Heboh Jenazah Bayi Ditukar BPKB ,Ini Jawabannya.
E satu.com ( Crb) – Beberapa yang lalu dunia kesehatan dihebohkan dengan berita mengharukan yang datang dari keluarga pasangan Topan Nugraha (22) dan Muslika (18), warga Desa Gintung Ranjeng, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon dimana beredar berita bahwa keluarga tersebut harus mengambil jenazah bayinya dirumah sakit Sumber Waras Cirebon dengan jaminan BPKB karenaTopan sebagai kepala keluarga tidak mempunyai uang sepeserpun pada saat itu.
Heboh Jenazah Bayi Ditukar BPKB ,Ini Jawabannya.Hal tersebut dibantah oleh pihak Rumah Sakit Sumber Waras melalui Kepala Humas Dr Bambang Kepada e.satu.com  Jumat, (23 November 2018)Bambang menjelaskan bahwa yang terjadi adalah Miss Communication ,betul bahwa pada tanggal 12 november 2018 Pihaknya menerima pasien rujukan dari puskesmas seorang ibu yang mau melahirkan dan kami langsung melakukan tindakan proses persalinan ,namun pada saat bayi dilahirkan ada kelainan karena si bayi tidak menangis pada saat dilahirkan dan kami melakukan perawatan hingga tanggal 14 November 2018 Tuhan berkata lain dan bayi meninggal dunia, sesuai dengan proedur sebelum dua jam rumah sakit menunggu perkembangan apakah sudah bener-benar meninggal atau belum dan tdak ada perkembangan jenazah bayi dibawa pulang oleh keluarganya.pada saat proses administrasi diketahui bahwa bayi tersebut belum didaftarkan sebagai anggota BBJS mandiri dan tidak bisa diklaim sehingga masuk sebagai pasien umum dan Pihak Rumah sakit sudah menyarankan
Heboh Jenazah Bayi Ditukar BPKB ,Ini Jawabannya.
untuk berkoordinasi dengan BBJS dan bisa diproses butuh waktu 14 hari kerja, Rumah sakit menyarankan kembali untuk meminta surat keterangan tidak mampu (SKTM) namun ditolak oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tanpa alasan yang jelas.akhirnya mungkin sebagai bentuk itikad baik dari Pak topan sebagai ayahnya  menyerahkan BPKB tanpa kami minta.dan Direktur Rumah sakit Sumber waras serta Dinas kesehatan Kabupaten Cirebon sudah datang kerumah duka untuk meluruskan itu semua dan sebagai bentuk keprihatinan kami dengan ekonomi kelurga pak topan Rumah Sakit Sumber Waras membebaskan kekurangan pembayaran perawatan serta dianggap lunas..” Ungkapnya
Bambang menambahkan pihaknya juga sudah dikunjungi oleh Kementrian Kesehatan Bidang kemanusiaan dan setelah kami jelaskan serta diperkuat dengan kehadiran bidan desa mereka mengerti atas kejadian tersebut dan Pihak Rumah sakit Sumber Waras akan difasilitasi oleh Dinas kesehatan Kabupaten Cirebon untuk melakukan jumpa pers dengan wartawan Cirebon,”:Katanya (Pgh)

Post A Comment: