AKB

E satu.com  (Indramayu)
- Mantan Menteri KKP Rohmin Dahuri memastikan sektor perikanan di Indramayu akan bisa maju dan pesat jika dipimpin oleh Paslon Nomor urut 4 Nina Lucky.

Pasalnya Indramayu harus dipimpin oleh orang yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan sektor perikanan dan kelautan di Indramayu.

"Indramayu selama ini menjadi produsen perikanan terbesar di Jawa Barat. Indramayu akan lebih makmur dan maju, bupatinya harus tepat dan benar, kalau menurut objektif saya, siapa lagi kalau bukan ibu Nina dan Lucky Hakim," ujar Rohmin Dahuri dalam kunjungannya di Indramayu, Selasa (24/11/2020).

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan para tokoh nelayan dari 14 muara di Indramayu, Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono, dan Cabup nomor urut 4 Nina Agustina beserta rombongannya.

Menurut Rohmin Dahuri, dari segi SDM nelayan di indramayu, nelayan lebih unggul dan mau bekerja keras dan lebih mau berinovasi mengikuti perkembangan dalam menggunakan teknologi modern.

Sehingga, Rohmin mengingatkan, khususnya di sektor perikanan dan kelautan, Indramayu ke depan harus membangun infrastruktur yang bagus, tingkatkan kembali SDM melalui pendidikan pelatihan dan penyuluhan serta layanan kesehatan yang baik.

"Terakhir, Pemda harus menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kemudahan berusaha untuk berbisnis yang atraktif. Nelayan yang unggul membuat optimis, apalagi nanti dipimpin oleh bupati yang serius," tegas Rohmin.

Sementara Calon Bupati Nomor urut 4 Nina Agustina memaparkan, pihaknya siap berkomitmen untuk membangun sektor perikanan dan kelautan karena merupakan salah satu unggulan di kabupaten Indramayu.

Oleh karenanya, atas masukan dari semnua pihak yang memahami di sektor tersebut, Paslon Nina-Lucky juga sudah mempersiapkan program prioritas di sektor perikanan dan kelautan untuk dikembangkan agar Indramayu ke depan makin maju dan bisa bersaing dengan daerah lain.

"Salah satu programnya, nanti kita akan melakukan pembangunan prasarana dan sarana di 15 TPI di Indramayu, melakukan modernisasi alat tangkap, kolam dan tambat labuh, bangunan dan lantai lelang, normalisasi alur sungai dan muara, pembangunan cold storage, galangan kapal, pusat informasi kelautan dan perikanan, stasiun pengisian bahan bakar nelayan dan jaringan jalan dan listrik yang dibutuhkan," papar Nina.

Selain itu, Nina juga menjelaskan, selain meningkatkan SDM nelayan juga akan diberikan perlindungan dan kemudahan berusaha.

Bahkan, lanjut Nina, untuk perikanan tawar dan petani garam, Nina juga melakukan hal sama, pasalnya pembudidaya ikan air tawar di Indramayu seperti Lele, Nila, dan lain-lain, lumayan banyak di Indramayu.

"Jadi nanti kita akan tarik investor untuk pengolahan ikan maupun pakan, agar masyarakat dapat menekan biaya produksi dan mendapatkan hasil melimpah untuk peningkatan ekonomi masyarakat," tandasnya.(iwan/wn)

Post A Comment:

0 comments: