Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat 684 barang tertinggal di kereta api maupun area stasiun selama Januari hingga September 2026. Total estimasi nilai barang temuan tersebut mencapai Rp 702.581.500.

Dari total barang temuan itu, sebanyak 617 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya. Sementara itu, 31 barang berupa makanan dimusnahkan karena sudah tidak layak konsumsi, dan 36 barang lainnya masih dalam proses penanganan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama menggunakan transportasi kereta api.

“Bagi KAI, kenyamanan pelanggan tidak hanya diwujudkan melalui perjalanan yang aman dan tepat waktu, tetapi juga melalui kepedulian terhadap barang-barang yang tertinggal. Kami berupaya memastikan setiap barang temuan dapat terdata, diamankan, dan dikembalikan kepada pemiliknya sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Muhibbuddin, Senin (27/10/2026).

Berdasarkan kategorinya, barang temuan selama sembilan bulan tersebut terdiri atas 67 temuan makanan, 358 barang kategori biasa, dan 259 barang berharga.

Seluruh barang temuan ditangani melalui prosedur layanan Lost and Found dengan memperhatikan jenis dan kondisi barang.

KAI Daop 3 Cirebon mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta api maupun area stasiun. Penumpang disarankan mengecek tempat duduk, rak bagasi, serta area sekitar untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal.

Jika kehilangan barang atau menemukan barang tertinggal, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas KAI di stasiun agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk lebih teliti terhadap barang bawaannya. Namun, apabila ada barang yang tertinggal, jangan ragu untuk segera melapor kepada petugas KAI. Kami akan membantu proses penelusuran dan pengembalian barang sesuai ketentuan,” kata Muhibbuddin.

Melalui layanan Lost and Found, KAI Daop 3 Cirebon berupaya terus meningkatkan kualitas pelayanan yang aman dan nyaman, termasuk membantu pelanggan mendapatkan kembali barang yang tertinggal selama perjalanan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kuningan) - Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan melalui Unit Kamsel menggelar kegiatan Police Goes to School di SMK Negeri 1 Jagara, Selasa (27/10/2026). Langkah ini ditujukan untuk menanamkan etika berlalu lintas sekaligus menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di lingkungan pelajar.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, bersama Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, dan personel Sat Lantas ini berfokus pada penekanan keselamatan berkendara (safety riding) serta pencegahan kecelakaan lalu lintas.

AKP Aktuin Moniharapon menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya para siswa menengah kejuruan, perlu dibekali pemahaman mendalam terkait aturan lalu lintas agar terhindar dari perilaku berkendara berisiko tinggi.


"Kami memberikan edukasi mengenai sasaran prioritas Operasi Patuh Lodaya 2026. Fokus kami adalah menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan di wilayah hukum Polres Kuningan. Kami menekankan kewajiban penggunaan helm standar SNI, kepemilikan kelengkapan surat kendaraan, serta penggunaan sabuk keselamatan," ujar AKP Aktuin.


Selain sosialisasi aturan dasar, petugas memberikan imbauan tegas terkait kelengkapan fisik kendaraan dan pencegahan kenakalan remaja.

* Larangan Knalpot Brong dan Balap Liar: Petugas melarang keras penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, aksi balap liar, maupun modifikasi kendaraan yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan raya.


* Pencegahan Keterlibatan Gangguan Kamtibmas: Siswa diimbau untuk menjauhi aksi tawuran antar-sekolah, keterlibatan dalam geng motor radikal, serta penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.


* Penguatan Kemitraan Sekolah: Polres Kuningan bekerja sama dengan pihak pihak sekolah untuk penataan area parkir serta pengawasan berkala terhadap kelengkapan kendaraan siswa yang membawa sepeda motor.

Melalui kegiatan Police Goes to School ini, para siswa/i SMK Negeri 1 Jagara sepakat untuk berkomitmen menolak penggunaan knalpot brong dan siap menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Heri)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mempercepat pengecatan Musala At-Taufik di Kampung Cinaga, RT 02/RW 03, Dusun 1, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Selasa (27/10/2026). Pekerjaan ini menjadi bagian dari rehabilitasi musala yang termasuk sasaran tambahan TMMD, agar fasilitas ibadah tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pengecatan dilakukan untuk menyempurnakan kondisi bangunan setelah melalui tahapan rehabilitasi. Anggota Satgas terus melanjutkan pekerjaan agar musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dan melaksanakan kegiatan keagamaan.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa anggota Satgas terus mengupayakan penyelesaian pekerjaan sesuai tahapan yang berjalan. Percepatan dilakukan agar sasaran rehabilitasi dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami terus mengejar penyelesaian pengecatan Musala At-Taufik agar pekerjaan rehabilitasi ini segera rampung. Harapannya, musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dengan nyaman,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi masyarakat Kampung Cinaga, keberadaan musala memiliki peran penting sebagai tempat beribadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan warga. Marbot Musala At-Taufik, Bapak A. Makmur, menyambut baik rehabilitasi tersebut dan berharap penyelesaian pekerjaan dapat segera membuat musala kembali dimanfaatkan secara optimal.

“Kami bersyukur musala ini mendapat bantuan rehabilitasi melalui program TMMD. Kami berharap pengecatan segera selesai sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan musala dapat kembali digunakan untuk kegiatan keagamaan,” tutur Bapak A. Makmur.

Rehabilitasi Musala At-Taufik menjadi salah satu bentuk perhatian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat. Melalui penyelesaian sasaran ini, Satgas TMMD berharap warga dapat menikmati tempat ibadah yang lebih baik sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Subang) - Pembukaan jalan penghubung antar-dusun melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Dengan dukungan alat berat, pengerjaan badan jalan kini mendekati kawasan permukiman Dusun 1 Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Dalam dokumentasi di lapangan, alat berat tampak bekerja membuka badan jalan di tengah kawasan yang masih dikelilingi vegetasi. Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD untuk membuka akses jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembukaan jalan terus dilakukan secara bertahap untuk mencapai sasaran yang telah direncanakan. Dukungan alat berat membantu proses pembukaan badan jalan, terutama pada bagian yang masih memerlukan pengerjaan tanah.

“Pembukaan jalan ini terus kami kerjakan secara bertahap. Dengan dukungan alat berat, kami berupaya melanjutkan pembukaan badan jalan sesuai rencana agar akses penghubung antar-dusun dapat terwujud dan nantinya memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi pemerintah desa, pembangunan jalan penghubung ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Cupunagara. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk ketika masyarakat menuju kebun maupun mengangkut hasil pertanian.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap jalan penghubung ini dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Semoga pengerjaannya berjalan lancar sehingga nantinya akses ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan warga,” ungkapnya.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendorong peningkatan aksesibilitas di wilayah pedesaan. Pembangunan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan pengangkutan material untuk pembangunan bak tampungan air bersih pada sasaran sarana air bersih (SAB) titik 5 di Kampung Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pembangunan fasilitas air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa ketersediaan material di lokasi sasaran diperlukan agar pengerjaan SAB titik 5 berjalan sesuai rencana. Pengangkutan material tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas dalam mendukung pembangunan bak tampungan air bersih bagi masyarakat.

“Pengangkutan material ini merupakan bagian dari persiapan pembangunan bak tampungan air bersih di titik 5. Kami berupaya memastikan material yang dibutuhkan tersedia sehingga pengerjaan dapat berjalan lancar dan sasaran pembangunan bisa diselesaikan sesuai rencana,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Pembangunan SAB titik 5 diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Bagi warga, ketersediaan sarana penampungan air menjadi hal penting untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Ketua RW setempat, Pak RK Tana, menyampaikan harapan masyarakat terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, pembangunan bak tampungan air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga di lingkungan setempat.

“Kami berharap pembangunan bak tampungan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Pak RK Tana.

Pengangkutan material ini menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dalam merealisasikan sasaran fisik di Desa Cupunagara. Melalui pembangunan sarana air bersih, program TMMD diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas dasar sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Subang)
- Kebersamaan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat hingga ke dapur warga. Setelah menjalankan aktivitas pekerjaan di lapangan, anggota Satgas turut membantu ibu-ibu memasak untuk menyiapkan makan siang di rumah Abah Tahyat dan Mak Tini, Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 02, Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Anggota Satgas dan warga bekerja bersama menyiapkan hidangan bagi personel yang telah menyelesaikan pekerjaan. Kegiatan ini memperlihatkan kedekatan yang terbangun melalui interaksi sehari-hari selama pelaksanaan TMMD, sekaligus menunjukkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, menjelaskan bahwa skema tersebut memang dirancang agar kebutuhan konsumsi Satgas turut memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kodim 0605/Subang memberikan dalam bentuk uang kepada warga, untuk mengelola rangsum. Sehingga dapur warga bisa ngebul, dan perputaran roda perekonomian masyarakat bisa jalan,” jelasnya.

Pelibatan masyarakat dalam penyediaan konsumsi memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh manfaat ekonomi selama program berlangsung. Bahan pangan dari kebun setempat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan memasak, sehingga potensi yang tersedia di lingkungan desa ikut mendukung kegiatan tersebut.

Bagi Abah Tahyat dan Mak Tini, keterlibatan dalam penyediaan konsumsi menjadi kesempatan untuk memperoleh manfaat ekonomi selama TMMD berlangsung. Uang ransum yang dikelola warga digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan, sehingga kegiatan tersebut turut menggerakkan aktivitas ekonomi rumah tangga.

Melalui pendekatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mendorong pembangunan desa yang melibatkan masyarakat, baik dalam pekerjaan fisik maupun aktivitas pendukung yang memberi manfaat bagi kehidupan warga.
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top