E satu.com (Kab Cirebon) - Forum Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon melayangkan peringatan keras kepada Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) di Desa Bringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
Peringatan tersebut disampaikan melalui rilis resmi kepada awak media terkait pentingnya peningkatan pengawasan kualitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa.
Ketua Umum FORMASI, Qorib, menegaskan bahwa kualitas asupan nutrisi bagi generasi muda tidak boleh dikompromikan oleh kelalaian teknis maupun administratif di lapangan.
“SPPG Desa Bringin harus lebih ketat dalam melakukan kontrol kualitas. Jika imbauan ini diabaikan dan kami masih menemukan ketidaksesuaian standar di lapangan, FORMASI tidak akan ragu melaporkan ke instansi berwenang, termasuk BGN,” ujar Qorib dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).
FORMASI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan tidak segan menempuh jalur hukum demi memastikan kualitas layanan program MBG tetap terjaga.
Di sisi lain, FORMASI juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan wali murid, yang aktif melaporkan temuan di lapangan melalui call center FORMASI.
Sejumlah laporan menyebutkan adanya makanan yang sudah tidak layak konsumsi, seperti masakan berbau, terutama pada menu olahan ayam. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam fungsi kontrol sosial yang dijalankan FORMASI.
Sebagai langkah lanjutan, FORMASI kini menjalankan dua strategi utama, yakni pemantauan langsung melalui inspeksi mendadak ke sejumlah SPPG di wilayah Cirebon, serta membuka posko pengaduan bagi masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan hak anak-anak mendapatkan makanan bergizi yang layak terpenuhi. Pengawasan akan terus kami lakukan secara intensif,” tegas Qorib.
FORMASI berharap seluruh pihak terkait dapat meningkatkan standar operasional agar program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi para siswa. (Wn)










.webp)











Post A Comment:
0 comments: