Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon)
- Hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan satu rumah roboh Senin 25/01/2021  di Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Sekertaris desa Rudi menuturkan ke E satu.com pada hari senin sore hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan satu rumah roboh di blok sibacin rt07/04 yang di tinggali ibu junah (65) dan dua anaknya. 

Akibat hujan deras rumah ibu junah roboh dinding bagian samping, dan alhamdulilah nya pada saat kejadian roboh dinding ke luar bukan ke dalam jadi tidak memakan korban ujar rudi
Saat hujan lebat korban mendengar suara gemuruh di samping rumah nya dan di lihat ternyata dinding rumah nya roboh turus langsung melapor ke pemeritah desa setempat

babinkantibmas, babinsa dan perngkat desa melaksanakan tindakan pengamanan darurat mencegah terjadi nya kembali bila hujan deras dan angin kencang, pungkas Rudi (Uki)

Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon)
- Pemerintah Kabupaten Cirebon memberlakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) atau disebut Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) secara Proporsional mulai 26 Januari sampai 8 Februari 2021.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubenur ( Kepgub ) Jabar nomor 443/Kep.33-Hukham/2021 tentang Pemberlakuan PSBB secara Proporsional di Provinsi Jawa Barat dalam Rangka Penanganan Covid-19.

Camat Sumber Kabupaten Cirebon yang juga Ketua Satuan Tugas ( Satgas ) Penanganan Covid-19 Kecamatan Sumber, Drs. Iman Santoso mengatakan Kepada Awak Media E satu.com, Rabu ( 27/1/2021 ) pemberlakuan PSBB secara Proporsional merupakan tindaklanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 2 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) untuk pengendalian penyebaran Covid-19 ” saat ini Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ) di Kabupaten Cirebon diberlakukan juga berdasarkan Instruksi Bupati Cirebon nomor : 060.3/138/BPBD ” katanya.

Saya sebagai Camat Sumber dan juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sumber berharap agar masyarakat khususnya masyarakat dilingkungan wilayah Kecamatan Sumber untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan karena kedisiplinan penerapan protokol kesehatan amat penting dalam pengendalian sebaran virus covid-19 ” Masyarakat bersama Pemerintah termasuk juga Kecamatan, Kelurahan dan Pemerintah Desa merupakan garda terdepan melawan covid-19, banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan protokol kesehatan efektif cegah penularan covid-19 ” tegasnya.
Aturan atau ketentuan PPKM wajib diterapkan oleh masyarakat oleh karena itu kita semua harus konsisten dalam menerapkan kedisiplinan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 ” InSya Allah kalau protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin, saya yakin pengendalian covid-19 dapat berhasil dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 ” ucap Iman Santoso.

Lanjutnya slogan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak termasuk juga hindari kerumunan dan membatasi mobilitas yang selalu digaungkan harus menjadi paradigma yang menempel di diri kita disaat pandemi covid-19 ini ” berbagai kebijakan, usaha dan upaya serta kegiatan sudah kami lakukan untuk menekan covid-19 dan ini merupakan wujud aksi nyata dalam membantu pemerintah termasuk pemerintah kabupaten cirebon, saya berharap apa yang sudah dilakukan satgas penanganan covid-19 kecamatan Sumber dapat membuahkan hasil serta tercapai keinginan yaitu agar masyarakat dilingkungan wilayah kecamatan Sumber terbebas dan zero dari kasus covid-19 ” pungkasnya.(wnd)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon)
- Sebanyak 13.400 vaksin tiba di Kabupaten Cirebon. Kedatangan vaksin tersebut, langsung disambut oleh Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag bersama Forkopimda.

Imron mengatakan, untuk vaksin tahap pertama ini, akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang ada di Kabupaten Cirebon. Rencananya, vaksin akan mulai diberikan pada 1 Februari nanti.

"Ada dua kali pelaksanaan, vaksin yang pertama sekitar tanggal 1 Februari. Untuk tahap keduanya, 14 hari selanjutnya," ujar Imron, Rabu (27/1/ 2021).

Besok, pihaknya akan mulai melakukan distribusi vaksin ini, kesejumlah fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk. Ada sebanyak 75 fasilitas kesehatan yang akan dijadikan tempat vaksinasi.

Selain itu, untuk menjaga keamanan vaksin yang disimpan, petugas keamanam dari TNI dan Polri, akan melakukan pengamanan selama 24 jam.

"Polisi dan TNI akan menjaga vaksin ini selama 24 jam," kata Imron.

Imron berharap, pelaksanaan vaksinasi nanti bisa berjalan lancar dan pandemi covid 19 ini, bisa segera selesai.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, ada sebanyak 7.203 tenaga kesehatan yang akan menjadi prioritas mendapatkan vaksin ini.

Namun kepastian jumlah nakes ini, akan diketahui pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama nanti. Karena dihawatirkan, ada nakes yang tidak bisa mendapatkan vaksin, karena tidak sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan.

"Jumlah pastinya, kita lahit nanti, karena ada beberapa nakes yang pernah terkonfirmasi atau memiliki penyakit bawaan," ujar Eni.
Untuk teknis distribusi sendiri, pihaknya sudah menyiapkan empat kendaraan, yang nantinya digunakan untuk pendistribusian disejumlah wilayah. Pihaknya menargetkan, pada bulan Februari ini, pelaksanaan vaksin baik tahap pertama dan tahap kedua, bisa diselesaikan.

"Pokoknya, bulan februari ini harus selesai semua. Vaksin tahap pertama ataupun yang kedua," kata Eni.(wnd)