Walikota Cirebon, Tanpa Dukungan Semua Pihak Visi Dan Misi Kota Cirebon Tidak Akan tercapai
E satu.com ( Crb) - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon meminta semua pihak untuk bisa membantu terwujudnya visi dan misi Sehati. Tanpa kerjasama yang baik, visi dan misi tidak bisa tercapai.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH. , di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Wakil Wali Kota Cirebon menutup Musrenbang RPJMD, Jumat, 26 April 2019.

“Proses perumusan rancangan awal RPJMD Kota Cirebon tahun 2018-2023 telah dilakukan sejak kami dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Cirebon,” ungkap Azis.

Tepatnya sejak 12 Desember 2018 saat dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, rancangan awal RPJMD yang telah melakukan proses pembahasan dalam forum konsultasi publik, juga telah memperoleh saran dan masukan dari DPRD Kota Cirebon, bahkan juga telah dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Barat. Konsultasi tersebut dilakukan melalui surat Wali Kota Cirebon No 050/166-BP4D perihal konsultasi rancangan awal RPJMD Kota Cirebon tahun 2018-2023.

“Alhamdulillah, hasil konsultasi berupa rekomendasi untuk penyempurnaan rancangan awal RPJMD telah kami terima,” ungkap Azis.

Visi dan Misi Kota Cirebon 2018-2023 yaitu dengan “Sehati Kita Wujudkan Cirebon Sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Sejarah’. Karena itu, Azis meminta dukungan kepada semua pihak untuk bisa bersama-sama bekerja keras, agar visi dan misi yang sudah dicanangkan bisa terwujud.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati. “Percuma Azis lari, Eti lari. Kalau tidak didukung semua pihak,” ungkap Eti. Saat ini, lanjut Eti, dirinya masih berkonsentrasi untuk membenahi kebersihan di Kota Cirebon. karena Kota Cirebon memiliki target 2 juta wisatawan. Target tersebut baru bisa tercapai jika Kota Cirebon bersih dan hijau. “Karena faktor kebersihan juga akan menarik minat kunjungan wisatawan,” tegas Eti.

Bekerjasama dengan stakeholder terkait, di Kota Cirebon sudah ada sejumlah program kebersihan yang juga menguntungkan bagi warga Kota Cirebon. Dimulai dengan program Clear and Gold, yaitu menukar sampah sampah yang masih bernilai dengan tabungan emas. Program ini bekerja sama dengan PT Pegadaian. “Dalam waktu dekat kita juga akan bekerja sama dengan Gojek,” ungkap Eti. Yaitu menukar sampah akan mendapatkan saldo gopay. Dalam waktu dekat, program tersebut akan diluncurkan ke sejumlah sekolah yang ada di Kota Cirebon.

Sementara itu Sultan Sepuh XIV Pra Arief Natadiningrat, juga mendukung Kota Cirebon menjadi kota yang bersih, tertib dan aman tahun ini.

“Mendukung penataan sarana pariwisata pada 2020 dan 2021 Insya Allah Cirebon akan menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Barat,” ungkap Arief. ( Nm)

Post A Comment:

0 comments: