Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - Ketua Umum Ormas Frent Banten Bersatu (FBB), H. Moch Soleh, MA., menghadiri undangan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam acara Grebeg Minggir di Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu dan Minggu ( 5-6 September 2026 ). Kedatangan rombongan dari Banten tersebut disambut langsung secara hangat oleh pengasuh pondok pesantren, Kyai Gus Muwafiq (K.H. Ahmad Muwafiq).

" Singkatan ormas yang dipimpin oleh H. Moch Soleh,MA. adalah FBB  atau Frent Banten Bersatu, pengganti dari nama Front Banten Bersatu (FBB). Karena ada ketentuan pemerintah yang harus di patuhi ", tutur H. Moch. Soleh yang dihubungi melalui WhatsApp pada Senin, 7 September 2026.


Acara tahunan Grebeg Minggir di pesantren Gus Muwafiq ini dikenal unik karena mengawinkan nilai-nilai tradisi keagamaan Islam, kerukunan antar umat beragama, serta pelestarian budaya nusantara. Kehadiran tokoh-tokoh ormas daerah seperti Frent Banten Bersatu (FBB) memperkuat pesan persatuan dan silaturahmi antar anak bangsa yang selalu disuarakan dalam setiap perayaan tersebut.


Dilanjut mengenai jadwal rangkaian acara Grebeg Minggir atau rincian kegiatan silaturahmi yang dilakukan oleh ormas Frent Banten Bersatu (FBB) bersama-sama memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren minggir sleman yogyakarta.


Saat 2 hari yang lalu memantau H-1 menjelang Grebeg Maulid Minggir. ( PESANTREN MINGGIR, memantau H-1 menjelang Grebeg Maulid Minggir ),

Moch ‎Soleh,. ‎MA., dari Banten ‎juga turut hadir.

(Soleh)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengimbau seluruh pelanggan kereta api untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III atau Siaga. 

Aktivitas erupsi tersebut menghasilkan abu vulkanik yang sebarannya dapat dipengaruhi arah dan kecepatan angin.

KAI Daop 3 Cirebon terus memantau perkembangan kondisi di wilayah operasional serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan terkendali.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, hingga saat ini perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon masih berjalan normal. KAI juga memastikan kesiapan sarana, prasarana, hingga petugas di lapangan untuk menjaga keselamatan perjalanan.


"Sampai saat ini perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon masih berjalan normal. Kami terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta petugas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan," ujar Muhibbuddin, Senin (7/9/2026).

Sebagai bagian dari langkah mitigasi, petugas di atas kereta api melakukan pengawasan secara berkala terhadap kondisi perjalanan. Kondektur, Polsuska, dan petugas terkait memastikan pintu-pintu kereta tetap tertutup selama perjalanan, khususnya saat melintas di wilayah yang berpotensi terdampak abu vulkanik.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan masuknya abu dari lingkungan luar ke dalam rangkaian kereta sekaligus menjaga kenyamanan pelanggan.

KAI juga mengimbau pelanggan agar tetap menjaga kesehatan selama perjalanan. Jika terdapat paparan abu vulkanik, pelanggan dianjurkan menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan pelindung mata.


Pelanggan yang memiliki sensitivitas terhadap abu vulkanik maupun kualitas udara juga diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas sesuai kondisi di lapangan.

Selain memberikan perlindungan kepada pelanggan, KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan para pekerja. 

Unit Kesehatan KAI Daop 3 Cirebon telah menyiapkan masker kesehatan di Pos Kesehatan Cirebon, Pos Kesehatan Cirebon Prujakan, dan Pos Kesehatan Arjawinangun.

Masker tersebut diprioritaskan bagi petugas yang akan menjalankan dinas menuju Jakarta sebagai upaya perlindungan terhadap potensi paparan abu vulkanik selama bertugas. Masker juga dapat diberikan kepada pekerja nonoperasional yang terdampak paparan abu vulkanik di lingkungan kerja.

"Keselamatan dan kesehatan pekerja menjadi prioritas KAI. Kami telah menyiapkan masker kesehatan di sejumlah Pos Kesehatan Daop 3 Cirebon untuk melindungi pekerja yang berpotensi terdampak abu vulkanik," kata Muhibbuddin.

KAI Siapkan Kereta Api Tambahan
Di sisi pelayanan, KAI juga melakukan penyesuaian kapasitas untuk mengantisipasi dinamika kebutuhan angkutan penumpang akibat kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Penyesuaian dilakukan melalui pengoperasian tiga perjalanan kereta api tambahan serta peningkatan kapasitas pada sejumlah kereta api reguler.

Adapun tiga perjalanan kereta api tambahan tersebut yakni KA Tambahan relasi Yogyakarta-Gambir yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB.

Kemudian KA Tambahan relasi Malang-Gambir yang berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB dan KA Tambahan relasi Semarang Tawang-Gambir yang berangkat pukul 20.15 WIB.

Selain itu, KAI meningkatkan kapasitas pada dua kereta api reguler, yakni KA Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir dan KA Gumarang relasi Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen.

"Penyesuaian layanan kami lakukan untuk memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik. Setiap pengaturan perjalanan tetap memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, dan aspek keselamatan," ujar Muhibbuddin.

KAI Daop 3 Cirebon akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi vulkanik dan menyesuaikan langkah operasional apabila diperlukan. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan terkendali.


KAI mengimbau pelanggan agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, memastikan kembali jadwal keberangkatan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di stasiun maupun selama perjalanan.

Pelanggan juga diminta memperoleh informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal informasi resmi lainnya. Sementara perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau diimbau mengacu pada keterangan resmi Badan Geologi atau PVMBG.

"Kami mengajak pelanggan tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan petugas. KAI akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan terkendali," pungkas Muhibbuddin. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terdeteksi mencapai sebagian wilayah Jawa Barat membuat pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. 

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat mengingatkan para pengendara agar tidak memaksakan melanjutkan perjalanan apabila paparan abu vulkanik mulai mengganggu jarak pandang dan keselamatan di jalan.

Imbauan tersebut disampaikan PA Ortu Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Ipda Widi Nugraha. 

Dalam imbauannya, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar menyoroti salah satu risiko utama abu vulkanik bagi pengguna kendaraan, yakni terganggunya jarak pandang. "Abu vulkanik mengganggu jarak pandang dan keselamatan," demikian pesan Ipda Widi dalam imbauannya. 

Polisi meminta masyarakat yang harus bepergian agar tidak mengabaikan kondisi lingkungan ketika abu vulkanik mulai berada di sekitar jalur perjalanan.

Pengendara sepeda motor maupun mobil juga diminta menggunakan perlengkapan pelindung sebelum berkendara. Masker diperlukan untuk mengurangi paparan abu vulkanik, sementara kacamata pelindung digunakan untuk melindungi mata. 

Selain menggunakan perlengkapan pelindung, pengendara juga diminta mengubah cara berkendara dengan menurunkan kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan. 

"Gunakan masker, gunakan kacamata pelindung, kurangi kecepatan, nyalakan lampu kendaraan," ujar Ipda Widi didampingi Pasi Ops AKP Roni Yudiansyah, kepada wartawan, Senin (7/9/2026).


Langkah tersebut dinilai penting dilakukan karena abu vulkanik yang berada di udara dapat membuat jarak pandang pengendara berkurang. 

Dalam kondisi seperti itu, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi justru dapat meningkatkan risiko kecelakaan. 

Sebab, pengendara memiliki waktu yang lebih sedikit untuk merespons kondisi maupun kendaraan yang berada di depannya. 

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar pun mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mempertimbangkan menghentikan perjalanan sementara apabila kondisi abu vulkanik semakin tebal dan mengganggu jarak pandang. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) - Guna memastikan kualitas pengerjaan infrastruktur daerah di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, publik diimbau aktif memantau pelaksanaan proyek di lapangan. Pengawasan ini dinilai penting untuk mencegah dugaan praktik kecurangan oleh oknum kontraktor yang berpotensi mengurangi spesifikasi teknis pengerjaan.

Berdasarkan data hingga September 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu telah merealisasikan sebanyak 613 paket/kegiatan. Proyek tersebut mencakup pekerjaan konstruksi serta konsultansi dengan total anggaran mencapai Rp285.302.749.988 (Dua ratus delapan puluh lima miliar tiga ratus dua juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu sembilan ratus delapan puluh delapan rupiah) yang bersumber dari APBD TA 2026 sejak awal Januari lalu. Pekerjaan konstruksi ini terbagi ke dalam beberapa bidang, di antaranya Tata Bangunan, Jalan & Jembatan, serta Prasarana Sumber Daya Air (PSDA).

Sebelumnya, " bocor alus" dari sejumlah pemenang tender yang mengaku mendapatkan paket proyek DPUPR Indramayu. Muncul dugaan bahwa paket-paket pekerjaan tersebut telah "dikondisikan" jauh sebelum pengumuman pemenang resmi.

Lebih lanjut, menelusuri kabar tersebut, Tim Investigasi e-satu.com berfokus pada analisis data penyedia jasa. Dari hasil penelusuran di portal pengadaan resmi seperti LPSE Kabupaten Indramayu dan platform terkait, ditemukan puluhan perusahaan penyedia jasa yang mendominasi raihan paket pekerjaan infrastruktur APBD 2026 di Kabupaten Indramayu.

Hasil penelusuran kini ditemukan perusahaan penyedia jasa konstruksi dan konsultasi yang memperoleh kegiatan  dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu diantaranya sebagai berikut :



• Perusahaan Konstruksi :


- CV . Ganendra Dirandra   sebanyak 7 paket   meliputi:
1. Normalisasi Saluran Pembuang Blok Tulang Bawang Desa Patrol senilai Rp199,6 juta
2. Rehabilitasi Jalan Budi Utomo Rp399,6 juta
3. Normalisasi Saluran Pembuang Desa Curug Kec. Kandanghaur Rp199,4 juta.
4. Rehabilitasi Jalan Desa Sukadadi Blok Jembret Kec. Arahan Rp399,6 juta.
5. Rehabilitasi Jalan Desa Babakanjaya 3 Kec. Gabuswetan Rp199,7 juta.
6.Rehabilitasi Jalan Desa Rancajawat Kec. Tukdana (Pembangunan TPT) Rp199,6.

- PT Putri Pringga Baya  memperoleh 2 paket dengan nilai jumbo meliputi:

1.  Rekonstruksi Jalan Srengseng - Kapringan ( Tender Ulang) senilai Rp 4, 405  M.
2. Rekonstruksi Jalan Temiyang - Sp.Pejanten senilai Rp4,77 M.

- CV.  Gerald Putra Pratama sebanyak 2 paket meliputi:
1. Normalisasi Sungai Wilayah 4 senilai Rp298 juta
2.  Rekonstruksi Jalan Sukra-Wanguk Rp2,29 M

- CV Wiratha Jasa sebanyak  5 paket meliputi:
1. Normalisasi Saluran Pembuang Kesepat Desa Majasih Kec. Sliyeg Rp198,3 juta.
2. Normalisasi Saluran Pembuang Kali Pasir  Desa  Pranggong Kecamatan Arahan Rp198,42 juta.
3. Normalisasi Saluran Pembuang Bugel  Kecamatan Patrol Rp398,47 juta
4. Normalisasi Saluran Pembuang  Jerukan Desa Pranti  Kec. Kandanghaur Rp198,28 juta.
5. Normalisasi Saluran Pembuang Desa Sumbermulya Kec. Haurgeulis Rp198,27 juta.

- CV. Garis Tangan sebanyak 6 paket meliputi:
1. Rehabilitasi Jalan Desa Ilir Kec. Kandanghaur senilai Rp397,89 juta.
2. Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Paoman Kec. Indramayu senilai Rp198,4 juta.
3. Rehabilitasi Jalan Desa 6 senilai Rp397,6 juta.
4. Rehabilitasi Jalan Desa Limbangan Kec. Juntinyuat (Pembangunan TPT) senilai Rp198,85 juta.
5. Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Dukuh Tengah Kec. Karangampel senilai Rp198,78 juta.
6. Rehabilitasi Jalan Desa Lelea Kec. Lelea  Senilai Rp198,73 juta.

-  CV Hikmah Terang (HK)  sebanyak 3 paket meliputi:
1.  Rekonstruksi Jalan Sp. Druntenwetan - Kedungdawa Rp2,9 M
2.  Rekonstruksi Jalan Sekarmulya - Rancamulya Rp4,36 M.
3.  Penggantian Jembatan Desa Bongas  Rp765,01 juta.

-  CV Lina Putri (HK)  sebanyak 3 paket meliputi:
1. Pemeliharaan Jalan 5  Rp399,15 juta
2. Normalisasi Saluran Pembuang Ceblok  Tender Ulang Rp2,25 M .
3. Rehabilitasi Jalan Desa Cemara Kec. Cantigi Rp955, 98 juta.

-  CV.Vanly  (IDS) sebanyak 5 paket meliputi:
1. Normalisasi Saluran Pembuang Kalen Demang Desa Jumbleng Rp399,67 juta.
2. Normalisasi Saluran Pembuang Desa Cibereng Kec. Terisi Rp199,7 juta.
3. Normalisasi Saluran Pembuang Pararel Jalan Pertamina Desa Kiajaran Wetan Rp399,67 juta.
  4. Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Jambak Kec. Cikedung Rp199,5 juta.
5. Rehabilitasi Jalan Desa Haurgeulis Kec. Haurgeulis Rp398,8 juta.

-  CV. Citra Ardila Kusuma sebanyak 4 paket meliputi:
1. Normalisasi Saluran Pembuang Desa Larangan Jambe Kec. Kertasemaya Rp198,48 juta
2. Normalisasi Saluran Pembuang Desa Karanganyar Kec. Kandanghaur Rp198,47 juta.
3. Rehabilitasi Jalan Desa Bojongslawi Kec. Lohbener Rp396,9 juta.
4. Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Muntur Kec. Losarang Rp198,6 juta.

- CV. Generasi Muda Karya
1. Rekonstruksi Jalan SP. Gadingan - Segeran senilai  Rp1,93 M
2.  Rekonstruksi Jalan  Cikamurang- Kroya senilai Rp1, 43 M
3.  Rehabilitasi Jalan Lingkungan Desa Sumbermulya Kec. Haurgeulis senilai Rp197,77 juta.
4.  Pembelian  Karung untuk penanganan banjir Rp50,47 juta.
5. Belanja Bahan Bangunan dan Konstruksi Jalan 1 (UPTD PUPR Wilayah Losarang) Rp194,8 juta.

- CV Elvirza Karya Utama dengan 4 paket nya   meliputi :

1. Rekonstruksi Jalan Karangampel - Juntikebon senilai 1,45 M.
2.  Rehabilitasi Pintu Air Wilayah I  senilai Rp198,64 juta.
3. Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Srengseng  Kec. Krangkeng senilai Rp199,2 juta
4. Rehabilitasi Embung Tugu  Kidul Kecamatan Sliyeg ( Tender Ulang) senilai Rp957,4 juta.

- CV Eka Pratama Jaya dengan memperoleh sebanyak 4 paket kegiatan meliputi:

1. Rekonstruksi Jalan Sidodadi Mekarjati Rp2,81 M.
2. Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Jatisawit  Kec. Jatibarang Rp198,8 juta.
3.  Pembangunan Jembatan Leuwigede (RJ Lohbener - Jatibarang) Rp397,5 juta.
4. Rehabilitasi Jalan Desa Wanantara Kec. Sindang Rp672,7 M.


- CV.  Tri Bajra Sena  dengan 2 paket di DPUPR Kabupaten Indramayu meliputi:

1. Pemeliharaan Jembatan 2 senilai Rp397,55 juta.
2. Rehabilitasi Jalan Desa Tugu Kec. Sliyeg 2  (Pembuatan TPT) senilai Rp198.75 juta.

- CV Lima Basudara  sebanyak 4 paket meliputi:
1. Rekonstruksi Jalan Gunung Sari - Ujung Gebang (tender ulang) senilai Rp1,87 M.
2. Rehabilitasi Jalan Ir . Juanda senilai Rp2,9 M.
3. Rehabilitasi Jalan Desa 8  senilai Rp396, 89 juta.
4. Rehabilitasi Jalan 9 senilai Rp 397,87 juta .

- CV. Rifqi Firdaus memperoleh sebanyak 6 paket kegiatan meliputi:

1. Rehabilitasi Jembatan Desa Manggungan Blok Sawah Cibuaya Kec. Terisi Rp395,02 juta.
2. Penggantian Jembatan Sawal (RJ Haurgeulis - Gantar) Rp 766,03 juta.
3. Pembangunan Jembatan Situraja (RJ Baleraja - Kiarakurung) Rp766 juta.
4. Rehabilitasi Jalan Desa Baleraja Kec. Gantar Rp398,57 juta.
5. Rehabilitasi Pintu Air Desa Gelarmendala Kec. Balongan Rp197,9 juta.
6. Rehabililtasi Jalan Desa Bantarwaru 2 Kec. Gantar senilai Rp398,67 juta.


- CV. Dua Garis Biru sebanyak 2 paket kegiatan meliputi:
1. Rehabilitasi Jembatan Pendil Keli (Rj Jatimulya - Cikedung) senilai Rp 1,43 M
2. Pembangunan Jembatan Desa Babadan Kec. Sindang  senilai Rp1,37 M.
-  CV.Surya Agung Wijaya ( Majalengka) sebanyak 2 paket kegiatan meliputi:
1. Rehabilitasi Jalan Bondan - Kedungdongkal senilai Rp1,43 M.
2. Rehabilitasi Jalan  Desa Beduyut Kec. Bangodua senilai Rp 1,41 M.

- CV. Arthur Construction memperoleh sebanyak 4 paket meliputi:

1. Rehabilitasi Jalan Desa Kapringan 3 Kec. Krangkeng Rp398,53 juta.
2. Rehabilitasi Jalan Desa Penyindangan Kulon Kec. Sindang senilai Rp198,79 juta.
3. Penanganan Tanggul kritis Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur Rp247,97 juta.
4. Pemeliharaan Jalan Bojongsari Rp386,2 juta.

- CV Intan Berlian dengan torehan sebanyak 2 paket meliputi:

1. Rehabilitasi Gedung Juang ( Lanjutan) senilai Rp396,95 juta .
2. Rehabilitasi Jembatan Desa Cemara  Blok  Bong Senilai Rp1,19 M.
- CV Rogo Teknik Memperoleh empat paket meliputi:
1.  Normalisasi Jaringan Irigasi Daerah Sumbermas  senilai Rp4. 789. 237. 406.
2.Normalisasi Embung Telukagung, Kecamatan Indramayu, senilai Rp397.611.339,45.
3. Normalisasi Pembuang Desa Cangkring 2, Kecamatan Cantigi, senilai Rp198.479.150,06.
4. Normalisasi Saluran Pembuang Prawira Kepolo, senilai Rp397.917.305,03.
5.Normalisasi Saluran Pembuang Rambatan Lama, Desa Cidempet, senilai Rp397.872.334,56.

- CV. Mugi Langgeng  Sebanyak  4 paket meliputi:
1. Penataan Halaman Kantor UPTD Karangampel Rp396,9 juta
2. Rehabilitasi Jembatan Desa Juntikebon Rp394,9 juta.
3. Rehabilitasi Jembatan Desa 5 Rp396,4 juta.
4. Rehabilitasi Jembatan Desa Ilir (Lanjutan) senilai Rp396,33 juta.

- Adiloka Khatulistiwa sebanyak 3 paket kegiatan meliputi:

1. Peningkatan Jaringan Daerah Irigasi Sangkep senilai Rp2,87 M
2. Peningkatan Jaringan Irigasi Legeh Rp4,83 M
3. Rehabilitasi Jalan Desa Tegalwirangrong Rp398,65 juta.

***Perusahaan Konsultan :

1. PT. Niskala Jayadi Buana sebanyak 3 paket meliputi:

-  Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Kertajaya - Cipedang & Kembar Pabean Ilir - Totoran senilai  Rp. 54.943.002.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Kenanga - Rambatan & Trisi- Tugu senilai Rp. 54.966.090.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Kedaton - Purwajaya senilai Rp. 54.967.200.

2. PT . Mugi Wara  Consultant sebanyak  5 paket pengawasan meliputi:

- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Sp. Sudikampiran - Gadingan senilai Rp. 54.860.640.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Sp. Druntenwetan - Kedungdawa senilai Rp. 54.927.240.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan SP. Balongan - Kalimanggis & Juntinyuat - Pondoh senilai Rp. 54.893.940.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Curug - Bangodua senilai Rp. 54.915.030.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Ampera senilai Rp. 54.951.105.

3. CV Adyatama Karya Abadi memperoleh 5 paket pengawasan serta 3 paket penyusunan Rencana Teknis meliputi:
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Sp. Gadingan - Segeran & Juntikebon - Sp. Segeran senilai Rp54.644.190.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Rancajawat - Sukaperna senilai Rp. 54.705.240.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan SP. Bencirong - Luwunggesik & Karangampel - Juntikebon senilai Rp. 54.638.640.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Panyingkiran - Cantigi kulon & Pasekan - Karanganyar senilai Rp. 54.927.240.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Pringgacala - Kalianyar senilai Rp. 54.705.240.
- Penyusunan Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup untuk Konstruksi Bendungan, Embung, dan Bangunan Penampung Air Lainnya Wilayah III senilai Rp. 84.405.510.
- Penyusunan Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup untuk Konstruksi Bendungan, Embung, dan Bangunan Penampung Air Lainnya Wilayah II senilai Rp84.386.640.
- Penyusunan Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup untuk Konstruksi Bendungan, Embung, dan Bangunan Penampung Air Lainnya Wilayah I senilai Rp84.367.770.

4. CV. Insani Cipta Diarancana
-  Paket  UKL/UPL Jalan senilai Rp98,4 juta
-   Pengawasan Konstruksi  Peningkatan Jaringan Irigasi senilai Rp51.351.042
- Penyusunan Rencana Teknis  dan Dokumentasi Lingkungan Hidup untuk konstruksi Irigasi  dan Rawa Wilayah I senilai Rp84.426.600

5 . PT. Argha Wijaya Teknik  sebanyak 9 paket meliputi:
- Penyusunan Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup untuk Konstruksi Irigasi dan Rawa Wilayah II senilai Rp. 84.403.290.
- Penyusunan Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup untuk Konstruksi Bendungan, Embung, dan Bangunan Penampung Air Lainnya Wilayah IV senilai Rp. 84.403.290.
- DED Ruas Jalan Pabean Ilir - Totoran senilai Rp. 99.345.000
- Penyusunan Pola Rencana Pengelolaan Rencana SDA DI Kabupaten I senilai Rp. 67.210.500.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Sidodadi Mekarjati senilai Rp. 54.723.000.
- Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Sukamelang - Sp Kedokangabus & Sukra - Wanguk senilai Rp. 54.723.000.
- Pengawasan Konstruksi Peningkatan Jaringan Daerah Irigasi Niwo senilai Rp. 98.817.750.
- Pengawasan Konstruksi Peningkatan Jaringan Daerah Irigasi Legeh senilai Rp. 98.930.970.
- Pengawasan Teknis Rehabilitasi Jalan Bantarhuni - Gantar senilai  Rp. 54.723.000.


Publik  berharap dalam  proses pekerjaan  dilakukan pengawasan secara maksimal  dari Inspektorat maupun Aparat Penegak Hukum dari Kejaksaan serta  Kepolisian. 

Sekedar mengingatkan bahwa informasi terkait daftar kegiatan  masih bisa bertambah seiring dengan masih berjalannya proses pengadaan hingga akhir tahun 2026.


   
Penulis: Tri Hadi
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Semangat kebersamaan dan kebersatuan warga terasa kuat dalam Festival Serabi Merah Putih yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon pada Sabtu, 5 September 2026. Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan kemerdekaan secara bersama-sama.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir ditemani oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman. Kehadiran mereka semakin memeriahkan acara ini yang diikuti dengan antusias oleh masyarakat Kecamatan Kesambi.

Tahun ini, Festival Serabi Merah Putih diadakan untuk yang kedua kalinya. Berbeda dari tahun lalu, antusiasme masyarakat tampak semakin meningkat. Warga dari berbagai lapisan turut serta hadir dan terlibat dalam rangkaian kegiatan, termasuk lomba gerak jalan indah yang diadakan pada pagi hari.

