AKB

Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif e-satu.com,media online,e-satu.com hukum,e-satu.com politik,e-satu.com berita cirebon, e satu,

E satu.com (Cirebon)
- Jajaran Satuan Samapta Polresta Cirebon berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek. Miras tersebut diamankan dari hasil operasi pekat di Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/11/2022).

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, melalui Kasat Samapta Polresta Cirebon, AKP Endang Sujana, S.H, mengatakan, diamankannya miras tersebut berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya peredaran miras di kawasan tersebut.

"Berbagai merek miras tersebut diamankan dari warung milik MR di Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi tersebut," kata AKP Endang Sujana, S.H.

Menurutnya, miras yang diamankan di lokasi kejadian jumlahnya mencapai 191 botol dan langsung diamankan sebagai barang bukti. Terdiri dari 53 botol Anggur Kolesom, 44 botol Anggur Merah, 57 botol Arak Orang Tua, 22 botol Asoka, 11 botol Bir Angker, 2 botol Ice Land, dan 2 botol Guinness Hitam


Pihaknya memastikan jajarannya rutin melaksanakan operasi pekat dengan sasaran miras di wilayah Kabupaten Cirebon. Selain itu, setiap ada laporan dari masyarakat tentang peredaran miras dipastikan akan ditindaklanjuti Satsamapta Polresta Cirebon.

"Kami berjanji akan terus melakukan razia miras pada hari-hari mendatang dan kami tidak akan segan menindak tegas. Tujuannya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Cirebon," ujar AKP Endang Sujana, S.H. (pgh)

Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif e-satu.com,media online,e-satu.com hukum,e-satu.com politik,e-satu.com berita cirebon, e satu,


E satu.com (Jakarta)
- OJK menerima penghargaan atas prestasi penegakan hukum di sektor jasa keuangan dari Bareskrim Polri. Pada 24 November 2022,


OJK menjadi lembaga terbaik dalam penyelesaian kasus untuk PPNS. Sampai dengan saat ini, Penyidik OJK telah menyelesaikan penyidikan 93 perkara tindak pidana di sektor jasa keuangan.

Penghargaan diberikan kepada tujuh Kementerian/Lembaga yang memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). 

Terima kasih kepada @bareskrim.polri atas penghargaan yang diberikan. OJK akan terus berkomitmen dan berkolaborasi dengan Bareskrim Polri untuk penegakan hukum di sektor jasa keuangan. (pgh) 
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif e-satu.com,media online,e-satu.com hukum,e-satu.com politik,e-satu.com berita cirebon, e satu,


E satu.com (Kuningan)
- Untuk mendoakan korban meninggal musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Polres Kuningan menggelar Sholat Ghaib di Masjid Al-Aman Polres Kuningan, Jum'at (26/11/2022) kemarin.

Sholat Ghaib tersebut di imami oleh K.H. Umar Nawawi dari Desa Karangtawang Kuningan, dan diikuti Waka Polres Kuningan Kompol Syamsul Bagja Bahktiar, Kabag SDM Polres Kuningan Kompol Setiyana, Para PJU Polres Kuningan, Para Perwira Polres Kuningan, Personel Polri dan ASN Polri Polres Kuningan dan Siswa Diktuk Bintara Polri Gel. II T.A. 2022 SPN Polda Jabar.


Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda melalui Kasi Humas Ipda Endar Kuswanadi Sabtu 26 Nopember 2022 kepada media e-satu.com mengatakan, Sholat Ghaib bertujuan sebagai bentuk bela sungkawa dan penghormatan terhadap korban meninggal musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

"Mudah-mudahan Sholat Ghaib kami untuk para korban meninggal gempa bumi di Kabupaten Cianjur diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala," harapnya. (Heri)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif e-satu.com,media online,e-satu.com hukum,e-satu.com politik,e-satu.com berita cirebon, e satu,


E satu.com (Cianjur) -
Pelayanan kesehatan dari Brimob Polri dilakukan kepada korban pengungsian gempa Cianjur di tiap poskonya. Pelayanan kesehatan itu berkeliling dari posko ke posko demi memastikan bantuan medis didapatkan para pengungsi tanpa harus bepergian ke ruma sakit.

Tim pelayanan kesehatan Brimob, kali ini menyambangi posko pengungsian korban gempa Cianjur di Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet. Kegitan itu sudah dimulai sejak pagi hari.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, banyak pengungsi yang mengantre untuk mendapatkan pelayanan medis saat tim kesehatan Brimob datang ke sana. Di sana, obat-obatan juga diberikan secara gratis sesuai dengan keluhan para pengungsi.

“Mereka mengantre untuk mendapatkan pelayanan medis. Ini tandanya memang kebutuhan medis mereka perlukan, tetapi untuk menjangkau sentra pelayanan medis mungkin saja kesulitan karena faktor kendaraan atau  jarak yang jauh. Oleh karenanya, upaya jemput bola dari tim medis Brimob ini seperti ditunggu-tunggu,” kata Dedi dalam keterangan resminya, Sabtu (26/11).

Pelayanan ini, kata Dedi, dipimpin oleh Iptu Haikal selaku dokter di tim medis Brimob Polri. Setiap kunjungan, dikerahkan 10 personel untuk memberikan pelayanan medis tersebut.

Menurut Dedi, dengan adanya upaya jemput bola ini, dapat mempermudah juga pertolongan bagi pengungsi yang memang penting dan harus dibawa ke rumah sakit. 

“Ini pasien didominasi Lansia, Ibu, dan Anak,” tuturnya.


Lebih lanjut Dedi mengungkapkan, tim Brimob Polri akan berupaya menjangkau semua lokasi, bahkan desa terisolir. Karena tak dipungkiri, hingga kemarin (25/11), masih terdapat pengungsi yang ternyata kondisinya semakin parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Untuk diketahui, data BNPB hingga Jumat (25/11) sore mencatat, ada 110 titik pengungsian yang tersebar di 15 kecamatan terdampak gempa, perinciannya yakni 57 titik pengungsi terpusat dan 53 titik pengungsian mandiri. Lokasi pengungsian dibagi dalam kapasitas besar yang mencakup 200-500 orang atau kapasitas kecil dengan menampung 5-10 orang. (Heri)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif e-satu.com,media online,e-satu.com hukum,e-satu.com politik,e-satu.com berita cirebon, e satu,


E satu.com (Cirebon)
- Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan dua pria yang diduga mencabuli anaknya. Bahkan, kedua tersangka tersebut merupakan ayah kandung dan ayah tiri dari korbannya yang merupakan anak di bawah umur.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, melalui Kasat Reskrim, Kompol Anton mengatakan, tersangka pertama berinisial SR (38) yang mencabuli anak kandungnya sendiri hingga berulang kali.

"Tersangka mencabuli korban sebanyak tiga kali, dan perbuatan tersebut pertama kali dilakukan sejak tahun 2016, dan berulang pada tahun 2019 dan 2020. Korbannya masih berusia 10 tahun," ujar Kompol Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jumat (25/11/2022).

Ia mengatakan, aksi bejat tersangka dilakukan di rumahnya di wilayah Kabupaten Cirebon saat kondisinya sepi. Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolresta Cirebon dan masih menjalani pemeriksan lebih lanjut oleh petugas Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon.


Pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut, di antaranya, pakaian korban, dan lainnya. Selain itu, SR juga dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara tersangka lain yang diamankan petugas berinisial SL (54) yang juga merupakan warga Kabupaten Cirebon. Bahkan, SL juga terbukti mencabuli anak tirinya yang masih berstatus pelajar dan berusia 15 tahun.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan berulang kali sejak tahun 2020 di rumahnya sendiri. Dari hasil pemeriksaan sementara juga diketahui bahwa tersangka melakukan aksi bejat tersebut dengan ancaman korban akan diusir dari rumah.


"Sehingga korbannya tidak berdaya akibat adanya ancaman dari tersangka yang merupakan ayah tirinya. Tersangka SL juga dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," tutup Kompol Anton. (Heri)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif e-satu.com,media online,e-satu.com hukum,e-satu.com politik,e-satu.com berita cirebon, e satu,

E satu.com ( Cirebon)  - "Tema Riksa Budaya Cirebon Dermayu ini mengambil petitih kanjeng Sunan Gunung Jati yakni Den Welas Asih Ing Sapapada yang artinya utamakan cinta kasih terhadap sesama.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dalam jumpa pers  di Gedung Negara Kota Cirebon  , Dra Febiyani  masyarakat Cirebon itu harus bangga karena ada nilai budaya yang sudah melekat," tuturnya.

Hadir dalam jumpa pers tersebut Aat Soeratin selaku budayawan Jawa Barat, Dra Febiyani MPd selaku Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, dan Agus Sukmanjaya SSos selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon.

 Selain akan di gelar Budaya Cirebon Indramayu juga akan di laksanakan  Konggres bahasa daerah  Kongres Bahasa Cirebon akan berlangsung di salah satu hotel di  RA Kartini, Sabtu pagi 26 November 2022. Kongres Bahasa tersebut dilaksanakan dalam rangka pelestarian bahasa.Sesuai dengan amanah Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 14 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemeliharaan Bahasa, Sastradan Aksara Daerah. 

"Kongres bahasa daerah wilayah Cirebon Dermayu ini pesertanya kita mengambil dari wilayah penutur yang bahasanya bukan bahasa Sunda, tentunya Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, kemudian juga Indramayu dan Majalengka, dan ada juga Karawang," katanya di Gedung Negara (Bakorwil) Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat 25 November 2022.

Riksa Budaya Wilayah Budaya Cirebon Dermayu tersebut akan berlangsung di halaman Gedung Negara Kota Cirebon, hari Sabtu malam 26 November 2022 dan Minggu 27 November 2022.

"Riksa budaya Cirebon Dermayu ini intinya adalah untuk penguatan nilai budaya lokal. Nah, nilai budaya lokal tentu saja nggak bisa disamakan dengan Priangan kemudian melayu Betawi."

"Kita hadir di Kota Cirebon ini ingin mengangkat budaya lokal yang ada di wilayah Cirebon Dermayu."

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menjelaskan, Riksa Budaya Cirebon Dermayu akan menampilkan lima maestro tari topeng.

"Secara nasab mereka mewariskan tarian tersebut dari leluhurnya. Ada tari topeng Losari, topeng Gegesik, topeng Palimanan, topeng Slangit dan topeng Indramayu."

Kelimanya akan tampil dalam satu panggung dan menampilkan tari topeng ciri khas daerahnya masing-masing."

"Selain tari topeng dari lima maestro, juga akan ditampilkan pagelaran wayang kulit dengan dalang seorang siswa sebuah sekolah di Kota Cirebon," jelasnya. ( pgh)

Back To Top