Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif
Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Laksanakan Penguatan Diri Bahan Pangan
 E satu.com (Crb) - Penguatan diri pemenuhan kebutuhan bahan makanan atau pangan dapat dilakukan masyarakat dari tingkat keluarga. Hal ini untuk menjaga agar tidak ada ketakutan dalam menghadapi naiknya harga bahan makanan secara tiba-tiba.

Wali Kota Cirebon, Drs. H.Nashrudin Azis, SH mengajak semua kalangan termasuk tingkat keluarga untuk melaksanakan program atau kegiatan yang memperkuat diri terhadap kebutuhan bahan pangan. Masyarakat Kota Cirebon dapat menanam cabai atau pohon lain yang akan menjamin adanya kesiapan ketika membutuhkan bahan makanan tertentu.

“Ayo kita buat dapur hidup sehingga ketika terjadi kenaikan bahan makanan kita tidak risau. Banyak cara yang digunakan untuk menanam bahan makanan seperti hidroponik atau menggunakan pot di pekarangan,” ungkap Azis saat menghadiri Rapat koordinasi rutin TPID kota cirebon dengan tema langkah TPID kota Cirebon menghadapi lonjakan cabai dan beras di Ruang Rapat Kantor BI Perwakilan Cirebon, Rabu (21/8).
Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Laksanakan Penguatan Diri Bahan Pangan


Azis menambahkan pihaknya mendorong seluruh dinas atau lembaga formal maupun non formal membantu program tersebut. Pihaknya mendorong adanya sentra dapur hidup di setiap kelurahan sehingga membantu menanggulangi inflasi.

“Sentra pertanian di tingkat kecamatan dapat dilakukan selain tentunya operasi pasar yang dilakukan Bulog,” kata Azis.

Kota Cirebon, lanjut Azis memiliki kemampuan yang baik menghadapi inflasi harga sehingga harga bahan makanan terlihat stabil. Posisi inflasi Kota Cirebon lebih baik dari rata-rata provinsi Jabar dan Nasional. Hal ini berkat kinerja TPID dan dukungan semua pihak terutama masyarakat.

“Ini hasil kerja keras semua pihak termasuk TPID yang selalu berupaya agar harga-harga tetap stabil,” tandasnya. ( Nm)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif
Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Laksanakan Penguatan Diri Bahan Pangan
E satu.com (Indr) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia akan melakukan survai Hasil Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (SHPRB) dalam rangka mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBBM) di instansi yang ada di Kabupaten Indramayu.

Plh. Bupati Indramayu Rinto Waluyo menjelaskan, Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada Satker yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Untuk lokus penilaian SPHRB tahun 2019 ini telah ditetapkan 13 instansi untuk menuju zona integritas yakni Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Pendidikan (Disdik), RSUD Indramayu, RSUD MA. Sentot Patrol, Kecamatan Patrol, Kecamatan Losarang, Kecamatan Jatibarang, dan Kecamatan Bongas.

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Setda Indramayu, Sudalim Gymnastiar menjelaskan, survei SPHRB tersebut akan dilakukan oleh Kemenpan RB yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Target responden survei adalah masyarakat pengguna layanan publik di 13 instansi pemerintah, survei ini nantinya akan menghasilkan Indek Kualitas Pelayanan (IKP) dan Indek Persepsi Anti Korupsi (IPAK).

“Pelaksanannya dimulai sejak bulan Agustus ini dan hasil survai akan dirilis pada bulan Desember mendatang,” kata Sudalim.
Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Laksanakan Penguatan Diri Bahan Pangan

Sementara itu Dinas Tenaga Kerja sebagai salah satu perangkat daerah di Kabupaten Indramayu yang langsung memberikan pelayanan publik siap untuk menuju zona integritas. Sejak tahun 2016 melalui Lembaga Terpadu Satu Atap (LTSA), pelayanan terhadap para pekerja migrant Indonesia (PMI) sudah terpusat dan menggunakan menaknisme yang cepat, mudah, dan murah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sri Wulaningsih mengatakan, melalui  LTSA ini semua pelayanan bagi calon Pekerja Migran Indonesia sudah tersedia,  mulai keperluan data administrasi kependudukan seperti KTP elektronik atau surat keterangan, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran bisa dilayani oleh loket Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selanjutnya, ID TKI  dan rekomendasi sudah tersedia di loket Dinas Tenaga Kerja, Medical chek up atau MCU TKI sudah tersedia di loket RSUD, cetak paspor dari loket Imigrasi, rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK dari Kepolisian, dan Pembekalan Akhir Pemberangkatan atau PAP dan penerbitan e-KTKLN oleh loket BNP3TKI.

“Bahkan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan layanan perbankan BJB sudah tersedia di LTSA Kabupaten Indramayu,” kata Wulan. (iwan)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif
Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Laksanakan Penguatan Diri Bahan Pangan
E satu.com (Indr) – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bersama dengan Gramedia kembali menghadirkan bazaar buku murah bagi masyarakat Indramayu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan mempermudah untuk mendapatkan bahan bacaan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Indramayu, Toto Susmanto menjelaskan, kegiatan bazaar murah tersebut dilaksanakan sejak tanggal 21 Agustus sampai dengan 4 September 2019 mendatang dan dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu.

Toto menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan memberikan keleluasaan dan kemudahan bagi pemustaka untuk memilih dan membeli buku yang dibutuhkan, kemudian emenuhi kebutuhan informasi pemustaka untuk memperlancar proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, menjalin hubungan yang baik antara perpustakaan, penerbit, distributor, toko buku dan pemustaka, memberikan kemudahan kepada pemustaka dalam pengajuan judul-judul buku yang dibutuhkan untuk usulan pengadaan buku baru di perpustakaan tahun anggaran 2020, dan menambah khasanah pustaka sekaligus sebagai ajang publikasi dan sosialisasi perpustakaan.

Selain bazaar buku, pada kegiatan itu dilaksanakan pula bedah buku, story telling atau bercerita kepada pelajar TK, lomba menggambar, lomba story telling, wisata belajar, lomba mewarnai, dan lomba rangking satu.

Sementara itu Pelaksana Harian Bupati Indramayu, Rinto Waluyo melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Iin Indrayati mengatakan, salah satu cara untuk memperkenalkan  budaya membaca kepada masyarakat ialah melalui perpustakaan. Perpustakaan dapat memberikan ketersediaan  bahan  bacaan  yang  murah,  lengkap, dan  berkualitas  kepada  anak-anak  dan  semua maasyarakat. 
Disarpus dan Gramedia Kembali Hadirkan Buku Murah

Melihat fungsinya sebagai sarana mencerdaskan  kehidupan bangsa, tidak salah jika perpustakaan menjadi salah satu  komponen  penting dalam  pengembangan  dan peningkatan mutu pendidikan. Melihat begitu pentingnya peran perpustakaan dalam kehidupan masyarakat,     perlu     kiranya     memberikan perhatian yang lebih pula mengenai  pengembangan perpustakaan.  Salah satu tolak ukur kemajuan suatu bangsa   dapat   dilihat   dengan   banyaknya   terbitan buku dalam satu tahun dan jumlah buku yang dibaca oleh warganya.

“Diperlukan     inovasi     baru    yang disesuaikan      dengan      kemajuan      dan     kondisi masyarakat   kita  pada   saat  ini   untuk  menjadikan perpustakaan    lebih    dekat    dan    menarik    bagi masyarakat,” tegas Iin.

Sementara itu Store Manager Gramedia Cirebon, IGN Edi Sulistyono mengatakan, minat baca masyarakat Kabupaten Indramayu setiap tahun terus mengalami peningkatan hal ini dilihat dari tingginya animo masyarakat dalam membeli buku.

“Kedepan kami upayakan membuka toko di Indramayu karena progresnya cukup baik,” kata Edi. (iwan)