Bagi Wali Kota, acara ini bukan hanya sekadar perayaan untuk memperingati kemerdekaan. Lebih dari itu, Festival Serabi Merah Putih mencerminkan bagaimana kebersamaan masyarakat bisa berkembang melalui kegiatan sederhana yang melibatkan banyak orang.


“Alhamdulillah, rangkaian acaranya luar biasa. Saya sampai teringat masa kecil dulu. Di sini terlihat bagaimana masyarakat bisa berkumpul, guyub dan kompak. Walaupun ada yang sudah sepuh, ada PKK, semuanya tetap semangat. Ini yang harus kita jaga,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Kecamatan Kesambi juga terlihat dalam pelaksanaan gerak jalan indah. Ia bahkan menyebut Kecamatan Kesambi sebagai salah satu pelopor kegiatan tersebut di Kota Cirebon.

“Pelopor gerak jalan indah ada di Kecamatan Kesambi. Saya berharap kecamatan-kecamatan lainnya bisa mengikuti jejak baik ini. Karena yang kita bangun bukan hanya kegiatan, tetapi kebahagiaan anak-anak bersama orang tuanya, kebersamaan dan kekompakan,” katanya.

Wali Kota menilai ketiga hal tersebut, yakni kebahagiaan, kebersamaan, dan kekompakan merupakan modal penting dalam membangun Kota Cirebon. Menurutnya, pemerintah akan lebih mudah menjalankan berbagai program pembangunan ketika mendapat dukungan dan keterlibatan masyarakat.


Atas dasar itu, Wali Kota meminta Sekretaris Daerah bersama perangkat daerah terkait untuk mulai menyiapkan konsep lomba gerak jalan indah tingkat Kota Cirebon. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang mempertemukan masyarakat dari seluruh kecamatan.

“Nanti saya berharap Pak Sekda membuat rencana untuk lomba gerak jalan indah se-Kota Cirebon. Bisa dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Cirebon, peringatan kemerdekaan, atau momentum lainnya. Yang penting, kita tunjukkan bahwa Kota Cirebon ini bersatu,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi Kecamatan Kesambi yang kembali menggelar Festival Serabi Merah Putih. Menurut Wali Kota kegiatan tahun kedua ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Ini sudah kedua kalinya saya hadir di Festival Serabi Kecamatan Kesambi. Tahun ini masyarakat yang hadir lebih banyak daripada tahun kemarin. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu semuanya. Kita jaga terus kebersamaan ini,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Kesambi, Eko Budiyanto menyampaikan rasa haru sekaligus terima kasih atas tingginya antusiasme masyarakat dalam Festival Serabi Merah Putih jilid kedua.

“Saya sangat terharu melihat antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa dalam mengikuti Serabi Merah Putih. Kegiatan ini kami laksanakan sekaligus untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, sehingga kami mengambil tema Serabi Merah Putih,” ujar Eko.


Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pagi dengan pelaksanaan lomba gerak jalan indah. Kegiatan tersebut dilepas oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo dan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati dengan rute yang melibatkan masyarakat di wilayah Kecamatan Kesambi.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. Ini tentu berkat dukungan masyarakat dan seluruh pihak yang ikut membantu,” katanya.

Eko mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk ikut menjaga ketertiban sekaligus menikmati serabi yang telah disiapkan panitia. Serabi dengan nuansa merah dan putih tersebut dibagikan kepada masyarakat untuk kemudian disantap bersama Wali Kota dan Sekretaris Daerah.

“Serabi ini kita makan bersama-sama. Saya ingin seluruh masyarakat yang hadir mendapatkan bagian, karena inti dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kita berkumpul, berbagi dan merayakan kemerdekaan bersama,” pungkasnya.
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) - Pelaksanaan Rehabilitasi Jembatan  2  wilayah Lohbener Kabupaten Indramayu Jawa Barat diduga kuat tak  sesuai dengan rencana kerja  dan syarat -syarat (RKS) yang ditentukan. 

Anggaran ratusan juta rupiah dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu kini tak diterapkan sebagaimana mestinya, diantaranya yakni pada metode pelaksanaan serta  penggunaan material yang diduga tak sesuai dengan spesifikasi.

Informasi ini dihimpun pada, Sabtu (05/09/2026) dari narasumber yang mengeluhkan proses pelaksanaan pekerjaan tersebut. 

Berdasarkan keterangan dari Narasumber yang minta dirahasiakan namannya  mengungkapkan,  pelaksanaan pekerjaan dimulai tak sesuai dengan pedoman dalam RKS  hal ini diketahui pada saat proses pembuatan adukan semen dan pasir dilakukan cara manual serta tak menempatkan K3 yang jelas bahwa itu juga dituangkan dalam dokumen SMK3 ditandatangani oleh pihak kontraktor serta pelaksana dilapangan.

" Sejumlah pekerja justru mengaduk semen dan pasir secara manual dengan cangkul, kan menurut pendoman itu tidak diperkenankan," ungkapnya.

Tak hanya  itu juga narasumber mengungkapkan bahwa adanya material besi untuk tahanan pondasi beton yang di duga mengunakan barang bekas pakai.   " Kalau dari pondasi saja  menggunakan material bekas kira khawatir  jembatan ini tidak bertahan lama, ini pakai uang rakyat, jangan  sampai baru digunakan sebentar sudah rusak, " cetusnya.

Proses pekerjaan dalam hal ini menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu untuk menelusuri serta mengecek langsung kondisi lapangan guna memastikan keluhan masyarakat bisa tersalurkan.

Proyek yang menyedot anggaran APBD Kabupaten Indramayu Tahun 2026 sebesar Rp397,55 juta ini dikerjakan oleh CV Tri Bajra Sena melalui skema penunjukan langsung di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu. Namun, penelusuran di lapangan mengungkap indikasi kuat terjadinya penyimpangan teknis dari Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS).


** Spanduk K3 Hanya Formalitas

Keberadaan  spanduk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang jelas terpampang hanya menjadi formalitas dengan fakta dilapangan para pekerja dibiarkan tanpa  perlengkapan Safety.

Menanggapi hal itu Hasto Kristianto, S.H.,  pengamat hukum dan konstruksi, menilai temuan ini mengindikasikan lemahnya fungsi pengawasan dari dinas terkait. Menurutnya, dokumen SMK3 dan keberadaan Tenaga Ahli K3 kerap hanya dijadikan formalitas "pinjam nama" demi meloloskan berkas administrasi dan memenangi paket pekerjaan..

" Ini yang harus dilakukan pembenahan, kan dalam proyek ada ahli teknik serta ahli K3 kemana mereka jangan sampai mereka hanya sebatas dipinjamkan sertifikat atau ijazahnya hanya untuk kepentingan pekerjaan saja. Sedangkan orangnya entah kemana keberadaannya, ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, Praktik pengadukan material secara manual juga memicu ancaman serius terhadap mutu pekerjaan. Dalam dokumen RKS, pencampuran material diwajibkan menggunakan mesin pengaduk (molen) untuk menjamin kerapatan dan komposisi yang presisi. Pengadukan manual rentan menghasilkan takaran yang spekulatif.


" Kalau untuk adukan manual apakah pekerja memahami berapa perbandingan yang sesuai antara campuran semen dan pasir nya ? Kalau misal untuk pembuatan adukan beton berapa juta kebutuhan splitnya ? Ini yang harus dipertanyakan, " terangnya.


" Kemudian, Kemana peran konsultan pengawas yang bertugas melakukan checklist di lapangan? Kenapa penyimpangan sedemikian fatal bisa lolos?"  Imbuhnya.

Upaya konfirmasi telah dilayangkan kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu untuk meminta penjelasan terkait lemahnya pengawasan serta dugaan pembiaran penyimpangan spesifikasi teknis ini. Tim redaksi juga berupaya menghubungi CV Tri Bajra Sena melalui nomor kontak yang tercantum dalam Sertifikat Badan Usaha (SBU) perusahaan.

Namun, nomor telepon kontraktor pelaksana tersebut diketahui sudah tidak aktif. Hingga berita ini diturunkan, baik pihak Dinas PUPR Indramayu maupun CV Tri Bajra Sena belum memberikan jawaban atas permintaan konfirmasi yang dikirimkan.  (TKH)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top