E satu.com (Cirebon) - Koperasi Mandiri Jaya Panyaweuyan Majalengka menerima sertifikat penghargaan atas partisipasinya sebagai Klaster Teraktif dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Bank Indonesia (BI) Cirebon.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi koperasi dalam menjaga stabilitas harga komoditas dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Ketua Koperasi Mandiri Jaya Panyaweuyan Majalengka, Tatang, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berperan aktif dalam upaya pengendalian inflasi daerah melalui penyediaan bahan pangan murah bagi masyarakat.
“Hari ini kami mendapatkan sertifikat dari OJK Cirebon dan BI Cirebon atas partisipasi dalam Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini membantu masyarakat menstabilkan harga di pasar supaya tidak melambung tinggi. Kami adakan pasar murah agar dapat dijangkau masyarakat kecil,” ujar Tatang di Kantor OJK Cirebon, Minggu (7/12/2025).
Tatang menjelaskan bahwa koperasi Mandiri Jaya Panyaweuyan berfokus pada sektor pertanian, khususnya budidaya bawang merah, pengolahan bawang goreng, serta distribusi konsumsi ke berbagai daerah.
“Saya merekrut tujuh kelompok tani dengan anggota 210 orang, mencakup lahan 210 hektare. Saat panen semua hasil diarahkan masuk ke koperasi, kemudian kami distribusikan. Biasanya pengiriman ke Padang bisa mencapai 30 ton per minggu,” ungkapnya.
Menurutnya, jika harga bawang merah sedang tinggi, koperasi lebih memaksimalkan penjualan konsumsi. Namun ketika harga anjlok, bawang diolah menjadi bawang goreng untuk mendapatkan nilai tambah.
Koperasi Mandiri Jaya Panyaweuyan merupakan gabungan dari kelompok tani yang berdiri sejak tahun 2023. (Wandi)









.webp)












Post A Comment:
0 comments: