Kapolres Cirebon Kota Menjamin Kota Cirebon Aman Pasca Terjadinya Pembunuhan Santri Asal kalimantan Selatan
E satu.com (Crb) -  Pasca terjadimya penusukam santri asal kalimantan selatan di kota Cirebon oleh pelaku yang sebelumnya mengkonsumsi obat jenis Dextro membuat jajaran Polres Cirebon Kota menyatakan perang deangan peredaran narkotika dan premanisme  yang saat ini membuat resah masyarakat kota Cirebon  dan sekitarnya.

Polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat seharusnya mampu mengantisipasi  adanya tindak kejahatan, pasca  terjadinya pembunuhan santri asal Kalimantan Tengah yang pelakunya terbukti mengkonsumsi obat-obatan terlarang, Polisi Kota Cirebon akan  mulai memberantas habis peredaran Narkotika dan premanisme tanpa pandang bulu .

Kapolres Kota Cirebon AKBP Roland Ronaldy didepan sejumlah awak Media , Senin ,  (09/08/2019) menyatakan kota Cirebon aman dan masyarakat tidak perlu takut karena Polres Cirebon Kota saat ini akan memberantas segala bentuk premanisme dan peredaran narkotika.

" Saat ini masyarakat tidak perlu takut , Kota Cirebon aman dan jangan mempercayai adanya berita hoax tentang akan adanya penyerangan dari pihak lain terkait dengan penangkapan para pelaku kejahatan  " katanya

Roland menaambahkan Terbukti saat ini Polres Cirebon Kota telah menangkap para pengguna dan bandar narkoba dengan disitanya sejumlah barang bukti yang berhasil disita sebanyak 900 butir obat-obatan berbagai merk ada Trmadol, HCL , trihex .dan sabu seberat 24.6 gram, ini juga tidak akan berhenti disini saja , dari sekarang kita akan berantas habis." Ungkapnya ( Pgh)

Post A Comment:

0 comments: