Articles by "Politik"
Showing posts with label Politik. Show all posts
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Fenomena warga Kota Cirebon yang berbondong-bondong mendatangi kantor kelurahan, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), hingga Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mempertanyakan status desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian DPRD Kota Cirebon.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menilai banyaknya masyarakat yang mempertanyakan status desil karena dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Cirebon.

Menurut Rinna, persoalan tersebut tidak semata-mata mengenai keinginan masyarakat untuk mendapatkan desil yang lebih rendah. Fenomena itu juga menunjukkan adanya pertanyaan mengenai akurasi data sosial ekonomi yang menjadi dasar berbagai kebijakan pemerintah.

“Meningkatnya warga Kota Cirebon yang mendatangi kelurahan, Dinsos, Disdukcapil maupun BPS karena merasa status desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya harus dibaca sebagai alarm serius bagi pemerintah daerah,” kata Rinna pada Rabu (16/9/26).

Politisi PAN tersebut menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya memberikan penjelasan bahwa proses pemutakhiran data tidak secara otomatis membuat status desil seseorang turun.

Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan data yang digunakan dalam menentukan desil benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat.

Rinna memahami bahwa desil merupakan hasil pengolahan data menggunakan metodologi tertentu sehingga perubahan status tidak bisa dilakukan hanya karena adanya pengajuan keberatan dari masyarakat.

Namun, ia meminta agar mekanisme tersebut tidak membuat masyarakat merasa hanya diminta menerima status yang muncul dalam sistem tanpa mendapatkan penjelasan yang memadai.

“Kalau data adalah dasar negara memberikan bantuan, perlindungan sosial, dan intervensi kebijakan, maka kesalahan data bukan persoalan kecil. Salah data bisa berarti salah sasaran dan berpotensi menghilangkan hak warga yang sebenarnya membutuhkan,” ujarnya.

Rinna meminta Pemkot Cirebon mengambil peran aktif dalam menangani berbagai pengaduan masyarakat terkait DTSEN.

Menurutnya, Dinsos, Disdukcapil, kecamatan, dan kelurahan harus memiliki kanal pengaduan serta mekanisme verifikasi yang jelas, cepat, dan terukur.

Setiap keberatan warga, kata dia, harus ditindaklanjuti melalui proses verifikasi dan pemutakhiran data berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

“Jangan sampai rakyat dipingpong dari kelurahan ke Dinsos, dari Dinsos ke BPS, sementara persoalan substantifnya tidak pernah selesai,” tegasnya.

Ia berharap DTSEN tidak hanya dipandang sebagai data nasional, tetapi juga mampu menjadi gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat di tingkat daerah, termasuk Kota Cirebon.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Rinna juga meminta Pemkot Cirebon menyampaikan data secara transparan mengenai pengaduan masyarakat terkait status desil.

Ia meminta pemerintah menjelaskan berapa jumlah warga yang telah mengajukan keberatan, berapa yang sudah diverifikasi, berapa yang mengalami perubahan status, serta berapa warga yang berpotensi kehilangan akses bantuan akibat ketidaktepatan data.

“Jangan jadikan kalimat ‘pemutakhiran tidak otomatis menurunkan desil’ sebagai tameng birokrasi. Yang dituntut masyarakat bukan sekadar penurunan desil, tetapi keadilan data,” kata Rinna.

Ia menambahkan, kualitas data menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah tepat sasaran.

“Sebab ketika data salah, kebijakan bisa salah. Dan ketika kebijakan salah sasaran, rakyatlah yang pertama kali menanggung akibatnya,” pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Cirebon.

Dua agenda tersebut digelar dalam satu rangkaian kegiatan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi PAN di Kota Cirebon.

Pelantikan pengurus DPC turut dihadiri Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah yang juga Sekretaris Fraksi PAN DPR RI serta Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti.

Ketua DPD PAN Kota Cirebon Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus persiapan menghadapi dinamika politik ke depan.


Menurut Aldyan, PAN tidak ingin membangun kedekatan dengan masyarakat hanya saat momentum pemilihan tiba.


Partai, kata dia, harus hadir di tengah masyarakat melalui persoalan-persoalan yang dihadapi dan menawarkan solusi.

"Oh tentu. Karena kita sebentar lagi akan masuk tahun politik, di mana identitas PAN yang selalu dibangun tidak menunggu ketika waktu pemilihan untuk terjun di masyarakat. Kami membangun identitas dan solusi," ujar Aldyan, usai kegiatan rakerda dan pelantikan di salah satu hotel di kota Cirebon, Minggu (6/9/2026).

Aldyan menyebut tantangan PAN ke depan cukup besar.

Salah satunya berkaitan dengan kepastian waktu pelaksanaan pemilu berikutnya, apakah akan berlangsung pada 2029 atau 2031 sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi.

Selain persoalan waktu pemilu, PAN Kota Cirebon juga menaruh perhatian terhadap pemilih muda, khususnya dari kalangan Generasi Z dan milenial.

Menurut Aldyan, secara nasional jumlah Gen Z dan generasi milenial mencapai sekitar 145 juta orang.

Meski belum memiliki data statistik Badan Pusat Statistik (BPS) khusus Kota Cirebon mengenai komposisi kedua kelompok tersebut, ia menilai karakter pemilih muda perlu dipahami dengan pendekatan berbeda.

"Gen Z dan milenial cenderung kritis dan lebih tertarik pada penyelesaian persoalan dibandingkan retorika politik. Karena itu pendekatannya harus lebih halus dan tidak selalu membawa pesan politik secara langsung," katanya.

Menurutnya, pendekatan kepada anak muda dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan sosial dan komunitas. Mulai dari kegiatan olahraga hingga bincang santai.

"Pendekatannya kita bisa melalui mini soccer, atau melalui event-event seperti lari, atau padel, atau sekadar ngopi dan bincang-bincang, tetapi tidak bermuara langsung ke politik," ujarnya.

Aldyan menilai, sebagian anak muda masih memiliki pandangan negatif terhadap politik.

Padahal, menurutnya, seluruh aspek kehidupan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari kebijakan politik.

"Artinya apa? Teman-teman Gen Z dan milenial kadang-kadang melihat politik itu macam-macam, hal yang tidak baik. Namun pada faktanya seluruh kehidupan, seluruh aspek kehidupan kita dipengaruhi oleh politik," katanya.

Ia menambahkan, strategi pendekatan kepada anak muda menjadi bagian dari upaya PAN membangun basis dukungan menjelang tahun politik. Aktivitas olahraga dan ruang diskusi santai dinilai dapat menjadi sarana untuk memperluas interaksi dengan kelompok pemilih muda.

Terkait target politik ke depan, Aldyan mengatakan PAN Kota Cirebon akan menggunakan perhitungan yang rasional dengan mempertimbangkan posisi partai saat ini.


"Target ke depan kalau menghitung secara rasional dengan posisi partai middle, kita di lima kursi," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadilla mengatakan pelantikan pengurus DPC dan pelaksanaan Rakerda menjadi bagian dari agenda konsolidasi PAN yang dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

"Hari ini konsolidasi dilakukan di Kota Cirebon dan Indramayu. Alhamdulillah, lima DPC sudah dilantik dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Rakerda," ujar Ivan.

Menurutnya, konsolidasi dilakukan untuk melengkapi struktur organisasi PAN hingga ke tingkat bawah. Setelah struktur di tingkat DPW, DPD dan DPC terbentuk, PAN akan melanjutkan pembentukan kepengurusan di tingkat ranting, rayon hingga subrayon.

"Intinya konsolidasi partai dan melengkapi struktur organisasi agar ke depan bisa bekerja lebih maksimal," kata Ivan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Q, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadilla, Ketua DPD PAN Kota Cirebon Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti, serta jajaran pengurus DPC PAN se-Kota Cirebon.

Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadilla mengatakan pelantikan pengurus DPC dan pelaksanaan Rakerda menjadi bagian dari agenda konsolidasi PAN yang dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.


"Hari ini konsolidasi dilakukan di Kota Cirebon dan Indramayu. Alhamdulillah, lima DPC sudah dilantik dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Rakerda," ujar Ivan, usai kegiatan rakerda dan pelantikan di salah satu hotel di kota Cirebon, Minggu (6/9/2026).


Menurutnya, konsolidasi dilakukan untuk melengkapi struktur organisasi PAN hingga ke tingkat bawah. Setelah struktur di tingkat DPW, DPD dan DPC terbentuk, PAN akan melanjutkan pembentukan kepengurusan di tingkat ranting, rayon hingga subrayon.

"Intinya konsolidasi partai dan melengkapi struktur organisasi agar ke depan bisa bekerja lebih maksimal," katanya.

Ivan menjelaskan, dalam setiap agenda konsolidasi, PAN terus menekankan tiga poin utama kepada seluruh kader. Salah satunya melalui slogan PAN, yakni 'Bantu Rakyat'.

"Kami mengajak seluruh kader untuk membantu rakyat sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tidak harus selalu berupa materi, tetapi juga bisa melalui advokasi dan membantu masyarakat mendapatkan akses program pemerintah," ujarnya.

Menurut Ivan, struktur organisasi yang lengkap menjadi modal penting bagi PAN dalam menjalankan program serta menghadapi agenda politik ke depan.

"Kami ingin seluruh struktur berjalan dengan baik dan semakin solid. Kesolidan menjadi salah satu kunci utama kemenangan partai," katanya.

PAN, lanjut Ivan, menargetkan seluruh kekuatan dan struktur partai dapat bergerak secara solid hingga ke tingkat bawah. Hal itu diharapkan mampu mendongkrak perolehan kursi PAN di setiap daerah pemilihan.


"Kita targetkan 100 persen solid. Harapannya, seluruh dapil bisa terisi dan kekuatan partai semakin besar," ujarnya.


Terkait PAN Kota Cirebon, Ivan mengaku melihat semangat dan antusiasme tinggi dari jajaran pengurus DPD maupun DPC. Meski saat ini PAN Kota Cirebon belum memiliki perwakilan di DPRD Jawa Barat maupun DPR RI, ia optimistis kekuatan partai akan terus berkembang.

"Saya melihat semangat DPD dan DPC PAN Kota Cirebon luar biasa. Saya optimistis ke depan PAN Kota Cirebon bisa lebih besar, termasuk untuk DPRD Provinsi dan DPR RI," pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Kota Cirebon) - Memperingati 28 tahun perjalanan Partai Amanat Nasional (PAN), Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim.

Mengusung tema “Bantu Rakyat”, kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPD PAN Kota Cirebon, Jalan Evakuasi, pada Minggu (23/8/2026).

Rinna Suryanti mengatakan, kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya PAN untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim.


Sebanyak 100 anak yatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Cirebon, yang meliputi Kecamatan Kejaksan dan Pekalipan, menerima santunan dalam kegiatan tersebut.


“Ini merupakan bagian dari rangkaian memperingati 28 tahun perjalanan PAN. Kami ingin momentum ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan membantu masyarakat,” ujar Rinna.

Menurutnya, tema “Bantu Rakyat” menjadi pengingat bagi kader PAN untuk terus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat. Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerima santunan.

Rinna menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat perlu diwujudkan melalui aksi nyata dan dilakukan secara berkelanjutan. Terlebih, sebagai anggota DPRD, dirinya memiliki tanggung jawab untuk terus mendengarkan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” katanya.


