Ketua MTI Cirebon, Di Kota Cirebon Bisa Di Berlakukan One Way Di Jama-Jam Tertentu Untuk mengurai Kemacetan
E satu.com (Kota Cirebon) - Terkait wacana pemberlakuan sistem satu arah (one way) yang akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Cirebon disambut baik oleh Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)  Cirebon Raya. 

Ketua MTI Cirebon Raya Anton Octavianto. MM mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana diberlakukanya Sistem One way tersebut. Pasalnya, One Way merupakan cara untuk mengatasi kemacetan disejumlah Kota khususnya Kota Cirebon yang sudah semakin parah. 

Namun dirinya menyarankan, agar pemberlakuan One Way dilaksanakan pada jam-jam tertentu saja, jika one way diberlakukan Full Day maka akan terjadi kelenggangan dijalan satu arah pada jam tertentu pula. 

"One Way itu wacana yang bagus untuk Kota Cirebon, itu suatu cara untuk mengurai kemacetan, namun one way diberlakukan pada jam tertentu saja contohnya pada pagi dari jam 06.00 sampai 08.00 kemudian sorenya dari jam 16.00 sampai 20.00" Ujar Anton saat ditemui disalah satu warung dikasawan Talun Kabupaten Cirebon, Selasa (14/1).

Seperti yang telah dilakukan sebelumnya oleh Pemkot Cirebon lanjut Anton, Jalan Kartini diberlakukan One Way selama Full Day (Satu Hari Penuh), maka saat jam sibuk sudah selesai, jalan menjadi sangat lenggang.

"lihat saja dulu saat Jalan Kartini One Way selama satu hari penuh, saat jam sibuk selesai ya kosong bahkan bisa untuk main bola disana, jadi tidak efisien lah kalau One Way berlaku Full Day" kata Anton. 

Anton juga mengkritisi Mall dan Hotel yang ada dijalan Kartini, selain lampu Merah keluar masuk kendaraan pengunjung Hotel dan Mall Grage itulah yang mengakibatkan kemacetan, maka dirinya berharap agar pihak Grage Mall ataupun Hotel menutup Pintu keluar masuk yang berada dijalan Kartini. 

"kalau pihak Grage bijak ya pintu masuk yang ada di jalan kartini ditutup dong, kan bisa dipindahkan kesamping atau dijalan Samiaji jadi bisa mengurangi macet dijalan kartini" tandas Anton. 

Seperti diketahui, saat ini Dinas Perhubungan Kota Cirebon dituntut oleh DPRD Kota Cirebon agar segera menerapkan sistem satu arah. Namun Dishub mengaku, pihaknya terbentur dengan belum adanya anggaran untuk melakukan kajian pemberlakuan sistem satu arah.( Pgh)

Post A Comment:

0 comments: