E satu.com (Cirebon) - Sejumlah nasabah Perumda BPR Bank Cirebon atau yang dikenal sebagai Bank Pasar Cirebon mendatangi kantor bank milik Pemerintah Kota Cirebon, Selasa (10/2/2026).

Kedatangan mereka dipicu kekhawatiran terhadap nasib simpanan, khususnya produk Tabungan Anak Sekolah (TAS) yang banyak dimiliki pelajar di Kota Cirebon.

Pantauan di lokasi, para nasabah terlihat berkumpul sambil memegang buku tabungan.

Mereka saling berdiskusi dan menunggu kejelasan informasi dari pihak bank terkait kepastian dana simpanan mereka.

“Saya dan teman-teman ini punya Tabungan Anak Sekolah di sini. Kami hanya ingin tahu bagaimana nasib tabungan kami. Ini kan tabungan kolektif dari sekolah,” ujar salah seorang nasabah kepada wartawan.

Kedatangan nasabah tidak hanya berasal dari satu atau dua orang.
Sejumlah orang tua siswa juga terlihat datang membawa bukti tabungan milik anak-anak mereka.

Ketidakpastian informasi yang beredar di masyarakat membuat sebagian nasabah merasa cemas, meski situasi di kantor bank berlangsung tertib dan kondusif.

Banyak orang tua mengaku bingung dan berharap segera mendapatkan penjelasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait kondisi bank dan simpanan mereka.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Agus Muntholib, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik maupun terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurut Agus, masyarakat tidak perlu berbondong-bondong mendatangi kantor bank karena saat ini proses rekonsiliasi data nasabah sedang dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Mohon disampaikan kepada masyarakat agar tidak panik. Kita tunggu hasil rekonsiliasi data dari LPS dan proses klaim yang akan dijalankan oleh LPS bersama bank yang ditunjuk,” ujar Agus saat diwawancarai wartawan.

Agus menjelaskan, LPS memiliki kewenangan sesuai Undang-Undang untuk melakukan penyelesaian klaim dana nasabah.

Ia juga mengajak masyarakat mulai menyiapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk proses klaim setelah LPS mengumumkan mekanisme resminya.

“Masyarakat bisa menyiapkan dokumen sesuai informasi yang nanti disampaikan oleh LPS. Jangan terpancing oleh berita yang belum jelas kebenarannya,” pungkasnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top