Ditengah Kisruh Keraton kasepuhan Sejumlah Advokat Bentuk BAKK
E satu.com  ( Cirebon ) - Sejumlah advokat di Kota Cirebon dalam kesempatan bersilaturahmi dengan Sultan Sepuh XV Kraton Kasepuhan pada hari Selasa (8/9/2020)  menyampaikan keprihatinannya terhadap masalah yang belakangan marak diberitakan. Karena itu, para advokat dari berbagai organisasi advokt di Cirebon tersebut menyampaikan dukungan dan kesiapannya dalam  membela kepentingan hukum Sultan Kasepuhan XV, PRA Lukman Zulkaedin , SH, MKn.

Beberapa advokat yang hadir antara lain, Dan Bildansyah, SH, DR J. Syamsuddin, SH (Sekjen Peradi/Ketua PPHI Kota Cirebon), Marhendi, SH MH, (Ketua DPD PPHI Kabupaten Cirebon Inka Nasution, SH, MH (Ketua KAI Kota Cirebon), Abdi Mujiono, SH MH (Bendahara Peradi), Wisnu Heryana, SH, Rahmat Mulyanto, SH. (Anggota KAI kota Cirebon)

"Kami senang dengan silaturahmi dan rencana kerjasama yang akan dibangun ke depan. Saya meyakini pertemuan ini akan memberikan efek positif bagi Keraton Kasepuhan," ungkap Sultan Lukman.

Sultan Lukman menambahkan pihaknya memahami,  hukum harus menjadi panglima dan ujung tombak dalam menyelesaikan semua persoalan. Dukungan ini juga menjadi spirit bagi dirinya untuk menjalankan amanah Sunan Gunung Jati, keluarga dan masyarakat.

"Semoga pertemuan ini barokah. Saya juga berharap teman-teman advokat dapat bekerjasama," kata Sultan Lukman.

Dalam kesempatan tersebut Sultan Lukman dan beberapa pengacara tersebut berencana akan membentuk Badan Advokasi Keraton Kasepuhan (BAKK). Lembaga ini akan mewakili Sultan Lukman dan Keraton dalam menghadapi kasus hukum. Atas kesepakatan bersama Dan Bildansyah menjadi koordinator  BAKK.

Sementara Bildansyah mengatakan sangat mengapresiasi kesediaan rekan rekan advokat tersebut untuk membantu kepentingan hukum Sultan Sepuh XV. 

"Bahwa akan dibentuk BAKK, tujuannya bukan hanya fokus kepada soal yang menjadi polemik belakangan. Tapi soal lain yg menyangkut Keraton Kasepuhan sebagai salah satu aset peninggalan sejarah yang harus dijaga," ujar Bildansyah. (Naim)

Post A Comment:

0 comments: