Penjabat Walikota Cirebon Himbau Siswa Menjaga Kesehatan Menjelang Ujian Nasional
E satu.con (Crb)- Setiap peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional diminta untuk menjaga kesehatan. Kesiapan sarana dan prasarana sudah dilakukan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah.
Hal tersebut diungkapkan Pj Wali Kota Cirebon, Dr H Dedi Taufik, M.Si, usai melakukan pengecekan kesiapan pelaksanaan UN baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Pensil Kertas (UNPK) di SMP Negeri 16 dan 17 Kota Cirebon yang kemudian dilanjutkan ke SMK Negeri 1 Kota Cirebon. “Yang penting, peserta didik yang akan melakukan ujian harus sehat,” ungkap Dedi. Dengan kondisi yang sehat, maka mereka akan bisa mengerjakan soal-soal ujian nasional dengan baik. Karena itu mereka pun diminta untuk memperhatikan dan menjaga kesehatan agar bisa mengikuti ujian nasional dengan baik dan lancar.
Tahun lalu, lanjut Dedi, jumlah kelulusan siswa SMP di Kota Cirebon hampir 100 persen. Dedi pun berharap  agar tahun ini tingkat kelulusan siswa SMP bisa mencapai 100 persen. Ini dikarenakan masing-masing sekolah sudah melakukan pemantapan terhadap sejumlah pelajaran yang akan diujiankan.
Terkait kesiapan sarana dan prasarana Dedi meyakinkan bahwa mereka akan terus melakukan pemantauan hingga menjelang pelaksanaan ujian nasional. “Salah satunya terkait pasokan listrik untuk peserta yang melaksanakan UNBK,” ungkap Dedi. Maka persiapan genset pun dilakukan. Sedangkan untuk UNPK terkait kesiapan pensil dan sarana pendukung lainnya. “Kita akan terus pantau hingga pelaksanaan ujian nasional,” tegas Dedi. Seluruh instansi terkait pun diminta Dedi untuk melakukan pengawasan bersama-sama sehingga pelaksanaan UN SMP di Kota Cirebon bisa berjalan dengan lancar.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Drs. H. Jaja Sulaeman, M.Pd, menjelaskan tahun ini peserta Ujian Nasional tingkat SMP sebanyak 6.970 siswa. “Terbagi dua, yaitu siswa yang mengikuti UNBK dan UNPK,” ungkap Jaja.  Ada 6 SMP Negeri yang mengikuti UNBK masing-masing SMP Negeri 1, SMP Negeri  5, SMP Negeri  7, SMP Negeri  8,  SMP Negeri  15 dan SMP Negeri  16.  SMP Negeri yang sudah melaksanakan UNBK secara mandiri yaitu SMP Negeri  7 dan SMP Negeri 8 Kota Cirebon.  Sedangkan yang lainnya meminjam sarana dan prasarana  di tempat lain.
Sedangkan yang lainnya, lanjut Jaja, saat ini masih melaksanakan UNPK.  Masih adanya SMP yang belum melaksanakan UNBK menurut  Jaja dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana seperti komputer yang kurang memadai. Bahkan untuk UNPK  saja menurut Jaja masih ada yang kurang.  Salah satunya di SMP 17 yang sarana Alat Tulis Kantor (ATK) kurang memadai. Sehingga  akan mendapatkan bantuan dari Pj Wali Kota Cirebon.
Sementara itu  Kepala SMK Negeri 1 Kota Cirebon, Achmadi Hendi, mengungkapkan jika  mereka telah menyediakan 11 ruangan untuk pelaksanaan UNBK tingkat SMP. “Satu ruangan berisi 28 unit,” ungkap Achmadi. Total  ada 330 unit komputer yang disedikan dimana 22 unit diantaranya merupakan komputer cadangan.

Post A Comment: