Tua anak yang di Khitan pa Nana dari Desa Panyindangan Kulon Mengucapkan Terimakasih kepada Kodim 0616 Kabupaten Indramayu Yang telah Melaksanakan Sunat masal Gratis Tentunya ini sangat bermanfaat sekali Bagi Kami Masyarakat yang Kurang mampu mudah-mudahan Kegiatan Sunat masal yang dilaksanakan oleh Kodim 0616 Indramayu Ini terus dilaksanakan berkelanjutan di tahun -tahun berikutnya.Pungkasnya.( iwan)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif


E satu.com 
(Kuningan) - Polres Kuningan kembali menyalurkan air bersih kepada warga di dua desa, yakni Desa Gunungsari, Kecamatan Cimahi, dan Desa Cibingbin Kecamatan Cibingbin, Jumat (18/09/2026).

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kabag Ops Polres Kuningan AKP Sopyan, Kasat Binmas AKP Nurjani, Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharpon, Kasat Sabhara AKP Mukhali, dan Kapolsek Cibingbin Iptu Trisno Pambudi.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan wujud kepedulian Polres Kuningan terhadap masyarakat, khususnya warga yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin hadir dan membantu meringankan beban warga yang sedang mengalami krisis air,” ujar AKBP Bellen Anggara Pratama.


Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, Polres Kuningan berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat secara langsung.

“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan warga, terutama untuk keperluan sehari-hari,” katanya.

AKBP Bellen juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran Polres Kuningan untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semoga sinergitas dan kepedulian seperti ini terus terjaga,” pungkasnya. (Heri)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Syukuran Khotmil Basuh Raga digelar dengan tahlilan dan doa bersama di Majelis Dzikir Tajug Seduluran, Desa Jatimerta, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian malam terakhir hari ke-82 pelaksanaan Khotmil Basuh Raga.

Suasana khidmat terasa saat para peserta mengikuti rangkaian tahlilan dan doa bersama.

Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan doa serta refleksi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Qorib Magelung Sakti mengatakan, malam terakhir hari ke-82 menjadi momentum untuk mensyukuri seluruh rangkaian Khotmil Basuh Raga yang telah dilalui.

"Ini adalah malam terakhir hari ke-82. Kita menjalani semua ini dengan bersyukur, membersihkan diri, menguatkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," kata Qorib.

Menurutnya, Khotmil Basuh Raga tidak hanya dimaknai sebagai rangkaian kegiatan, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperkuat kehidupan spiritual.

"Harapannya, melalui rasa syukur ini kita dapat terus membersihkan diri, menguatkan hati, dan semakin dekat kepada Allah SWT," ujarnya. (Wnd)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Paguyuban Rental Mobil Bersatu (Prabu) merayakan hari jadi ke-2 dengan mengusung tema "Banyak Warna, Satu Jiwa Dua Tahun Persaudaraan Prabu". Perayaan digelar di Cirebon Waterland Ade Irma Suryani, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri komunitas rental mobil dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah serta perwakilan sponsor.

Acara diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari makan bersama hingga pemberian penghargaan.

Ketua Umum Prabu Arie Prasetyo mengatakan, Prabu dibentuk sebagai wadah bagi para pengusaha rental mobil untuk saling mendukung sekaligus mengembangkan usaha.


Saat ini, Prabu telah menghimpun 94 anggota yang terdiri dari pengusaha maupun perusahaan rental mobil. 

Menurut Arie, para anggota tidak hanya saling membantu ketika menghadapi persoalan di jalan, tetapi juga dalam pengembangan bisnis.

"Dua tahun ini sebagai bentuk persatuan pengusaha rental mobil serta sama-sama saling support," kata Arie kepada awak media usai acara.


Arie mengatakan, bisnis rental mobil memiliki peluang yang cukup besar. Sebab, sejumlah perusahaan di Cirebon telah memanfaatkan jasa rental untuk menunjang kebutuhan operasional.

"Kita akan berkembang terus karena perusahaan-perusahaan yang sudah ada di Cirebon khususnya itu sudah menggunakan jasa rental, bukan hanya aset semuanya," jelasnya.

Menurutnya, penggunaan jasa rental memberikan kemudahan bagi perusahaan maupun pemerintah daerah. Pengguna jasa tidak perlu membeli kendaraan sekaligus memikirkan biaya perawatan unit.

"Tanpa harus punya unit dan perawatannya, aktivitas perusahaan dan Pemda sangat terbantu adanya rental mobil. Ada kontrak bulanan, tahunan dan harian perorangan juga banyak," paparnya.


Komunitas Rental Bantu Cegah Mobil Dibawa Kabur
Sementara itu, Korwil Buser Rental Nasional Cirebon Malik Ahmad mengatakan keberadaan komunitas rental mobil juga memiliki manfaat dari sisi keamanan.

Menurut Malik, salah satu persoalan yang menjadi perhatian pengusaha rental adalah kendaraan yang dibawa kabur oleh penyewa. Kasus tersebut salah satunya kerap terjadi pada layanan rental mobil harian.

Dengan adanya komunitas, para pengusaha dapat saling membantu ketika terjadi persoalan, termasuk melacak kendaraan yang dibawa kabur.

"Adanya komunitas, kami bisa saling bantu untuk melacak atau menemukan andai ada unit mobil rental dibawa kabur penggunanya. Kita terapkan SOP. Jadi ketika aturannya ditegakkan itu untuk meminimalisir kejadian-kejadian atau kejahatan yang akan timbul," kata Malik.

Malik menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) bagi pengusaha rental.

Selain itu, pengusaha juga perlu membangun komunikasi dengan aparat keamanan dan komunitas rental lainnya.


"Pertama tegakkan SOP cara kasih mobil bagaimana. Kedua kita pasti kolaborasi dengan aparat keamanan. Yang ketiga kita kolaborasi dengan komunitas rental setempat," ujarnya.

Dia mengatakan, persoalan kendaraan rental dibawa kabur bukan merupakan kejadian baru.

Menurutnya, risiko tersebut dapat diminimalkan apabila pengusaha memiliki sistem proteksi dan administrasi yang jelas.

"Kalau unit dibawa kabur, kita punya bukti bahwa kita semua punya kepemilikan hak atas unitnya," tandasnya.

Perayaan hari jadi kedua Prabu kemudian berlangsung meriah. Selain makan bersama dan pemberian penghargaan kepada pengusaha rental serta pengusaha dealer mobil, kegiatan juga dimeriahkan live music dan berbagai rangkaian acara lainnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -  Para petani di Desa Dermayu Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat terancam gigit jari.

Harapan mendapatkan saluran irigasi tangguh dari alokasi anggaran Rp195 juta  terbayangi kualitas bangunan yang rapuh akibat pengerjaan tanpa standar teknis konstruksi yang benar. 

Proyek yang bersumber dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Cimanuk-Cisanggarung TA 2026 ini diduga kuat dikerjakan tanpa prosedur teknis yang benar serta minim pengawasan.

Proyek yang terealisasi melalui aspirasi anggota legislatif tersebut alih-alih menyokong produktivitas petani, justru memicu keresahan warga. Di lokasi pengerjaan,  sejumlah kejanggalan kasat mata ditemukan, diantaranya pondasi batu kali diduga dipasang tanpa pengurasan air (dewatering), serta susunan batu yang hanya ditumpuk lalu disiram adukan semen   sebagai pengikat luar.

Kondisi tersebut memantik reaksi keras dari Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indramayu, A. Warjani. Ia menilai program bernilai ratusan juta rupiah ini  diduga dirusak oleh pelaksana yang tidak profesional dan pengawas yang acuh.

"Programnya bagus, tapi pelaksana di lapangan amburadul. Ini jelas akibat minim pengawasan dari stakeholder terkait," tegas Warjani, Jumat (18/9/2026).


Sementara itu, pihak pelaksana proyek berupaya membantah tuduhan pengerjaan yang asal-asalan tersebut. Dikutip dari Indometro, salah satu penanggung jawab proyek berdalih bahwa struktur bangunan memang belum selesai sepenuhnya.


"Kuen mah emang dau ditempel, emang durung ngadeg (Itu memang baru ditempel, memang belum berdiri)," dalihnya saat dikonfirmasi

Meski pelaksana berkali-kali mengelak, desakan publik agar BBWS Cimanuk-Cisanggarung dan aparat pengawas turun tangan melakukan audit fisik secara menyeluruh kian menguat, demi memastikan uang negara tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.  ( Tri KH)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top