Ia juga mengajak seluruh kader dan simpatisan PAN untuk menjadikan peringatan hari jadi partai sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan serta kepedulian sosial.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Rinna berharap keberadaan PAN di Kota Cirebon semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya melalui kerja-kerja politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - Semangat kemerdekaan terasa begitu kental di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang. Pengurus Partai Gelora Indonesia DPD Kota Tangerang bersama warga setempat menggelar rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, pada Minggu pagi (23/8/2026).

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus DPD Partai Gelora Kota Tangerang, pengurus PAC, kader, serta puluhan warga Kelurahan Babakan. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Partai Gelora DPD Kota Tangerang, doa bersama, dan berbagai lomba rakyat seperti lomba gigit kelereng, joget balon, menuangkan air dan lomba karaoke.


Ketua Partai Gelora DPD Kota Tangerang, H Abdul Manan dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.


"Gelora hadir bersama warga. Kemerdekaan harus kita isi dengan gotong royong, kolaborasi, dan kerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Babakan dan masyarakat Kota Tangerang ", tutur H. Abdul Manan.


Sementara itu Sekretaris Partai Gelora DPD Kota Tangerang, Edy Maryanto melalui WhatsApp menyampaikan tujuan DPD mengadakan gebyar HUT RI ke 81, agar tetap semangat nasionalisme di anggota tetap menyala serta bangga terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Langit terlalu tinggi kita terbang terlalu rendah. Arah baru pemimpin baru, narasi yang kita gelorakan bersama", tulis Edy Maryanto.


Warga Babakan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Melalui kegiatan ini, Partai Gelora berharap semangat HUT ke-81 RI dapat menjadi penguat sinergi antara partai, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun Kota Tangerang yang lebih maju dan berkeadilan.


(Soleh)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) - DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon menggelar gerakan pangan murah dan lomba rakyat di Alun-alun Palimanan, Kabupaten Cirebon, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026.

Acara diawali dengan senam pagi bersama dan pembagian door prize. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba rakyat serta gerakan pangan murah bagi masyarakat.


Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon yang juga anggota DPRD Jawa Barat, dr. Hj. Ratnawati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Partai Demokrat untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Hari ini kita lomba rakyat. Kita baru ini bisa 17 Agustusan, upacara di istana dan teman-teman juga upacara. Jadi lombanya dipusatkan di Alun-alun Palimanan sekaligus kita akan memperingati hari ulang tahun Partai Demokrat ke-25 pada tanggal 9 September 2026," kata Ratnawati.


Dalam gerakan pangan murah tersebut, masyarakat mendapatkan voucher untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.


Ratnawati menyebut kegiatan pangan murah yang digelar pihaknya mendapat dukungan dari anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron, kader DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, serta anggota DPRD dari berbagai tingkatan.


"Alhamdulillah setiap ada gerakan pangan murah yang digagas kami dari Provinsi Jawa Barat tentunya disupport oleh Pak Herman Khaeron sebagai Anggota Komisi VI DPR RI dan teman-teman dari DPC Kabupaten Cirebon, anggota dewan DPRD Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Menurutnya, dalam setiap pelaksanaan gerakan pangan murah, pihaknya menyiapkan sekitar 3.000 paket sembako. Paket tersebut disebut selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

"Rata-rata antusias. Hampir setiap titik kita membawa paket sebanyak 3 ribu paket sembako dan ludes," katanya.


Selain mendapatkan subsidi dari program gerakan pangan murah, masyarakat juga memperoleh tambahan potongan harga dari Partai Demokrat.


Ratnawati mengatakan dirinya memberikan subsidi sekitar Rp 2.000 untuk setiap item kebutuhan yang dibeli. Sementara Herman Khaeron memberikan tambahan voucher senilai Rp 5.000.

"Kupon yang kita bagikan juga rata-rata kurang lebih 20 ribu kupon tiap titik. Alhamdulillah ada potongan harga tambahan dari kami Partai Demokrat," jelasnya.

Tak hanya menggelar kegiatan pangan murah dan lomba rakyat, rangkaian kegiatan Demokrat juga diisi dengan kegiatan sosial dan lingkungan.

Pada 7 Agustus 2026, DPC Partai Demokrat menggelar penanaman pohon di wilayah Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Ratnawati menyebut kegiatan tersebut mencakup penanaman sekitar 2.000 pohon, serta penanaman pohon buah dalam jumlah yang sama. Selain itu, pihaknya juga menebar sekitar 5.000 benih ikan.

"Kita juga membersihkan saluran-saluran air di daerah Suranenggala Kabupaten Cirebon dan juga di Harjamukti Kota Cirebon," katanya.

Rangkaian peringatan HUT Partai Demokrat masih akan berlanjut pada September mendatang. Sedikitnya empat titik gerakan pangan murah kembali akan digelar.


Ratnawati berharap berbagai kegiatan tersebut dapat menjadi bentuk kehadiran Partai Demokrat di tengah masyarakat.


"Harapannya Partai Demokrat terus bersama rakyat dan aspirasi-aspirasi rakyat kita serap selalu. Mudah-mudahan masyarakat juga bisa merasakan apa yang sudah Partai Demokrat berikan," tuturnya.

Ia juga meminta kader Partai Demokrat di tingkat kabupaten dan kota untuk mengawal aspirasi masyarakat. Jika aspirasi tersebut tidak dapat diselesaikan di tingkat daerah, pihaknya akan mendorong agar aspirasi tersebut diteruskan ke tingkat provinsi hingga pemerintah pusat.

"Kalau itu disalurkan melalui kabupaten, saya minta teman-teman di kabupaten mengawal aspirasi dari masyarakat. Kalau tidak bisa dilakukan di kabupaten dan kota, kita naikkan kegiatan aspirasi itu untuk provinsi dan pusat. Ada Pak Herman Khaeron," pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon).- Anggota DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menggelar reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di RW 12 Bedeng Baru, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Rinna untuk menyerap secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat di wilayah konstituennya.

Ketua RW 12 Bedeng Baru, Hari Laspur, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat dalam kesempatan tersebut. Di antaranya, warga membutuhkan bantuan keranda jenazah dan perangkat speaker untuk mushola.

Menurut Hari, kedua fasilitas tersebut dibutuhkan untuk menunjang kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat di lingkungan RW 12 Bedeng Baru.

Selain menyampaikan aspirasi, Hari juga mengucapkan terima kasih kepada Rinna Suryanti atas perhatian dan dukungannya terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Ia secara khusus mengapresiasi realisasi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD berupa perbaikan jalan dengan hotmix yang telah dilaksanakan di wilayah RW 12 Bedeng Baru pada akhir 2025.

“Terima kasih kepada Teh Rinna yang sudah membantu merealisasikan perbaikan jalan hotmix di wilayah kami pada akhir tahun 2025. Perbaikan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hari.

Menanggapi aspirasi tersebut, Rinna Suryanti menyatakan akan membawa dan memperjuangkan usulan masyarakat sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang dimiliki DPRD Kota Cirebon.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan aspirasi tersebut dapat menjadi bahan dalam pembahasan program pembangunan.

“Insyaallah aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses ini akan saya bawa dan sampaikan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami akan melihat mana yang menjadi prioritas dan dapat diperjuangkan melalui program pemerintah daerah,” kata Rinna.


Ia menegaskan, perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan menjadi salah satu hal penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di Kota Cirebon.


Rinna berharap aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.

Teh Rinna menambahkan, dengan adanya reses, komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat diharapkan semakin terbuka. Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengevaluasi berbagai program pembangunan yang telah berjalan serta mengidentifikasi kebutuhan warga yang masih memerlukan perhatian. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Partai Demokrat menggelar aksi peduli lingkungan dengan menebar 5.000 benih ikan dan menanam ribuan pohon di Setu Pejaten, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Ratnawati.

Herman Khaeron mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurutnya, kegiatan penghijauan dan penebaran benih ikan tersebut menjadi upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengajak masyarakat ikut merawat sumber daya alam di sekitar Setu Pejaten.

"Itulah yang harus kita pelihara bersama, tentu mengajak masyarakat sekitar di Setu Pejaten," ujar Herman.

Selain kegiatan lingkungan, Herman juga menyoroti kondisi akses jalan menuju kawasan Setu Pejaten yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Ia mengatakan, pihaknya akan mengusulkan adanya akses alternatif yang sedikit melingkar untuk menuju lokasi tersebut karena kondisi jalan yang lurus saat ini mengalami kerusakan.

"Insya Allah kita usulkan akses sedikit melingkar masuk sini karena kalau kita lurus jalannya sudah sangat rusak," katanya.

Herman menjelaskan, kondisi geografis kawasan yang berada di sekitar pegunungan membuat pembangunan jalan perlu memperhatikan aliran air saat hujan.
Menurutnya, apabila jalan hanya diaspal, permukaannya berpotensi kembali terkikis karena derasnya aliran air.

"Memang fenomenanya di sekitar pegunungan ini harus ada cara membuatnya dengan ilmu. Kalau diaspal begitu saja, karena airnya deras kalau hujan, selalu terkikis. Maka itu mungkin harus dicor dan sebagainya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Ratnawati, mengatakan kegiatan sosial dan lingkungan tersebut akan terus berlanjut dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Ratnawati, pada 23 Agustus mendatang, Partai Demokrat juga akan menggelar pesta rakyat secara serentak sesuai instruksi DPP dan DPD Partai Demokrat.

"Insya Allah tanggal 23 kita juga serentak diinstruksikan oleh DPP dan DPD mengadakan lomba pesta rakyat," kata Ratnawati.

Ia menyebut, kegiatan tersebut rencananya digelar di daerah pemilihan (dapil) 2, tepatnya di Lapangan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Ratnawati menambahkan, kegiatan penghijauan di Setu Pejaten juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga sumber-sumber air.

Ia menyebut Setu Pejaten merupakan salah satu sumber mata air yang perlu dijaga kelestariannya.

"Yang tadi Herman Khaeron katakan bahwa kita harus menjaga sumber-sumber air karena mata airnya salah satunya dari Setu Pejaten, Desa Cikalahang," ujarnya.

Ratnawati menilai perubahan kondisi cuaca saat ini menjadi salah satu alasan pentingnya masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.


Ia mengatakan, suhu udara yang dirasakan masyarakat saat ini cenderung lebih panas dibandingkan kondisi sebelumnya.


"Karena kita lihat saat ini sudah tidak dingin dibandingkan dengan dulu. Saat ini sudah sore hari juga masih terasa panas, apalagi dampak pemanasan global dan iklim kita ada El Nino. Cuacanya tidak menentu," katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, salah satunya dengan memperbanyak penanaman pohon.

"Harapan ke depannya masyarakat sama-sama kita menanam pohon. Karena sejatinya pohon itu mengeluarkan oksigen," ujar Ratnawati. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Partai Demokrat menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPR RI pada Pemilu 2029.

Target tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, Jumat, 8 Agustus 2026 usai kegiatan penanaman ribuan bibit pohon dan penebaran ribuan benih ikan di Situ Pejaten, Kabupaten Cirebon, Jumat, 8 Agustus 2026

Herman Khaeron mengatakan, Partai Demokrat menargetkan mampu mengulang capaian pada Pemilu 2014 dengan memperoleh 61 kursi di DPR RI.

