Atas Nama Kemanusiaan TNI Polri Bersinergi Membersihkan Sampah Yang Menggunung Di Kota Cirebon
E satu.com - Setelah  hampir satu pekan sampah menggunung di seluruh Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Cirebon. Bau tak sedap dan pemadangan kumuh mengganggu warga yang melintas di sekitarnya , kini sampah sudah dapat teratasi dengan turun tangannya TNI dan Polri dalam mengatasi penumpukan sampah tersebut.
Dengan alasan adanya perubahan  sistem anggaran pengangkutan sampah dari TPS ke TPA terjadi keterlambatan yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di beberapa titik di kota Cirebon seperti TPS Wahidin, Prujakan, Sukalila, Kesambi dan Sunyaragi yang berceveran ke beberapa badan jalan-jalan Utama
Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, TNI - POLRI berinisiatif mengangkut sampah-sampah itu ke TPA Argasunya. Keduanya Menurunkan puluhan personil dan alat berat guna membersihkan sampah.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, merasa prihatin melihat sampah menggunung di TPS hingga tercecer ke jalan dan mengganggu lalu lintas.
“Beberapa hari belakangan kita melihat banyak sampah berserakan hingga memakan satu lajur jalan raya,” katanya, Rabu( 5 September 2018)
Ia pun sempat heran, kenapa sampah di hampir seluruh TPS di Kota Cirebon menumpuk, jika dibiarkan terlalu lama, ia khawatir akan mengganggu ketertiban.
“Saya juga heran kenapa sampah ini banyak sekali. Karena ini kaitannya dengan keindahan dan ketertiban. Jadi, kita berkordinasi dengan TNI untuk mengangkut sampah-sampah itu,” ujarnya.
Menurutnya, bukan masalah siapa yang melakukan gerakan ini tetapi atas nama kemanusiaan dan kepedulian menjaga kebersihan Kota Cirebon.
“Bukan siapa-siapa, bukan TNI atau POLRI yang membersihkan. Tetapi, demi kemanusiaan dan kebersamaan untuk menjaga kebersihan,” pungkasnya.
menumpuknya sampah di beberapa TPSS
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon  Drs. H.RM Abdullah Syukur, M.Si,  mengakui, pengangkutan sampah terjadi keterlambatan akibat adanya perubahan sistem pencairan anggaran BBM.
“Ada perubahan sistem anggaran. Jadi sampah di hari Jumat, Sabtu, Minggu itu tidak terangkut,” Katanya
Syukur menambahkan jika penanganan dan pengangkutan sampah di 6 TPSS yang volumenya meluber sudah selesai dilakukan. “6 TPSS tersebut sekarang sudah clear,” kata Syukur. Syukur pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Cirebon Kota dan Dandim 0614 Kota Cirebon bersama jajarannya yang merasa terpanggil untuk bersama-sama membersihkan dan mengangkut sampah yang menggunung di sejumlah TPSS.
Syukur kembali menegaskan jika TPSS peruntukkannya hanya untuk sampah rumah tangga. Namun di sejumlah TPSS, khususnya yang terletak di ruas jalan protokol, banyak ditemukan sampah-sampah yang bukan berasal dari rumah tangga. Selama ini,DLH Kota Cirebon telah melibatkan masyarakat sekitar untuk melakukan pengawasan di sejumlah TPSS. “Tapi mereka tidak berani menegur. Karena terkadang ada yang ngajak gulet kalau dilarang buang sampah di TPSS,” ungkapnya
Pada kesempatan yang sama, Syukur juga meminta maaf kepada warga Kota Cirebon yang telah terganggu dengan menumpuknya sampah di beberapa TPSS. Syukur pun mengajak kepada masyarakat untuk membuang sampah sesuai dengan peruntukkannya."Harapnya (Pgh)

Post A Comment: