AKB


E satu.com (Cirebon)
- Komisi III DPRD menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) untuk APBD Tahun 2023, Kamis (6/10/2022), di Griya Sawala gedung DPRD.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon, Dian Novitasari SKom mengatakan, ada beberapa program prioritas yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Khususnya terkait rehab sekolah, bantuan operasional sekolah (BOS), dan beasiswa rawan drop out (DO).

Dalam hal ini, sambungnya, Komisi III meminta agar Disdik Kota Cirebon memberikan perhitungan terperinci soal tiga program prioritas itu. Akan tetapi, data tersebut belum disampaikan.

“Contohnya beasiswa rawan DO dan BOS itu tergantung pada jumlah siswa. Kita belum tahu kebutuhan dan nilainya berapa,” kata politisi yang akrab disapa Novi itu usai rapat.

Senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo. Menurutnya, anggaran di Disdik masih sangat kecil. Untuk itu pihaknya akan memperjuangkan agar program-program prioritas tersebut bisa berjalan lancar kedepannya.


Salah satu yang disorot Komisi III adalah mengenai program rehabilitasi sekolah. Benny menilai, terdapat beberapa sekolah di Kota Cirebon kondisinya tidak layak. Misalnya seperti SD Karanganom dan SD Kanggraksan yang rusak.

“Kondisi itu sangat membahayakan siswa di sana. Sedangkan anggaran yang baru terpasang di Disdik untuk rehab sekolah sekitar di angka Rp2 miliar,” ujar Benny.

Jumlah tersebut dinilai Benny masih sangat kecil. Sebab, banyak sekolah di Kota Cirebon yang membutuhkan program ini guna melakukan rehab ruang kelas atau sarana-prasarana lainnya. “Kita dorong kepada Banggar agar menyampaikan ke TAPD, supaya anggaran di Disdik Kota Cirebon ditingkatkan,” tuturnya.


Sementara itu, saat rapat berlangsung, Kepala Disdik Kota Cirebon, Kadini SSos memaparkan, untuk RKA Disdik Kota Cirebon pada APBD Tahun 2023 jumlahnya sekitar Rp318 miliar. Angka tersebut sudah meliputi gaji pegawai hingga program prioritas lainnya.

Ia berharap, anggaran untuk Disdik Kota Cirebon yang berkaitan dengan program prioritas dapat ditingkatkan. “Ada tiga program yaitu BOS di Kota Cirebon, rehab sekolah, dan kami meminta anggaran untuk beasiswa rawan DO,” kata Kadini. (pgh)

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top