Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif
E satu.com (Bekasi) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II menggelar kegiatan Pajak Bertutur 2026 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Huda, Bekasi. Sebanyak 100 siswa kelas VII hingga IX mengikuti kegiatan edukasi pajak tersebut.
Kegiatan mengusung tema "Pajak Kita, Energi Generasi Juara" dengan tagline "Pajak Bertutur 2026: Sehari Mengenal, Selamanya Bangga". Para siswa diajak mengenal peran pajak dalam kehidupan bernegara melalui pembelajaran yang dikemas secara interaktif.
Kegiatan dibuka Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Barat II, Eko Radnadi Susetio.
Eko mengatakan, pemahaman mengenai pajak perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini. Hal itu penting agar para pelajar memahami bahwa pembangunan dan berbagai layanan publik tidak terlepas dari kontribusi pajak.
"Melalui kegiatan Pajak Bertutur, kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa bahwa berbagai fasilitas dan layanan publik yang mereka rasakan tidak terlepas dari kontribusi pajak," kata Eko, kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).
Kepala MTs Miftahul Huda, Maimunah Ahfas, menyambut baik kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran pegawai DJP sebagai guru tamu memberikan pengalaman belajar berbeda bagi para siswa.
"Kami berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan Pajak Bertutur. Para siswa sangat antusias mengikuti kelas tamu seperti ini karena memperoleh pengetahuan baru di luar pembelajaran rutin di sekolah," ujar Maimunah.
Dalam kegiatan itu, siswa diperkenalkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) beserta fungsinya dalam membiayai kebutuhan negara dan pembangunan.
Mereka juga mendapatkan materi mengenai administrasi perpajakan serta perbedaan pajak pusat dan pajak daerah.
Pegawai Kanwil DJP Jawa Barat II turut menjelaskan keterkaitan pajak dengan sektor pendidikan. Sesuai amanat peraturan perundang-undangan, anggaran pendidikan dialokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN.
Pada 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 757,8 triliun.
Para siswa kemudian diajak memahami bahwa pajak memiliki kaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Mulai dari penyediaan fasilitas pendidikan, pembangunan sekolah, pembiayaan tenaga pendidik hingga sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain kegiatan tatap muka di sekolah, para peserta juga mengikuti sesi "Direktur Jenderal Pajak Menyapa" yang digelar Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak secara daring melalui Zoom Cloud Meeting.
Dalam rangkaian Pajak Bertutur 2026, DJP juga memberikan Edu Tax Award sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang dinilai aktif dalam Program Inklusi Kesadaran Pajak.
Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah unsur yang berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran pajak, mulai dari kementerian, lembaga, asosiasi, profesional, praktisi, satuan pendidikan, tenaga pendidik hingga pihak lainnya.
Melalui kegiatan Pajak Bertutur 2026, Kanwil DJP Jawa Barat II berharap pelajar tidak hanya mengenal pajak sebagai kewajiban ketika dewasa.
Lebih dari itu, mereka diharapkan memahami pajak sebagai bentuk gotong royong masyarakat dalam membiayai pembangunan dan mewujudkan masa depan Indonesia. (Wandi)


.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)











.webp)









