e satu.com ( Crb) -Kontestasi Pilgub Jawa Barat 2018 bukanlah urusan politik semata, lebih dari itu momentum yang baik untuk mendorong para kandidat Cagub & Cawagub yang sensitif terhadap permasalahan perempuan & anak.

Karena itu, sebagai organisasi yang salah satu programnya konsen pada penguatan isu perempuan & anak, Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Majalengka berharap akan muncul kandidat yang betul-betul konsisten menyuarakan kepentingan perempuan.

Demikian salah satu point yang muncul saat temu aktivis perempuan dalam Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) dengan tema : "satu suara menuju adil & setara", pada Selasa (27/11) di Meeting Room, RM. Langensari,  Jatiwangi,  Majalengka.

Kordinator Bidang Politik & Advokasi PC Fatayat NU Majalengka, Yayah Nurhidayah, M. Pd. menyebut jika cara pandang seorang pemimpin akan berpengaruh  terhadap kebijakan yang )ditelorkan.


"Jumlah Pemilih perempuan di Jabar besar, butuh sosok pemimpin yang betul-betul pro terhadap pemenuhan hak-hak perempuan & Anak", ungkap Yayah.

Jawa Barat perlu dipimpin oleh sosok yang sensitif terhadap isu-isu perempuan, memprioritaskan perempuan dalam kebijakan-kebijakan politiknya, termasuk politik anggaran yang pro perempuan.

Yayah menyebut sosok KH. Maman Imanulhaq atau Kang Maman sebagai salah satu kandidat yang cukup memenuhi kriteria itu.

Di tingkat nasional, Kang Maman dikenal aktif menyuarakan pembelaan terhadap hak-hak perempuan & anak.

"Beliau anggota Komisi VIII DPR RI yang kritis & aktif menyikapi berbagai isu perempuan & anak salah satu bidang garapan Komisi VIII", pungkas Yayah.( Mn)

Post A Comment: