Dampak Debu Batu Bara Berujung Warga Minta GM Pelindo Cirebon Mundur
E satu.com (Crb) - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Panjunan Bersatu (FPB) melakukan unjuk rasa menuntut agar Pelindo menutup penimbunan batu bara di pelabuhan Cirebon  Kamis (8/8/2019). Massa berkumpul di depan pintu masuk Pelabuhan 2 Cirebon di Jalan Yos Sudarso untuk memprotes dampak bongkar muat batu bara.

Dalam orasinya mereka menyampaikan beberapa tuntutan, termasuk mendesak Pelindo 2 untuk memecat GM Pelindo 2 Udin Mahmudin dari jabatannya.

Beberapa tuntutan lainnya yakni menolak bongkar muat batu bara, dan menutup bongkar muat Clingker.

“Kami ingin lingkungan bersih karena kesehatan itu nomor satu,” teriak Koordinator Lapangan (Korlap) FPB, Heri.

Tak lama kemudian, para pendemo diterima manajemen PT Pelindo 2 dengan diajak berdialog di aula kantor setempat. Namun dari kesepakatan, pada penyampaian aspirasi tersebut jumlah pendemo yang mewakili hanya 5 orang saja.

Dampak Debu Batu Bara Berujung Warga Minta GM Pelindo Cirebon MundurDari pihak Pelindo 2, tampak Kepala KSOP Cirebon, Purgana, DGM HPI Pelindo 2, Deni Sunjaya dan GM PTP, Eka Nugraha. Mereka berusaha melakukan dialog dengan para perwakilan pendemo tersebut.

KSOP Cirebon Purgana yang baru menjabat beberapa hari ini mengatakan bahwa permasalahan ini jangan di biarkan berlarut-larut harus segera diselesaikan ,

" KSOP Sebagai Operator Berharap Pelindo Dapat Secepatnya Menyelesaikan Apa yang sudah menjadi tangung jawabanya " Tegasnya

Salah satu perwakilan warga, Karsudin, menjelaskan, sebelum ada bongkar muat batu bara, pelabuhan tidak pernah bersentuhan langsung dengan masyarakat. Namun setelah perusahaaan batubara masuk sekitar 2002, persoalan dengan warga mulai muncul.

Masih terkait batu bara ini, pihaknya meminta agar keberadaan jaring kembali diaktifkan untuk menekan polusi debu. Begitupun upaya penyemprotan jangan hanya dilakukan saat ada kunjungan pejabat pusat saja.

Dampak Debu Batu Bara Berujung Warga Minta GM Pelindo Cirebon Mundur“Kami minta demi menghindari dampak buruk dari kesehatan warga, pertemuan tersebut dapat membawa hasil dan melahirkan komitmen bersama,” tandasnya.

Sementara itu, DGM HPI Pelindo 2, Deni Sunjaya, memastikan pihaknya akan menyikapi serius persoalan yang disampaikan para pendemo. Terutama menyangkut dampak bongkar muat batu bara yang berdampak pada kesehatan warga sekitar.

“Kami akan melakukan langkah-langkah serius dengan berpedoman pada aturan yang berlaku. Begitupun kami akan menyampaikan hal ini ke pimpinan,” katanya (Nm)

Post A Comment:

0 comments: