Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Kuningan) - Polres Kuningan menggelar Lomba Dai kategori SMP dan SMA sederajat tingkat Polres Kuningan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Sallallahu 'Alayhi Wasallam, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Wira Satya Pradhana dan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan tersebut mengusung tema “Jadilah Dai yang Menebar Kebaikan, Menyinari Hati, Menginspirasi Negeri.”

Lomba diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari 20 peserta kategori SMP/sederajat dan 20 peserta kategori SMA/sederajat yang merupakan perwakilan dari sejumlah Polsek jajaran Polres Kuningan.


Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, hadir sekaligus membuka secara resmi perlombaan. Dalam sambutannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.


“Lomba Dai ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar berani tampil, menyampaikan pesan kebaikan dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum,” ujar Bellen.

Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan keagamaan secara baik dan santun menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam kehidupan bermasyarakat.


“Kami berharap para peserta dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.


Bellen juga mengapresiasi seluruh peserta, pendamping, panitia serta tim juri yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran. Bagi yang mendapatkan juara, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan menyampaikan kebaikan,” tutur Bellen.

Pelaksanaan lomba berlangsung setelah pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Para peserta kemudian tampil menyampaikan materi dakwah di hadapan dewan juri. Setelah seluruh peserta selesai tampil, dewan juri melaksanakan rapat pleno untuk menentukan para pemenang.


Dari hasil penilaian, Fahri Gunawan dari SMA Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin, meraih Juara I kategori SMA/sederajat. Juara II diraih Muhammad Arfa Sadin dari MA Ponpes Husnul Khotimah, perwakilan Polsek Jalaksana, sedangkan Juara III diraih Dani Pratama dari MA Model Miftahul Fallah, perwakilan Polsek Kramatmulya.

Sementara kategori SMP/sederajat, Chayra Fayyola Nadhifa dari MTs Ponpes Madinatunnajah, perwakilan Polsek Cilimus, meraih Juara I. Juara II diraih Najwa Anjani dari SMP IT Matholiul Anwar, perwakilan Polsek Kadugede, dan Juara III diraih Al Zihad Aradea dari SMP Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap semangat generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan positif, memperkuat nilai keagamaan dan membangun karakter yang baik dapat terus tumbuh, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi lingkungan. (Heri)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus mendorong layanan transportasi yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas Water Station atau tempat isi ulang air minum gratis di sejumlah stasiun.

Water Station tersebut tersedia di Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pelanggan untuk mengisi ulang air minum secara gratis dengan membawa tumbler.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan penyediaan Water Station menjadi salah satu bentuk implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam aspek lingkungan.

"Penyediaan Water Station merupakan bentuk nyata komitmen KAI Daop 3 Cirebon dalam menerapkan prinsip ESG, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami mengajak para pelanggan untuk membiasakan diri membawa tumbler saat bepergian dengan kereta api sehingga dapat mengisi ulang air minum secara gratis di stasiun," ujar Muhibbuddin.


Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan dalam mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.


Water Station menyediakan tiga pilihan air, yakni air panas, air suhu normal, dan air dingin. Pelanggan dapat memilih jenis air sesuai kebutuhan sebelum melanjutkan perjalanan.

Dari sisi kualitas, fasilitas tersebut dilengkapi water purifier yang terhubung dengan sumber air perpipaan maupun air tanah yang telah melalui proses pengolahan. Air kemudian melewati proses filtrasi berlapis sebelum dapat dikonsumsi.

KAI juga memastikan air yang tersedia telah melalui pengujian kualitas melalui Water Quality Laboratory (WQL). Pengujian dilakukan untuk memastikan air memenuhi parameter kualitas air minum dan aman dikonsumsi pelanggan.

Dalam penyediaannya, KAI bekerja sama dengan sejumlah pihak yang memiliki kompetensi di bidang pengolahan dan pengujian kualitas air, di antaranya Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Water Station ini bukan sekadar fasilitas untuk mengisi air minum. Di dalamnya terdapat sistem pengolahan dan filtrasi berlapis serta proses pengujian kualitas air yang dilakukan secara terukur. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan ketika memanfaatkan fasilitas ini," kata Muhibbuddin, Senin (31/8/2026).

Pengujian laboratorium dilakukan terhadap sejumlah parameter, mulai dari mikrobiologi, kimia anorganik, fisik, hingga kimiawi. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan air yang disediakan memenuhi persyaratan kualitas air minum sesuai ketentuan yang berlaku.

Sistem water purifier juga ditujukan untuk membantu menjaga kualitas air dari potensi kontaminasi zat berbahaya, termasuk mikroplastik dan Bisphenol A (BPA) yang dapat berkaitan dengan penggunaan wadah plastik tertentu.

Muhibbuddin mengatakan keberadaan Water Station juga menjadi bagian dari upaya KAI membangun ekosistem perjalanan yang lebih berkelanjutan.


Dengan membawa tumbler dan memanfaatkan fasilitas isi ulang air minum, pelanggan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap air minum dalam kemasan sekali pakai.


Upaya tersebut sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong lingkungan yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan.

"Kami berharap keberadaan Water Station ini dapat mendorong semakin banyak pelanggan untuk membawa tumbler dari rumah. Satu tumbler yang digunakan berulang kali mungkin terlihat sebagai langkah sederhana, tetapi jika dilakukan oleh jutaan pelanggan kereta api, tentu kontribusinya terhadap pengurangan sampah plastik akan menjadi jauh lebih besar," tuturnya.

"Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan perjalanan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang," pungkas Muhibbuddin. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com ( Jakarta) -
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong DPRD di seluruh Indonesia memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Bima saat menghadiri Seminar dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Dikutip dari detik.com, Bima menilai daerah yang berdaya membutuhkan DPRD yang juga berdaya dan berperan aktif dalam mengawal pembangunan.

“Intinya bukan hanya otonomi, tapi daerah yang berdaya. Nah daerah yang berdaya ini tidak mungkin kalau DPRD-nya tidak berdaya. Kalau DPRD-nya tidak berperan,” ujar Bima.

Bima juga menyoroti kapasitas fiskal pemerintah daerah yang dinilai belum menguat secara signifikan setelah 30 tahun otonomi daerah. Sebagian daerah masih bergantung pada transfer dari pemerintah pusat.

Ia mengingatkan keberhasilan APBD tidak hanya dilihat dari besarnya serapan anggaran atau rendahnya SiLPA, tetapi dari hasil dan dampaknya bagi masyarakat.

“Jadi APBD harus jadi (pemicu untuk) produktivitas, investasi, lapangan pekerjaan, dan lain-lain,” ungkapnya.

Bima juga mendorong DPRD memperkuat pengawasan terhadap kinerja eksekutif agar kebijakan dan penggunaan anggaran menghasilkan pembangunan yang terukur.

( AWW )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Bali) -
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II untuk wilayah Jawa-Bali, yang berlangsung di Nusa Dua Convention Center (NDCC), Bali, pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Acara yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kinerja mereka dalam berbagai bidang pelayanan dan pembangunan.

Pada Batch II ini, penilaian terbagi dalam empat kategori: akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, pengelolaan sampah dan lingkungan asri, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.


Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah memegang peran kunci dalam mendukung program prioritas nasional, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menjalankan berbagai program di daerah. Menurut Tito, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pencapaian administratif, tetapi juga dari seberapa besar kebijakan yang diterapkan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat serta menjalankan program pembangunan sesuai dengan kebutuhan Kota Cirebon,” katanya.


Wali Kota menambahkan, berbagai capaian yang ditampilkan dalam ajang tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kinerja.

“Setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus memperbaiki pelayanan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - Semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terasa. Ribuan warga Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, tumpah ruah mengikuti karnaval kemerdekaan RI pada Minggu, 30 Agustus 2026. Acara yang dihadiri pula oleh Plt Camat Cikupa, Danramil, Perwakilan Kapolsek Cikupa, Ketua APDESI Kecamatan Cikupa, pengurus LPM, BPD, Jaro, Ketua RW, RT dan Karang Taruna, berlangsung sangat meriah.

Karnaval dilepas langsung oleh Kepala Desa Bojong, Andi Yana S.Sos., bersama Sekdes, Mahmudin S.Hum. dan seluruh jajaran Pemdes Bojong. Rute karnaval dimulai dari lapangan Desa Bojong mengitari wilayah Bojong dan menuju kembali ke lapangan Desa Bojong sebagai titik finish.


Peserta karnaval terdiri dari perwakilan RT/RW, sekolah, PKK, Karang Taruna, dan instansi desa. Mereka tampil dengan kostum unik serta menghias kendaraan dengan nuansa merah putih dan ornamen khas budaya Nusantara.


" Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan karnaval ini bukan hanya perayaan, tapi juga bukti kekompakan warga Bojong. Melalui kegiatan ini kita perkuat semangat gotong royong dan saya berterimakasih kepada seluruh panitia pelaksana dan masyarakat desa Bojong yang telah memeriahkan acara perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 81, semoga kita semakin kompak, guyub dan bersatu sehingga Desa Bojong semakin hebat " tutur Andi Yana di sela kegiatan.


Selain karnaval, acara juga dimeriahkan dengan hiburan musik, berbagai lomba, pembagian doorprize dan pertunjukan seni. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan dan mengabadikan momen perayaan HUT Kemerdekaan RI


Plt Camat Cikupa, Supriyadi, mengapresiasi inisiatif pemerintah Desa Bojong. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus menjaga dan meningkatkan kekompakan, kerukunan, guyub, meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan.

Karnaval ditutup dengan pembagian door prize dan pengumuman pemenang lomba kategori kostum terbaik, kendaraan hias terbaik, dan barisan terkompak.


( Soleh )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon)- Tim gabungan Polres Cirebon Kota bersama TNI dan Satpol PP menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Cirebon, Sabtu (29/8/2026) malam.

Razia dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Razia dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany.

Petugas menyasar sejumlah tempat hiburan malam yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat. Namun, saat petugas tiba di sejumlah lokasi, kondisi tempat hiburan malam terpantau relatif sepi.


Bahkan, salah satu lokasi yang biasanya ramai hanya terdapat dua ruangan yang terisi pengunjung.


Kondisi tersebut memunculkan dugaan razia telah diketahui atau bocor sebelum pelaksanaan. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan sesuai prosedur.

Petugas memeriksa satu per satu pengunjung, mulai dari saku pakaian hingga barang bawaan.

Pemeriksaan dilakukan terhadap pengunjung laki-laki maupun perempuan. Selain pemeriksaan barang bawaan, sejumlah pengunjung juga menjalani tes urine untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba.

"Sejumlah pengunjung dilakukan tes urine, hasilnya negatif," ujar AKP Shindi usai razia, Minggu (30/8/2026) dini hari.


Shindi mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian melakukan pencegahan sekaligus memastikan tempat hiburan malam tidak menjadi lokasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.


"Razia ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba. Kami akan terus melakukan pemeriksaan secara profesional dan menindaklanjuti setiap temuan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Polres Cirebon Kota bersama TNI dan Satpol PP memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus menciptakan lingkungan tempat hiburan malam yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top