E satu.com - Boeing Company memutuskan untuk mengandangkan semua pesawat jenis 737 MAX di seluruh dunia. 

Keputusan dilakukan semata-mata demi keselamatan maskapai dan para penggunanya. Amerika Serikat (AS) dan Kanada yang se belumnya bersikeras menyatakan MAX 8 aman dioperasikan juga mengambil langkah serupa. 

Otoritas kedua negara mengikuti negara lain seperti China, Inggris, dan Singapura yang melarang terbang Boeing MAX 8 setelah jatuhnya pesawat milik Ethiopian Airlines pada Minggu (10/3) lalu yang me newaskan 157 penumpang. Jatuhnya Ethiopian Airlines menjadi sorotan banyak pihak karena tipe pesawat yang jatuh tersebut sama dengan pesawat milik Lion Air JT610 yang juga jatuh di Laut Jawa lima bulan silam. 

Saat itu pesawat tersebut jatuh diperairan Karawang, Jawa Barat, dan menewaskan 189 orang, termasuk kru. Sebelum keputusan pela ra - ng an tersebut dikeluarkan, Ba - dan Penerbangan Federal Ame - rika Serikat (AS) atau Fe deral Aviation Ad mi nis tration (FAA) me ne mukan fakta mence ngangkan di Ethiopia. 

FAA menganalisis, jalur pener ba ng an dan data satelit perge ra k an MAX 8 Ethiopian Airlines yang jatuh pada akhir pekan lalu mirip dengan MAX 8 Lion Air JT 610 yang jatuh di laut Jawa. Kedua pesawat itu ter bang naik turun tidak menentu sebelum akhirnya menukik tajam menghantam tanah dan lautan. 

FAA juga menyatakan, memiliki bukti baru lain yang men dukung pernyataan ter - sebut. Penyelidik lokal mengata kan kotak hitam pesawat Ethio pian Airlines itu telah di - k irimkan menuju Paris, Pran cis, untuk dianalisis lebih jauh. 

“Rekaman data penerbangan dan rekaman suara kokpit di - bawa delegasi Ethiopia,” ungkap Ethiopian Airlines. FAA dalam investigasi awal be kerja sama dengan Dewan Ke selamatan Transportasi Nasional (National Transpor tation Safety Board/NTSB) da lam penyelidikan kecelakaan MAX 8 Ethiopian Airlines. “Semuanya sudah jelas. 

Jalur penerbangan Ethiopian Air lines, juga pergerakannya, sa ngat mirip dengan MAX Lion Air,” ujar Acting Ad mi nis - trator FAA Dan Elwell seperti dikutip bbc.com kemarin. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan, FAA akan mengeluarkan perintah da rurat sesuai dengan infomasi baru, keluhan, dan bukti fisik yang diterima dari lokasi kejadian. 

AS dan Brasil men - jadi negara terbaru yang meng - hentikan pengoperasian MAX 8 setelah Indonesia, China, India, Inggris, dan Singapura. Kanada melalui Menteri Transportasi Marc Garneau juga mengeluarkan perintah pembekuan operasional MAX 8. 

Berdasarkan bukti baru ke - celakaan di Ethiopia dan data satelit yang diterimanya, dia mengatakan pola pener ba ng - an antara MAX 8 yang di ope - rasikan di Kanada dan di Ethio pia mirip. Hanya di Ka - na da masih terkendali. Boeing menyatakan masih percaya diri dengan sistem keamanan dan keselamatan 737 MAX. 

Namun, setelah berkonsultasi dengan FAA dan NTSB, perusahaan dengan pendapatan USD101,127 miliar pada 2018 itu memutuskan untuk mengandangkan seluruh MAX sebagai langkah antisipasi dan untuk memastikan keamanan. Presiden, Chief Executive, dan Chairman Boeing Dennis Muilenburg mengatakan, per - usahaannya bersama pihak in - vestigator akan berupaya se - baik mungkin untuk menguak penyebab kecelakaan dan mem bantu memastikan ke sa - lah an serupa tidak terulang. 

Sejak kecelakaan, nilai pasar Boeing anjlok menjadi hampir USD26 miliar. Ini sebagai aki - bat anjloknya harga saham per usahaan itu dalam sepekan ter akhir. Kemarin saham Boeing berada di kisaran USD373, turun dari pekan sebelumnya yang berada di ang - ka USD422 per saham. 

Presiden Association of Flight Attendants-CWA Sara Nel son mengatakan, kese la - mat an harus menjadi prioritas utama. Namun dengan pengandangan MAX 8, dia menilai reputasi Boeing yang men jadi merek nasional AS sedang dipertaruhkan. 

“Merek ini bukan hanya Boeing, tapi AS secara umum,” tandas Nelson. Manajemen Maskapai Sout - h west Airlines menyatakan, pihaknya mengandangkan 34 MAX 8. Meski dianggap sebagai maskapai dengan armada MAX terbesar di dunia, Southwest Airlines menyatakan pe nye - top an itu hanya memengaruhi 5% dari jadwal penerbangan mereka. 

Langkah serupa juga diambil American Airlines yang mengoperasikan 24 MAX. Meski mayoritas negara dan maskapai penerbangan me ngandangkan MAX 8, te tapi sebagian kecil maskapai masih tetap meng oper s kannya. Salah satunya Cathay Pacific. CEO Cathay Pacific Ru pert Hogg mengaku sangat puas dengan MAX 8. “Semua pesawat dapat meng alami tragedi,” kata Hogg. ( Sin)

Post A Comment:

0 comments: