E satu.com (Cirebon)
- Tak puas dengan hanya meningkatkan kemajuan dan kualitas pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon ( UMC ) juga ingin ikut dalam upaya pelestarian kesenian tradisional Cirebon.

Sebagai pembuktian untuk ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya dan seni Cirebon, UMC dalam rangka memperingati hari jadi ke 540 Kabupaten Cirebon menggelar Cirebon Ngatoni Ramadhan yang berlangsung di hall Universitas Muhammadiyah, jalan Fatahillah - Watubelah - Sumber - Kabupaten Cirebon, beberapa hari yang lalu.

Pada Gelaran Cirebon Ngatoni Ramadhan tersebut dihadiri Wakil Walikota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati, Unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Rektor dan Dosen UMC, Ketua FKKC Kabupaten Cirebon Muali beserta Pengurus, Anggota dan Kuwu se Kabupaten Cirebon, Para Pelaku Seni dan Budaya hinga Mahasiswa Mahasiswi UMC.

Pertama, saya mengucapkan selamat ulang tahun Kabupaten Cirebon yang ke 540 dan pada hari ini dalam kegiatan dibulan Ramadhan salah satunya Cirebon Ngatoni Ramadhan, Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa hadir di UMC sebagai salah satu pelaku dan pencinta seni serta budaya " saya apresiasi kepada teman teman UMC termasuk juga para seniman di Kabupaten Cirebon yang memiliki komitmen dan kosentrasi sangat tinggi terhadap kesenian " jelas Wakil Walikota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati kepada Awak Media E Satu Com.

" Budaya dan seni harus betul betul ada diruang masyarakat dan juga perlu diperkenalkan baik kepada generasi muda maupun kepada wisatawan " kegiatan Cirebon Ngatoni Ramadhan menjadi salah satu media untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan, saya apresiasi sekali Pemkab Cirebon dan UMC " tegasnya.

Lanjutnya UMC dengan Cirebon Ngatoni Ramadhan ingin memperkenalkan seni dan budaya kepada masyarakat luas, saya sangat mendukung sekali kegiatan ini dan setidaknya dengan adanya kegiatan Cirebon Ngatoni Ramadhan menjadi upaya yang dilakukan untuk dapat melestarikan kesenian dan budaya Cirebon, ujar Hj. Eti Herawati.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Cirebon mengajak Pemkot dan Pemkab termasuk UMC dan FKKC Kabupaten Cirebon serta para pelaku seni dan budaya untuk bersama sama mengangkat dan melestarikan kembali seni dan budaya Cirebon " kita semua harus berjalan bersama sama termasuk dengan pembangunannya karena saya tidak pernah bicara Kota atau Kabupaten karena kita adalah satu yaitu Cirebon yang membedakan hanya masalah administratif saja " tandasnya.

Harapan saya dengan adanya Cirebon Ngatoni Ramadhan di UMC bisa kembali kita bicara saling berkoordinasi bersama sama terkait Cirebon sehingga bisa mengangkat dan bersuara di Jawa Barat bahwa Cirebon patut di apresiasi, tidak saja dari sejarah panjangnya tetapi lebih jauh dari seni dan budayanya, jadi kita semua harus berkolaborasi agar program dapat berjalan tutup Wakil Walikota Cirebon Hj. Eti Herawati.

Ditempat yang sama Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon ( FKKC ) Kabupaten Cirebon Muali yang juga Kuwu desa Keraton mengungkapkan rasa syukur dan Alhamdulillah karena pihak Universitas Muhammadiyah Cirebon ( UMC ) ingin dan mau bekerjasama dengan FKKC, karena apa, sadar tidak sadar bahwa di Kabupaten Cirebon ini ada 412 desa yang punya potensi dan prioritas terbaik dan unggulan " pada kegiatan Cirebon Ngaton Ramadhan ini mudah mudahan menjadi momen sejarah baru antara UMC dan FKKC " ungkapnya.

" Saya sebagai Ketua FKKC Kabupaten Cirebon mengucapkan terima kasih kepada pihak UMC yang mau bekerjasama dengan FKKC, saya berharap UMC tetap menjalin kerjasama dan ada tindaklanjut kedepannya untuk Kabupaten Cirebon lebih baik dan maju lagi " harapnya.

Saya berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon lebih perhatian, salah satu contoh pada kegiatan Cirebon Ngaton Ramadhan ini " peran serta pemerintah sangat dibutuhkan karena menjadi penentu keberlangsungan pelestarian seni dan budaya daerah Cirebon " pungkas Ketua FKKC Kabupaten Cirebon Kuwu Muali. (wnd)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AKB

Back To Top