E satu.com (Cirebon) - 
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan perjalanan kereta api akibat luapan air di petak jalan Pekalongan–Sragi, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 23.10 WIB.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan gangguan tersebut berdampak pada keterlambatan keberangkatan dan kedatangan sejumlah kereta api di berbagai stasiun.

“Atas kejadian ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang, yang menyebabkan keberangkatan serta kedatangannya di stasiun mengalami kelambatan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dari para pelanggan,” ujar Muhibbuddin dalam keterangannya.


Ia menjelaskan, untuk sementara waktu KAI melakukan penyesuaian pola operasi dengan mengalihkan sejumlah perjalanan kereta api dari jalur utara ke jalur selatan, serta membatalkan beberapa perjalanan lainnya demi keselamatan dan kelancaran operasional.

Adapun perjalanan kereta api yang dialihkan melalui jalur selatan atau memutar, yakni:

KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasarturi, memutar melalui Tegal–Prupuk–Solobalapan–Gundih.
KA 92 Jayabaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi, memutar melalui Tegal–Prupuk–Kroya–Solo–Gundih–Gambringan.
KA 96 Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi, memutar melalui Tegal–Prupuk–Kroya–Solo–Gundih.

Sementara itu, sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan, meliputi:


KA 216 Kaligung relasi Brebes–Semarang Poncol.

KA 217 Kaligung relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan.
KA 23 Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir.
KA 24 Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang.
KA 218 Kaligung relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol.
KA 213 Kaligung relasi Semarang Poncol–Brebes.

Muhibbuddin menegaskan, seluruh jajaran KAI terus bekerja maksimal agar kondisi lintas segera normal dan perjalanan kereta api dapat kembali berjalan seperti biasa.

“Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan yang terdampak. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” tutupnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top