Sekda; Pemberantasan Narkoba dari Hulu ke Hilir Harus Melibatkan Semua Pihak
E.satu.com (Crb) Dibutuhkan kerja sama dari semua pihak dan semua bidang untuk turut serta dalam pemberantasan narkotika dan obat terlarang. Bandar-bandar besar pun ditangkap untuk bisa meminimalkan peredaran narkoba.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Asep Dedi, M.Si, disela-sela upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Anti Narkotika Internasional 2018 di alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa, 17 Juli 2018. “Perlu pendekatan dari berbagai bidang untuk memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang ini,” ungkap Asep. Dimulai dari pendekatan hukum, kesehatan, masyarakat dan lainnya. Keseriusan dari semua pihak tersebut menurut Asep sangat dibutuhkan agar pemberantasan peredaran narkoba dari hulu ke hilir bisa terealisasi.
Karena itu, Asep meminta agar semua pihak juga bisa turun tangan dan peduli terhadap berbahayanya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang saat ini. “Khususnya di kalangan anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa,” ungkap Asep. Karena jika hanya mengandalkan pemerintah dan BNN, maka memutus mata rantai peredaran narkotika dan obat-obat terlarang lainnya akan sangat sulit.
Sementara itu Ketua BNN Kota Cirebon, Sabli, mengungkapkan jika pertengahan Januari lalu mereka sudah menangkap bandar besar narkoba. “Sekarang sedang dalam proses hukum,” ungkap Sabli. Sejak itu, Sabli mengklaim, peredaran narkotika dan obat terlarang lainnya di Kota Cirebon menurun drastis.
Selain itu, lanjut Sabli, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), baik Gintung maupun Cirebon, untuk terus berupaya meminimalkan peredaran narkotika dan obat terlarang lainnya di dalam Lapas. “Seperti kita tahu, saat ini banyak bandar besar yang tengah menjalani hukum namun masih bisa menggerakkan dan mengoperasikan peredaran narkoba dari dalam Lapas,” ungkap Sabli. Pihak Lapas pun menurut Sabli mau bekerja sama dan sangat serius untuk turut memberantas peredaran narkotika dan obat terlarang ini.
Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Anti Narkotika Internasional 2018  mengambil tema, menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba. Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Asep Dedi, M.Si, dan turut hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Agus Mulyadi,M.Si, Dandenpom Cirebon, Danlanal Cirebon, wakil ketua DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani, perwakilan dari KSOP, perwakilan dari Kodim 0614 Kota Cirebon, perwakilan Brimob, perwakilan Polres Cirebon Kota dan sejumlah pejabat lainnya.

Post A Comment: