E satu.com (Indramayu)
- Coblosan Pilkada Indramayu 2020 makin dekat, berbagai cara kotor pun dilakukan oleh Paslon atau tim tertentu, salah satunya mengklaim atau mengaku pembangunan jembatan bersumber dari Paslon, padahal sebenarnya berasal dari anggaran APBD atau uang rakyat.

Seperti terjadi pada pembangunan Jembatan Penghubung Pertanian di Desa Cikamurang Blok Buyut Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu.

Atas laporan tokoh masyarakat setempat, akhirnya DPRD Kabupaten Indramayu pada Kamis (19/11/2020) turun tangan ke lokasi, jelaskan ke warga dan memasang spanduk bertuliskan: “Dana Pembangunan Ini Bersumber Dari APBD Kabupaten Indramayu (Uang Rakyat)“.

“Jembatan Desa Cikamurang blok kibuyut ini dibiyai dari APBD, bukan dari salah satu calon, jadi jangan diklaim,” ungkap Anggi.

Anggi pun memastikan setiap pembangunan yang ada di kabupaten Indramayu baik jalan, jembatan atau irigasi lainnya itu menggunakan uang rakyat yang bersumber dari APBD atau dana bantuan dari provinsi.

“jadi jangan sampai adanya pembangunan ini menjadi propaganda dalam kontestasi politik di Indramayu saat ini,” jelas Anggi.

Anggota DPRD Indramayu, Tarmudi, mengingatkan kepada masyarakat agar lebih cerdas dan jangan mau dibodohi oleh oknum-oknum politik.

“logikanya tidak mungkin pembangunan jembatan yang memakan biaya besar dari pribadi calon, apalagi dijadikan kampanyae, jelas ini salah,” tegasnya.

Sementara salah satu warga Aep memaparkan bahwa pembuatan jembatan tersebut secara kontruksi bawah jembatan memang pemerintah yang membangun, tapi untuk kontruksi atas jembatan berupa kayu merupakan swadaya masyarakat sekitar.

"Terutama masyarakat desa Cikawung Blok Buyut, Sawah Rantau," tandasnya.(iwan/wn)

Post A Comment:

0 comments: