E satu.com (Cirebon) - Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat transparansi informasi sekaligus pelestarian sejarah daerah melalui penandatanganan Komitmen Percepatan Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Langkah strategis ini bertujuan memastikan seluruh memori kolektif Kota Cirebon terkelola dengan baik serta dapat diakses secara mudah oleh publik melalui portal kearsipan nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Rabu (28/1), tersebut dihadiri langsung Direktur Informasi Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rudi Anton, S.H., M.H., bersama jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.AP., M.Si., menegaskan bahwa implementasi SIKN dan JIKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.
“Arsip adalah identitas dan memori kolektif bangsa. Melalui integrasi ke dalam jaringan nasional ini, kami ingin memastikan bahwa data sejarah dan informasi kearsipan Kota Cirebon tidak hanya tersimpan, tetapi juga hidup dan dapat diakses secara cepat serta akurat oleh masyarakat maupun peneliti melalui portal ANRI,” ujar Effendi Edo dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam pengelolaan arsip daerah. Seluruh perangkat daerah diminta memberikan dukungan penuh kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, khususnya dalam proses akuisisi arsip statis.
“Saya tegaskan, tidak boleh ada ego sektoral dalam pengelolaan data. Integrasi kearsipan ini adalah kerja kolektif. Kualitas data yang kita masukkan ke sistem nasional mencerminkan profesionalitas birokrasi Kota Cirebon di tingkat pusat,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Cirebon dalam mendorong percepatan implementasi SIKN dan JIKN.
Menurutnya, Kota Cirebon memiliki kekayaan sejarah dan arsip yang sangat bernilai untuk menjadi bagian dari simpul jaringan informasi kearsipan nasional.
“SIKN dan JIKN membantu pemerintah daerah dalam menyajikan informasi yang terverifikasi, aman, dan mudah diakses. ANRI siap memberikan pendampingan teknis agar proses percepatan ini berjalan optimal, sehingga Kota Cirebon dapat menjadi salah satu simpul jaringan kearsipan terbaik di Indonesia,” ungkap Rudi Anton.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon menjelaskan bahwa tahapan selanjutnya meliputi pemetaan serta digitalisasi arsip-arsip penting di seluruh perangkat daerah untuk segera diintegrasikan ke dalam sistem nasional.
Melalui komitmen ini, Pemerintah Kota Cirebon menegaskan kesiapannya menjadi daerah yang melek informasi kearsipan berbasis teknologi digital, sekaligus menjaga warisan sejarah bagi generasi mendatang. (Wandi)











.webp)












Post A Comment:
0 comments: