Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif
KRI Teluk Cirebon Berlayar Bersama Berbagai Lapisan Masyarakat
E satu.com (Cirebon) - KRI Teluk Cirebon Bersama Ratusan peserta Joy Sailing kagumi kegagahan KRI Teluk Cirebon saat berlayar di laut Jawa Kamis (12/12/2019).

Joy Sailing yang digelar Pangkalan TNI Angkata Laut (Lanal) Cirebon diikuti ratusan peserta dari pelajar, mahasiswa, pramuka saka bahari hingga tokoh masyarakat dan Forum Pimpinan Daerah Kota Cirebon.

Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Agung Nugroho mengatakan, Joy sailing atau pelayaran merupakan bagian dari program pelatihan bela negara yang dilaksanakan Lanal Cirebon.

Peserta Joy Sailing dapat merasakan senssasi berlayar di laut Jawa dengan mengunakan KRI Teluk Cirebon. Hal ini dapat meningkatkan rasa cinta tanah air bagi warga.

"Tujuan utamanya adalah untuk menanamkan semangat cinta tanah air, sekaligus mengenalkan kekuatan pertahanan milik TNI AL. Sehingga diharapkan mereka semakin cinta dan bangga menjadi warga negara Indonesia,” ujar Agung

KRI Teluk Cirebon Berlayar Bersama Berbagai Lapisan MasyarakatAgung menambahkan peserta Joy Sailing tampak menikmati pelayaran selama sekitar 3 jam tersebut. Selain itu, peserta juga dikenalkan berbagai hal mengenai seluk beluk kapal perang buatan Jerman Timur tahun 1979 itu.

"Peserta sangat menikmati perjalanan, walau hanya tiga jam dan menjadi edukasi dengan mengenal seluk beluk KRI Teluk Cirebon," ujar Agung

Sementara salah satu peserta Yanto mengatakan perjalanan dengan mengunakan KRI Teluk Cirebon merupakan pengalaman pertama kali. Sehingga dirinya menyempatkan untuk ikut berlayar, walaupun kesehariannya sibuk.

“Saya sebenarnya sangat sibuk hari ini. Tetapi ini kesempatan yang sangat jarang, makanya saya tetap berangkat. Dan ternyata memang benar, kita harus bersyukur dengan bangga dengan apa yang dimiliki TNI AL saat ini,” ucap Yanto.

KRI Teluk Cirebon Berlayar Bersama Berbagai Lapisan MasyarakatSelama perjalanan, peserta yang berkumpul di geladak utama mengabadikan momen tersebut dengan berfoto. Mereka mengaku terkesan karena suasana kapal berbeda dari yang dibayangkan.

Joy Sailing Lanal Cirebon merupakan rangkaian bela negara di hari armada tahun 2019, juga mengelar open ship  selama tiga hari dari serta pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL.(Pgh)


Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif
Astra Infra Toll Road Cipali Siap Layani Masyarakat Di Libur natal 2019 Dan Tahun Baru 2020
E satu.com  ( Subang) -  Menghadapi libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Infra tol Cipali) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan operasional, infrastruktur maupun pendukung transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan 24 jam.

Hal tersebut diungkapkan Krist Ade Sudiyono  selaku CEO Toll Road Business Group kepada sejumlah wartawan pada Kamis (12/12/19) dalam sesi Media Gathering Di Kantor ASTRA Infra Toll Road di Subang. “Kondisi jalur dan marka jalan Ruas Tol Cikopo-Palimanan semuanya dalam kondisi baik.

Astra Infra Toll Road Cipali Siap Layani Masyarakat Di Libur natal 2019 Dan Tahun Baru 2020Dapat kami pastikan semua jalur tetap bisa dilalui dengan lancar, aman dan nyaman,” ungkap Ade. Dijelaskan Ade, jika pada libur Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru) ini arus lalu lintas diprediksi mengalami peningkatan, namun tidak begitu signifikan jika dibandingkan lonjakan kendaraan pada libur Lebaran. Adapun lalu lintas harian rata-rata di Tol Cikopo-Palimanan Merak pada libur kali ini diprediksi mencapai 85 ribuan kendaraan per hari atau naik 9.6% dibanding libur Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya. “Puncak arus lalu lintas libur Natal akan terjadi pada 21 Desember 2019.

Sedangkan puncak arus balik diprediksi pada tanggal 1 Januari 2019,” jelasnya.
Astra Infra Toll Road Cipali Siap Layani Masyarakat Di Libur natal 2019 Dan Tahun Baru 2020Ade menambahkan, kelancaran saat liburan ini juga di dukung Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan  yang mengeluarkan peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat Tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pembatasan Pengoperasian Mobil Barang pada Masa Angkutan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020. “Pembatasan operasional bagi kendaraan barang ini berlaku pada periode Natal 2019, mulai tanggal 20-21 Desember 2019, dilanjutkan pada tanggal 25 Desember 2019 serta periode Libur Tahun Baru 2020, mulai 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020,” paparnya.

Meski demikian, lanjut Ade, ASTRA Infra tol Cipali juga tetap mengantisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan dengan menyiapkan manajemen lalu lintas. “Manajemen lalu lintas tersebut bersifat situasional, karena lonjakan arus kendaraan pada libur panjang kali ini diprediksi tidak terlalu signifikan,” pungkasnya.( pgh)
Media Online di Cirebon Yang Inofatif dan Insipiratif
Suluh Nusantara  Miniatur Pluralisme Di Indonesia
E satu.com  ( Cirebon) -  Konser besar  Kebhinekaan Suluh Nusantara yang akan digelar pada Sabtu 14 Desember 2019 di Pelabuhan Muara Jati akan menyajikan penampilan kolosal dan melibatkan kesenian tradisi maupun modern yang tengah berkembang di masyarakat.

Adapun dalam konser kebhinekaan tersebut akan melibatkan 1865 pelajar Santa Maria dan Seniman Nusantara, namun juga melibatkan seniman dari Kota Cirebon, dan Komunitas Seni di Kota Cirebon. Suguhan yang tidak hanya bertujuan menghasilkan citraan, tapi juga menginspirasi kehidupan berbangsa dan kemanusiaan dalam mengukuhkan warisan nilai-nilai leluhur sebagai sumber motivasi nilai nilai kebangsaan.

Sutradara Konser Kebhinekaan Suluh Nusantara Dedi Kampleng atau sering di panggil AA kampleng menyampaikan, pemilihan Pelabuhan menjadi venue konser karena tempat ini erat kaitannya dengan sejarah baik Cirebon maupun nusantara.

“Pelabuhan Muara Jati Cirebon yang ditandai dengan berdirinya menara pelabuhan pada tahun 1865, menjadi simbolisasi. Pelabuhan Muara Jati merupakan pendaratan pertama berbagai peradaban, kebudayaan, yang merekah di masyarakat sejak tahun pertama pelabuhan ini berdiri, dengan ornamen keagamaan, kesukuan dan lainnya yang membuka peradaban baru bagi masyarakat Cirebon, menjadi simbol masyarakat yang tampil dengan keterbukaan,” ujarnya saat konferensi pers di Cirebon, Kamis (12/12/19).

Dedi Kampleng menjelaskan, salah satu yang krusial dalam proses penciptaan pergelaran ini adalah menanamkan nilai – nilai kebhinekaan kepada 1865 pelajar Santa Maria dan seluruh kru yang terlibat dalam proses penggarapan Konser Kebhinekaan ini.

“Konser ini akan menggabungkan nilai-nilai akademis dalam memahami kebhinekaan yang semestinya dinikmati dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Konser Kebhinekaan yang disutradarai oleh Dedi Kampleng dengan Naskah karya Sr. Albertine, O.P. merupakan kerja kolektif kolaborasi bersama 1865 pelajar Santa Maria dan Seniman Nusantara. Untuk mewartakan indahnya kebersamaan, kedamaian, dan keutuhan umat manusia, dengan menampilkan penampilan kolosal dan melibatkan kesenian tradisi maupun modern yang tengah berkembang di masyarakat.

“Kita adalah bangsa yang besar kita ingin tidak boleh ada perbedaan menjadi satu alasan untuk tidak bersatu padu membangun sebuah bangsa yang besar,” ujar Dr. Albertine, O.P.

Tergerak dari proses pendidikan di Yayasan Santo Dominikus Cabang Cirebon, kemudian pergelaran ini bertujuan menjadi wahana ekspresi dan apresiasi kebudayaan, kebhinekaan dan kebangsaan. Dengan sebuah totalitas penampilan, yang tergerak dalam Konser Kebhinekaan ini juga menampilkan konligurasi musical, memadukan seluruh olah gerak dan bahasa, bunyi benda-benda, serta simbol-simbol sosial lainya.

“Konser Ini akan memberikan suatu keindahan perbedaan yang ada di Indonesia,” pungkasnya dan menjadi Miniatur Pluralisme di Negara Republik Indonesia. (Pgh)