"Insya Allah target kami minimal bisa mencapai target yang pernah diraih pada 2014, yaitu 61 kursi," ujar Herman Khaeron


Kegiatan penghijauan ini menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang mengusung tema "Gerakan Langit Biru Indonesia Asri."


Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat soliditas kader, sekaligus mendekatkan Partai Demokrat kepada masyarakat.

Herman Khaeron  juga menyampaikan ungkapam terimakasih kepada masyarakat atas meningkatnya kepercayaan terhadap Partai Demokrat.

"Langkah-langkah politik kami adalah bagaimana untuk bisa meraih hati dan pikiran rakyat," tegasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) - Partai Demokrat menggelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.
Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Warga tampak ramai mendatangi lokasi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar Partai Demokrat di Kabupaten Cirebon.

Selain pasar murah, rangkaian kegiatan tersebut meliputi aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, hingga pembagian makan siang gratis kepada masyarakat.


"Di Kabupaten Cirebon sendiri rangkaiannya sangat panjang. Termasuk di dalamnya ada Gerakan Pangan Murah dan program Peduli dan Berbagi dengan membagikan makan siang gratis di kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon," kata Herman.

Menurut Herman, seluruh kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon Ratnawati menjelaskan, Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Sumber digelar setelah pihaknya melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon di Desa Purwawinangun.

"Insyaallah rangkaian ini dilanjutkan setelah di Purwawinangun dengan bersih-bersih dan tanam pohon. Kita lanjut ke Sumber sebagai titik kedua di Kabupaten Cirebon dengan Pasar Murah," ujar Ratnawati.

Ratnawati menjelaskan, masyarakat terlebih dahulu mendapatkan kupon senilai Rp 5.000 yang dibagikan secara gratis.

Selain itu, setiap komoditas yang dijual dalam pasar murah juga telah mendapatkan potongan harga sebesar Rp 2.000 per item.

"Kami membagikan kupon gratis sebesar Rp 5.000 per kupon. Kemudian dari harga yang ada sudah dipotong masing-masing item sebesar Rp 2.000. Jadi setiap item sudah mendapat potongan harga, ditambah lagi voucher Rp 5.000," jelasnya.

Setelah kegiatan pasar murah, Partai Demokrat melanjutkan agenda dengan membagikan makan siang gratis kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup di Situ Pejaten, Desa Cikalahang, dengan agenda penanaman pohon serta penebaran benih ikan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Partai Demokrat menggelar gerakan penghijauan di Kabupaten Cirebon sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.

Kegiatan bertajuk Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru itu diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman ribuan pohon, hingga penebaran benih ikan.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jumat (7/8/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron dan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon Ratnawati. 

Herman Khaeron mengatakan, gerakan tersebut merupakan inisiatif yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 partai sekaligus mendukung program pelestarian lingkungan. 

"Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan ulang tahun Partai Demokrat ke-25. Gerakan ini digagas oleh Ketua Umum kami, Mas Agus Harimurti Yudhoyono, yang juga merupakan bagian dari program besar yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto melalui program Indonesia Asri," kata Herman.

Menurut Herman, Demokrat menjalankan program tersebut melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

 "Mudah-mudahan ini akan memberikan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan, agar tetap bisa dipertahankan, dijaga kelestariannya," ujarnya. 

Selain penghijauan, Demokrat juga menggelar sejumlah kegiatan sosial di Kabupaten Cirebon, di antaranya Gerakan Pangan Murah dan pembagian makan siang gratis kepada masyarakat. 

"Di dalamnya ada Gerakan Pangan Murah dan program Peduli dan Berbagi dengan membagikan makan siang gratis di kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Cirebon," katanya. 

Rangkaian kegiatan akan ditutup di Setu Pejaten, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang. 


Di lokasi tersebut, Demokrat akan melaksanakan penanaman sekitar 5.000 pohon sekaligus menebarkan 5.000 benih ikan. 

"Mungkin sekitar 5.000 pohon. Selain itu, kami juga menanam dan menebar 5.000 benih ikan nanti di Situ Pejaten," tutur Herman. 

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon Ratnawati menjelaskan, Setu Pejaten dipilih sebagai lokasi penghijauan karena kawasan tersebut memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan dan sumber air. 

"Untuk Situ Pejaten, kita tanam di sana karena merupakan daerah sumber air," kata Ratnawati. 

Ia menambahkan, penebaran benih ikan juga dilakukan untuk menjaga kelestarian kawasan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. 

"Di sana juga banyak kolam-kolam ikan, pembenihan. Sehingga kita perlu dilestarikan dan dirawat," ujarnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Ribuan warga memadati Lapangan Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (7/8/2026), untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar Partai Demokrat.

Program tersebut menyediakan sekitar 3.000 paket kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Kegiatan yang digagas Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, itu menghadirkan berbagai komoditas seperti beras, telur, sayuran, hingga daging dengan harga terjangkau.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi dengan banyaknya warga yang mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan digelar pada 9 September 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.


Menurutnya, Demokrat telah menyiapkan 25 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di berbagai daerah maupun dipusatkan di Jakarta.


Salah satunya melalui program Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto tentang Indonesia ASRI yang mengusung konsep Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

"Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI merupakan kontribusi Partai Demokrat terhadap program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kami memadukannya dengan berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, dan Gerakan Pangan Murah yang hari ini digagas oleh dr. Ratnawati," ujar Herman.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kota Cirebon menjadi titik keenam yang diinisiasi dr. Ratnawati sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Menurut Herman, seluruh komoditas dijual dengan harga rata-rata lebih murah sekitar Rp2.000 dibandingkan harga pasar. Selain itu, Partai Demokrat memberikan subsidi melalui pembagian 2.000 kupon senilai Rp5.000 per kupon.

Subsidi tersebut semakin bertambah setelah Anggota DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, memberikan tambahan voucher sebesar Rp3.000 sehingga masyarakat memperoleh potongan hingga Rp10.000 untuk pembelian komoditas tertentu.

"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Kita lihat warga berbondong-bondong datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Hari ini tersedia sekitar 3.000 paket," katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional Partai Demokrat untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

"Di tengah situasi ekonomi saat ini, masyarakat membutuhkan dukungan nyata. Karena itu kami mengambil inisiatif menghadirkan Gerakan Pangan Murah di daerah pemilihan kami, yakni Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu," ujarnya.

Ratnawati menyebutkan kegiatan di Kota Cirebon merupakan titik keenam setelah sebelumnya dilaksanakan di sejumlah lokasi di wilayah Cirebon Timur dan Kabupaten Indramayu.

Ke depan, pihaknya berencana memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat.


"Kami mengusulkan agar pada perubahan anggaran nanti dapat dilaksanakan sekitar 64 titik Gerakan Pangan Murah di seluruh Jawa Barat. Khusus wilayah Cirebon dan Indramayu diperkirakan akan mencapai sekitar 10 titik, bahkan berpeluang bertambah lagi," jelasnya.


Ratnawati berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sekaligus membantu menjaga daya beli warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Partai Demokrat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan warga. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) - Partai Demokrat menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) gagasan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut diwujudkan melalui aksi nyata Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia ASRI, yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat pada 9 September 2026.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

"Gerakan Langit Biru Indonesia Asri sejalan dengan semangat Program Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo. Bagi Partai Demokrat, semangat tersebut perlu terus digalakkan, dan kami ingin berada di barisan terdepan untuk ikut menyukseskan program tersebut,” ujarnya.


Gerakan Langit Biru Indonesia Asri telah dilaksanakan selama empat pekan berturut-turut, yakni pada 10 Juli, 17 Juli, 24 Juli, dan 31 Juli 2026. Pada pekan keempat, Partai Demokrat menggelar 89 aksi serentak di 70 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Aksi tersebut melibatkan kader, pemerintah daerah, komunitas, pelajar, serta masyarakat luas. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kerja bakti, penanaman pohon, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pengecatan rumah ibadah dan fasilitas umum.


Herman menjelaskan, program ini dilaksanakan atas arahan langsung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Aksi lingkungan ini menjadi salah satu dari 25 agenda utama peringatan HUT ke-25 Demokrat yang dirancang untuk memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, Partai Demokrat yang lahir, tumbuh, dan berkembang bersama rakyat kini memasuki usia seperempat abad. Kami ingin perayaan ulang tahun partai ini, menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat," kata Herman.


Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan yang berkelanjutan dan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya dirancang sebagai ruang kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.


"Partai Demokrat akan terus konsisten, kolaboratif, dan memberikan banyak manfaat, tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di daerah-daerah, termasuk di desa-desa. Karena bersih itu sehat, sehat itu berkah. Dan jika berkah, Indonesia akan lebih mampu melakukan berbagai kegiatan yang memajukan dan menyejahterakan rakyatnya," pungkasnya.
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Kepemimpinan baru di Polres Cirebon Kota di bawah AKBP Bimantoro Kurniawan mendapat harapan besar dari berbagai kalangan, termasuk DPRD Kota Cirebon. Polres Cirebon Kota diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya pemberantasan berbagai bentuk tindak kriminal.

Harapan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, usai menghadiri acara kenal pamit Kapolres Cirebon Kota yang digelar di salah satu hotel di Jalan Tentara Pelajar, Rabu (29/7/2026) malam.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Cirebon masih memerlukan perhatian serius. Karena itu, kepemimpinan AKBP Bimantoro Kurniawan diharapkan mampu menghadirkan langkah-langkah nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Kapolres yang baru kami harapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memberantas kejahatan jalanan, menekan angka kenakalan remaja, memberantas peredaran narkoba, serta menangani berbagai bentuk kriminalitas lainnya," ujar Rinna.

Menurutnya, keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat maupun pertumbuhan investasi di Kota Cirebon. Oleh sebab itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.

Rinna juga mengapresiasi kinerja jajaran Polres Cirebon Kota selama ini dalam menjaga stabilitas keamanan. Ia berharap berbagai program yang telah berjalan baik dapat dilanjutkan dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan AKBP Bimantoro Kurniawan.

Selain penegakan hukum, ia menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar terhindar dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun aksi kriminal lainnya.

"Kami siap mendukung setiap program Polres Cirebon Kota yang bertujuan menciptakan rasa aman, nyaman, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, diharapkan Polres Cirebon Kota semakin profesional, humanis, dan responsif dalam memberikan pelayanan serta mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kota Cirebon. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Dipenuhi oleh wajah-wajah baru yang begitu semangat,  Partai Gelombang Rakyat Indonesia ( Partai Gelora ) DPC Kota Tangerang menggelar acara Peresmian Kantor Sekretariat dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Kota Tangerang serta Dewan Pimpinan Cabang ( DPC )  se-Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat DPD Partai Gelora Kota Tangerang, Jalan Veteran No. 30 Kecamatan Tangerang, pada Minggu ( 26/7/2026 ) yang dihadiri oleh perwakilan pengurus DPP, DPW Banten, pengurus, kader dan simpatisan partai Gelora DPD kota Tangerang serta tamu undangan.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Tangerang, DR. H. Abdul Manan MA.,  dalam inti sambutannya menyampaikan bahwa peresmian kantor dan pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah.

"Hari ini kita resmikan rumah perjuangan bersama kita. Kantor ini bukan hanya gedung, tapi pusat komando untuk menguatkan konsolidasi internal pengurus, memajukan Partai Gelora di kota Tangerang, menjadikan Kader agar menjadi anggota DPRD dengan harapan dapat menjadikan 1  fraksi di DPRD Kota Tangerang, melayani masyarakat dan menyenangkan hati warga Kota Tangerang," ujarnya.


Dijelaskan oleh H. Abdul Manan, dengan adanya peresmian kantor DPC Kota Tangerang dan sekaligus pelantikan pengurus, diharapkan kepada pengurus DPD dan DPC serta para anggota, diminta fokus pada bidangnya, menyampaikan visi, misi dan program partai Gelora, pendidikan politik, kerja-kerja kerakyatan, serta pemberdayaan UMKM.

Acara pelantikan pengurus dilakukan secara langsung oleh Ketua Partai Gelora DPD Kota Tangerang, H. Abdul Manan yang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dalam suasana yang berlangsung khidmat dengan membacakan ikrar, yang dilanjutkan dengan pose bersama serta ramah tamah bersama kader dan simpatisan, dengan harapan agar para pengurus, kader dan simpatisan, dapat menjalin kerjasama dan bersinergi dengan baik dan penuh semangat 


Dengan terbentuknya struktur DPD dan DPC yang baru, Partai Gelora Kota Tangerang optimis dapat menjadi kekuatan politik baru yang solutif dan dekat dengan masyarakat dalam menghadapi agenda politik ke depan dan pada pemilu tahun 2029 partai Gelora Kota Tangerang mentargetkan dapat meraih 5 kursi dan dapat memiliki fraksi sendiri di DPRD Kota Tangerang.

Usai kegiatan peresmian dan pelantikan pengurus, dilanjutkan dengan acara penyampaian Ideologi Dasar Partai Gelora yang bertema "Memperkuat Ideologi, Meneguhkan Kepemimpinan, Membangun Indonesia Super Power Baru ", kemudian dilanjutkan dengan penyampaian manivesto politik. Acara ditutup dengan doa, untuk kemaslahatan seluruh pengurus, Kader, Simpatisan Partai Gelora dan masyarakat Kota Tangerang.

(Soleh)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar musyawarah cabang sebagai bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi Pemilu mendatang. 

Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, mengatakan pihaknya optimistis mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Cirebon.

Keyakinan tersebut didasarkan pada penguatan struktur partai hingga tingkat ranting serta program yang terus menyentuh masyarakat. 

"Dengan semangat, spirit, dan perjuangan bersama teman-teman DPC serta anak ranting, kami optimistis. Berdasarkan data yang kami miliki saat ini, target kami bisa meraih empat sampai lima kursi," kata Aldyan, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, PAN Kota Cirebon terus mengoptimalkan pembinaan struktur partai melalui berbagai pelatihan yang menyasar pengurus hingga tingkat ranting.

Langkah itu dilakukan agar mesin partai semakin solid dan mampu hadir di tengah masyarakat. Aldyan menegaskan, slogan "PAN Bantu Rakyat" bukan sekadar jargon, melainkan identitas partai yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial secara rutin.

 

"Sesuai dengan identitas kami, PAN Bantu Rakyat bukan hanya sekadar slogan. Itu sudah kami lakukan secara konsisten melalui DPD PAN Kota Cirebon," ujarnya. 

Salah satu program yang dijalankan adalah layanan servis sepeda motor gratis yang digelar setiap pekan di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Honda. "Setiap satu minggu sekali di satu dapil, kami mengadakan servis gratis bekerja sama dengan Honda," jelasnya. 

Selain itu, PAN Kota Cirebon juga memberdayakan sayap partai untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Setiap bulan, partai memberikan bantuan tenda kepada pelaku UMKM yang membutuhkan sebagai upaya mendukung aktivitas usaha masyarakat.

 "Melalui sayap partai, setiap bulan kami memberikan tenda kepada UMKM yang membutuhkan. Program ini sudah berjalan dan akan terus kami lanjutkan," pungkas Aldyan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) - 
Program padat karya kembali digelar di Kabupaten Cirebon sebagai realisasi aspirasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat, dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon.

Kegiatan dipusatkan di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, dengan melibatkan 60 warga setempat untuk memperbaiki saluran air.

Selain memperlancar aliran irigasi dan mengurangi potensi banjir, program ini juga memberikan lapangan kerja sementara bagi masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Partai Demokrat, Tarseni, yang mewakili dr. Hj. Ratnawati, mengatakan program padat karya merupakan aspirasi yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Program ini berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dr. Hj. Ratnawati. Titiknya berada di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala," kata Tarseni saat ditemui di lokasi, Rabu (15/7/2026).

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan bekerja sekaligus menikmati pembangunan infrastruktur lingkungan.


Sementara itu, PIC Padat Karya Disnakertrans Jawa Barat, Halijah, menjelaskan program tersebut menjadi salah satu upaya menekan angka pengangguran terbuka di Jawa Barat.

"Harapannya masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan meski hanya berlangsung selama satu bulan," ujarnya.


Menurut Halijah, selama 30 hari  selama program berlangsung.

Selain meningkatkan pendapatan warga, perbaikan saluran air juga diharapkan berdampak pada sektor pertanian karena irigasi menuju area persawahan menjadi lebih lancar.

"Mudah-mudahan saluran air menjadi lancar, irigasi ke sawah juga lancar. Otomatis ekonomi masyarakat bisa meningkat," pungkas Halijah. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Kota Cirebon) - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 menjadi momentum refleksi bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", Polri diharapkan semakin profesional, humanis, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan publik.

Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti. Menurutnya, Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum bagi jajaran Polres Cirebon Kota untuk terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Di usia yang ke-80 ini, kami berharap Polres Cirebon Kota dapat terus berinovasi dalam melayani masyarakat. Pendekatan yang adaptif dan humanis sangat diperlukan di era sekarang," ujar Rinna, Rabu (1/7/2026).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengapresiasi kinerja Polres Cirebon Kota yang dinilai berhasil menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, berbagai capaian positif tersebut perlu dipertahankan bahkan terus ditingkatkan.

Rinna menilai keberhasilan kepolisian dalam memberantas berbagai tindak kriminal, mulai dari kejahatan jalanan seperti tawuran dan begal hingga pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba, menjadi bukti komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Selain itu, peningkatan kecepatan respons terhadap berbagai pengaduan masyarakat juga dinilai sebagai wujud pelayanan kepolisian yang semakin responsif.

"Keberhasilan dalam memberantas kejahatan jalanan, narkoba, dan tindak kriminal lainnya harus terus dipertahankan. Ini adalah kunci agar Polri semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat Kota Cirebon," katanya.

Di akhir pernyataannya, Rinna menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota Polri yang terus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

"Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri terus jaya, semakin profesional, dan selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan Hari Bhayangkara menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

"Harapannya Polri ke depan bisa lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas, memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Polri harus bekerja dengan baik, konsisten, dan memiliki integritas sehingga harapan masyarakat terhadap Polri dapat terwujud," ujar Eko.

Menurut Eko, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial, Polres Cirebon Kota ingin memastikan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Ia menegaskan, Polres Cirebon Kota akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, serta pelayanan yang cepat, humanis, dan responsif. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Bandung) - Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI yang juga anggota DPR RI, Dr. H. E. Herman Khaeron, M.Si., menghadiri pelantikan pengurus HMI Komisariat ITB yang berlangsung di ITB Innovation Park Ganesha, Bandung.

Dalam sambutannya, Herman menekankan peran strategis kader HMI sebagai bagian dari civitas akademika ITB. Ia berpesan agar kader HMI ITB terus menjaga relevansi intelektual dengan tetap berpegang teguh pada Nilai Dasar Perjuangan (NDP) sebagai kompas pergerakan.

Herman mendorong para kader untuk terus merawat tradisi diskusi yang kritis namun tetap solutif. “Kekuatan utama kader HMI di ITB adalah kemampuan dalam mengkritisi kebijakan melalui pendekatan yang objektif dan berbasis data.



Teruslah menjadi intelektual muda yang tidak hanya mampu bersuara, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi bangsa,” tegasnya.

Kehadiran sosok senior ini diharapkan mampu memotivasi pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi dengan semangat akademis yang tinggi, integritas nilai-nilai keislaman, serta keindonesiaan.
(wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) - Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menegaskan revisi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian harus dilakukan secara komprehensif dan tidak terbatas pada perubahan sejumlah pasal tertentu. Menurutnya, pembenahan regulasi perkoperasian perlu dilakukan secara menyeluruh agar mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini membelit sektor koperasi.

“Kalau kita mau berbicara Pasal 33 UUD 1945 berkaitan dengan eksistensi dan pembangunan perkoperasian nasional, ini tidak bisa parsial. Jangan hanya mengambil satu ayat saja, sementara ayat-ayat lainnya yang sangat relevan justru tidak diintegrasikan dalam pengaturan koperasi,” ujar Herman dalam rapat kerja Komisi VI DPR dengan Menteri Koperasi tentang pembahasan RUU Perubahan Keempat atas UU Nomor 25 Tahun 1992 di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6) 

Dijelaskannya, pihaknya menyambut baik dimulainya pembahasan revisi UU Perkoperasian. Menurutnya, kepastian hukum baru bagi koperasi sudah lama dinantikan sejak Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi dan Indonesia kembali menggunakan UU Nomor 25 Tahun 1992 sebagai landasan hukum sementara.

Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini mengingatkan bahwa ketidakpastian regulasi yang berlangsung selama bertahun-tahun telah berdampak negatif terhadap perkembangan koperasi nasional. Bahkan, kondisi tersebut turut memicu berbagai pelanggaran dalam praktik perkoperasian yang merugikan masyarakat.


“Ketidakpastian ini telah membawa perkoperasian kepada titik nadir. Pelanggaran-pelanggaran dalam pelaksanaan perkoperasian terus berlangsung. Kita melihat banyak kasus yang terjadi karena perkoperasian kita berada dalam persimpangan, tidak ada kepastian, sementara pengawasannya sangat lemah,”tambahnya.


Menurut Herman, lemahnya pengawasan menjadi persoalan serius karena sebagian besar aktivitas usaha koperasi melibatkan dana masyarakat. Karena itu, revisi undang-undang harus mampu menghadirkan sistem pengawasan yang lebih kuat sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku koperasi.

Lebih lanjut, Ia menilai pembahasan revisi UU Perkoperasian tidak boleh hanya berfokus pada Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Ia mendorong agar penyusunan regulasi baru juga mengintegrasikan keterkaitan dengan ayat-ayat lain dalam Pasal 33 yang mengatur penguasaan cabang produksi penting oleh negara, pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat, serta sistem perekonomian nasional.


“Yang menurut saya lebih urgen adalah bagaimana relasi norma-norma dalam Pasal 33 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) dapat terintegrasi dalam pengaturan perkoperasian ke depan. Jangan sampai kita hanya mengambil satu ayat, padahal ada substansi penting lain yang sangat berkaitan dengan penguatan koperasi nasional,” tegasnya.


Herman menambahkan masih terdapat sejumlah pasal krusial yang perlu diperkuat dalam pembahasan lanjutan RUU Perkoperasian. Ia berharap revisi undang-undang kali ini dapat menghasilkan regulasi yang lebih kuat, komprehensif, dan mampu mengembalikan koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional sesuai amanat konstitusi. (Wnd)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top