BPBD

camat

Pj Walikota Tangerang

E satu.com (Tangerang) - Gerakan Golput ( Golongan Putih ) mulai di kenal pada tahun 1971, di gagas oleh pemuda, pelajar dan mahasiswa yang merasa aspirasi politiknya tidak terwakili oleh wadah politik formal.
Pada saat itu mereka memproklamirkan berdirinya gerakan putih ( GOLPUT ) sebagai gerakan moral , di dimotori oleh Adnan Buyung Nasution dan Arief Budiman

Dalam sebuah proses pesta demokrasi ,Pileg, Pilpres maupun Pilkada, sikap golput umumnya timbul dari rasa tidak percaya alias rasa kecewa terhadap proses demokrasi yang dianggap kurang mampu menghasilkan sosok anggota dewan atau pemimpin berkualitas. Yaitu sosok yang tidak bisa memberikan perubahan pembangunan bergerak kearah yang jauh lebih baik

" Percuma saja memilih , yang udah - udah juga kurang ada perubahan...

Kalau sudah terpilih mah mereka lupa , lebih baik diam rumah daripada harus ngantri di TPS " Kalimat seperti itu sering kali terdengar dari masyarakat yang merasa kecewa atau sudah tidak percaya lagi dengan pesta demokrasi Pileg, Pilpres maupun Pilkada

Sampai saat ini tidak ada larangan kepada masyarakat untuk Golput , karena Golput adalah bagian dari hak Azasi manusia . Namun dalam menghadapi Pemilu 2024 alangkah baiknya Golput disikapi dengan cara yang cerdas dan cermat.

Artinya,bila merasa tidak ada yang layak untuk di pilih , bukan berarti kita harus diam di rumah, datanglah ke TPS , ambil kertas suara kemudian masukkan kedalam kotak suara tanpa ada satupun yang dipilih atau di coblos. Dengan demikian maka hak suara kita akan tetap di hitung sebagai suara tidak sah . Itulah yang dimaksud sikap Golput yang cerdas dan cermat

Sebaliknya bila kita tidak datang ke TPS, maka dikawatirkan hak suara kita di ambil atau disalah gunakan oleh oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sedikit atau banyak masyarakat yang Golput , tentunya akan menjadi ukuran sampai sejauh mana tingkat kepercayaan atau kepuasan masyarakat terhadap keberhasilan proses pembangunan.

Dari Pemilu ke Pemilu jumlah masyarakat yang Golput terus bertambah, itu harus menjadi bahan evaluasi sekaligus di antisipasi sehingga dalam menghadapi Pemilu 2024 jumlah masyarakat yang Golput berkurang


Salam Revolusi....
Salam Demokrasi...
NKRI Tetap Dihati.....

Penulis : Asep WW
Jurnalis E satu.com
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top