Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi memulai uji coba pendekatan kepatuhan kolaboratif (Co-operative Compliance) bersama PT Pertamina (Persero). Program ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi persoalan perpajakan sejak dini sehingga memberikan kepastian hukum sekaligus meminimalkan sengketa pajak.

Peluncuran program berlangsung di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin (13/7/2026), dan dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pengelola BUMN, PT Pertamina (Persero), serta jajaran pimpinan BUMN strategis.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengatakan pendekatan Co-operative Compliance mengubah pola hubungan antara otoritas pajak dan wajib pajak. Jika sebelumnya pembahasan risiko perpajakan dilakukan setelah transaksi terjadi, kini proses tersebut dilakukan sejak awal melalui komunikasi yang terbuka dan didukung integrasi data.


"Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina (Persero) atas komitmen dan keterbukaannya menjadi mitra pertama dalam uji coba ini. Dengan dukungan Tax Control Framework dan integrasi data, risiko perpajakan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga memberikan kepastian hukum, menekan biaya kepatuhan, dan meminimalkan potensi sengketa," ujar Bimo.

Dalam uji coba tersebut, Pertamina menjadi mitra pertama untuk Masa Pajak Januari hingga Desember 2026. Cakupan program meliputi PPh Pasal 4 ayat (2), PPh Pasal 15, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, dan PPh Pasal 26.

Selama pelaksanaan, Pertamina akan melakukan self-assessment terhadap Tax Control Framework (TCF), menyusun compliance arrangement bersama DJP, serta melakukan evaluasi bersama sebagai dasar penyempurnaan program.

Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Mega Satria, menyebut penunjukan Pertamina sebagai mitra pertama merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan.

Menurutnya, penerapan TCF dan integrasi data tidak hanya memperkuat kepatuhan perpajakan, tetapi juga meningkatkan transparansi serta pengelolaan risiko perusahaan.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Kementerian ESDM dan Badan Pengelola BUMN. 


Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Komjen Pol. Yudhiawan, menilai penerapan TCF dan integrasi data menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola di sektor energi.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Tedi Bharata, berharap praktik tersebut dapat menjadi standar tata kelola yang diterapkan oleh BUMN lainnya.

DJP menjelaskan, pengembangan Co-operative Compliance mengacu pada praktik yang telah diterapkan di sejumlah negara, seperti Belanda, Malaysia, Singapura, dan Australia. Ke depan, program uji coba akan diperluas ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebagai bagian dari persiapan implementasi yang lebih luas.

Bimo berharap pendekatan tersebut menjadi fondasi sistem kepatuhan perpajakan yang lebih modern, transparan, dan berbasis kepercayaan.

"Kolaborasi yang semakin erat antara DJP dan Wajib Pajak diharapkan mampu memperkuat kepatuhan sukarela sekaligus mendukung penerimaan negara secara berkelanjutan," katanya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Pemerintah Kota Cirebon merayakan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 dengan mengadakan upacara di halaman Balai Kota Cirebon pada Senin, 13 Juli 2026. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bertindak sebagai inspektur upacara, memimpin acara yang dihadiri oleh jajaran aparatur sipil negara, pelaku koperasi, dan berbagai elemen terkait.

Dengan tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam membangun koperasi sebagai pilar utama ekonomi rakyat yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Sebelum membacakan pidato resmi dari Menteri Koperasi Republik Indonesia, Wali Kota menekankan bahwa koperasi memiliki peran penting bagi masyarakat Kota Cirebon. Ia menyatakan bahwa koperasi bukan hanya lembaga ekonomi yang diwariskan turun-temurun, tetapi juga ruang kebersamaan yang terus menjaga ketahanan ekonomi masyarakat di tengah beragam dinamika dan tantangan.

"Koperasi bagi Kota Cirebon bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan napas solidaritas yang terus menjaga denyut ekonomi masyarakat. Nilai gotong royong dan kebersamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat menjadi modal besar untuk membangun ekonomi yang semakin kuat dan mandiri," ujar Wali Kota.


Ia menekankan bahwa semangat tersebut selaras dengan kebijakan pusat yang terus memperkuat peran koperasi dalam pembangunan nasional. Sejumlah pesan strategis dari Menteri Koperasi diharapkan menjadi panduan bagi semua pemangku kepentingan dalam memajukan koperasi menjadi lebih modern dan profesional, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Wali Kota menyampaikan pesan dari Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut ada apresiasi bagi seluruh pihak terkait koperasi, mulai dari pengurus hingga anggota, yang terus menjaga keberadaan dan perkembangan koperasi di tengah berbagai tantangan.

Menteri Koperasi menyoroti bahwa Hari Koperasi bukan hanya seremoni tahunan tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengukuhkan kembali peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional. Pemikiran Bung Hatta dinilai masih relevan, menjadikan koperasi sebagai usaha bersama dengan semangat gotong-royong dan prinsip kekeluargaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pidato tersebut juga menguraikan langkah pemerintah dalam memperkuat gerakan koperasi nasional, seperti melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ditargetkan membentuk lebih dari 80 ribu koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.


Diharapkan, KDKMP mampu mempersingkat rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pasar produk lokal, dan menyediakan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Pemerintah juga mendorong pembentukan koperasi sektor produksi di bidang strategis seperti pengelolaan energi, perikanan, dan industri berbasis masyarakat. Sementara itu, koperasi generasi muda mulai berkembang di sektor ekonomi kreatif dan digital, termasuk perfilman, gim, startup, serta komunitas kreatif dan petani milenial.

Melalui transformasi ini, koperasi diharapkan dapat menghilangkan stigma sebagai organisasi yang lambat dan konvensional. Sebaliknya, koperasi modern didorong untuk memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran elektronik, analisis data, dan kecerdasan buatan guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing.


Pada akhir acara, Wali Kota mengajak semua elemen masyarakat untuk memanfaatkan peringatan Hari Koperasi ke-79 sebagai momentum untuk memperkuat gerakan koperasi di Kota Cirebon.

"Melalui semangat Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya, saya mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola, memperluas kolaborasi, serta menjaga semangat gotong royong. Dengan koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing, kita optimistis ekonomi kerakyatan akan tumbuh semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memperkuat sinergi dengan jajaran TNI melalui kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Cirebon, Senin (13/7/2026).

Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu, AKBP Eko Iskandar didampingi Wakapolres Cirebon Kota, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas. Rombongan disambut langsung Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung di Mako Lanal Cirebon, Jalan Kesunean Nomor 33, Kota Cirebon.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk komitmen memperkuat soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik harus terus dipelihara melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif di berbagai bidang.

Menurutnya, TNI dan Polri merupakan dua institusi yang memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa, keamanan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Soliditas TNI-Polri merupakan fondasi utama agar negara dapat terus menjalankan program-program pembangunan sebagaimana yang diharapkan pemerintah. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kita akan mampu menjaga keamanan serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat," kata Eko.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan juga membahas berbagai dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi di lapangan.

Dialog yang berlangsung terbuka itu diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara Polres Cirebon Kota dan Lanal Cirebon dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Selain membahas kerja sama di bidang keamanan, silaturahmi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan antara personel TNI dan Polri sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif, harmonis, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Sebanyak 51 personel Polres Cirebon Kota menerima penghargaan atas dedikasi dan prestasi dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dalam upacara yang digelar di Lapangan Apel Polres Cirebon Kota, Senin (13/7/2026).

Upacara diikuti para pejabat utama Polres Cirebon Kota, kapolsek jajaran, personel dari seluruh satuan fungsi, ASN, hingga PHL. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk apresiasi kepada anggota yang dinilai berprestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi tinggi.

Ia menyebut, selama sekitar satu setengah tahun memimpin Polres Cirebon Kota, pemberian penghargaan kali ini menjadi yang terbanyak.

Menurutnya, penghargaan diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian.

Selain piagam penghargaan, AKBP Eko Iskandar juga memberikan hadiah umrah kepada dua personel melalui pengundian yang dilakukan usai upacara. Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian anggota dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.


Dua personel yang memperoleh hadiah umrah yakni Bripda Kevin dari Sat Binmas dan Aiptu Agus Haryanto dari Satlantas. Momen tersebut disambut haru dan sukacita oleh seluruh peserta upacara.


Kegiatan ini juga menjadi apel terakhir yang dipimpin AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota sebelum memasuki rangkaian serah terima jabatan.

"Kami memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi dalam melaksanakan tugas. Semoga penghargaan dan hadiah umrah ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polres Cirebon Kota untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto. (Wandi
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan berinisial M.A. (22), warga Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, yang dilaporkan hilang saat melaut. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Waruduwur, Kecamatan Mundu, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.35 WIB, setelah tiga hari pencarian.

Plt. Kapolsek Mundu IPTU Awan Kurniawan mengatakan, pencarian dilakukan secara intensif sejak laporan diterima dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Polri, TNI, pemerintah desa, relawan, hingga nelayan setempat.

Korban diketahui berangkat melaut menggunakan KM Sri Mulya dari Dermaga Sungai Selo Penganten, Desa Citemu, pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari ikan.

Berdasarkan keterangan keluarga, saat berada di tengah laut korban turun berenang untuk membersihkan lambung kapal.

Namun, diduga akibat angin kencang, kapal terbawa arus ke arah kawasan mangrove sehingga korban terpisah dan tidak sempat kembali naik ke atas perahu.

Saat kapal ditemukan, telepon genggam, pakaian, dan bekal makanan milik korban masih berada di dalam perahu. Barang-barang tersebut kemudian dievakuasi ke dermaga oleh ayah korban bersama warga.

Selama dua hari pertama, Tim SAR gabungan bersama nelayan menyisir lokasi kejadian menggunakan berbagai metode pencarian meski terkendala cuaca dan luasnya area perairan.

Memasuki hari ketiga, tim kembali melakukan penyisiran menggunakan perahu karet Basarnas di perairan Laut Jawa wilayah Kecamatan Mundu. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah jasad korban ditemukan mengapung di perairan Waruduwur.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban. Ia juga mengapresiasi seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam operasi pencarian.


"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian. Kami mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan tidak melakukan aktivitas berisiko seorang diri di tengah laut guna mencegah terjadinya peristiwa serupa," ujar Aris.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam penanganan keadaan darurat di wilayah perairan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) -
Dalam rangka mendukung pembentukan karakter generasi muda serta mempererat kemitraan antara Polri dan dunia pendidikan, Kapolsek Jatiwangi Polres Majalengka, AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.PHR, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyampaian materi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MAN 3 Majalengka, Senin (13/7/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh para peserta didik baru, dewan guru, serta jajaran sekolah. Kehadiran Kapolsek Jatiwangi menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta peran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam penyampaian materinya, AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.PHR mengajak para siswa untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, meningkatkan semangat belajar, menjauhi pergaulan negatif, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta bijak dalam menggunakan media sosial. Para siswa juga diingatkan untuk menjadi pelajar yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjadi pelopor keselamatan serta ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah dan para peserta didik. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap memberikan pembinaan, edukasi, dan pendampingan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya," ujar AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.PHR.

Pihak MAN 3 Majalengka menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Polsek Jatiwangi dalam memberikan wawasan serta motivasi kepada peserta didik baru. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menjalani proses pendidikan sekaligus membentuk karakter yang positif.

Melalui kegiatan pembinaan dalam MPLS ini, Polsek Jatiwangi Polres Majalengka berharap kemitraan yang telah terjalin dengan dunia pendidikan semakin erat. Sinergi antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, nyaman, serta mendukung lahirnya generasi muda yang berprestasi dan taat hukum.


Sumber : Humas Polres Majalengka

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top