AKB

E satu.com  (Indramayu)
- Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Indramayu 2020, dukungan terhadap paslon bupati dan wakil bupati Nina-Lucky semakin bertambah, termasuk dari sejumlah tokoh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pendukung Nomor 4 Kecamatan Balongan.

Selain menyatakan dukungannya melalui organisasi relawan, pihaknya juga mengajak para perwakilan warga di wilayah kecamatan Balongan, untuk bertatap muka langsung dengan Nina Agustina dan masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya.

Warga yang hadir juga terlihat tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, jaga jarak dan disediakan tempat cuci tangan.

Sumitno Maksum, Ketua Aliansi Pendukung Nomor 4 Kecamatan Balongan mengakui bahwa dirinya dulu pendukung Golkar, namun sekarang beralih dukungan untuk Nina Lucky.

Hal itu dilakukan pasalnya Paslon nomor urut 4 Nina-Lucky dianggap Paslon yang paling bersih dan mungkin akan membawa Indramayu ke depan lebih baik dan maju.

"Dulu saya pendukung Golkar, namun dari tahun ke tahun begini-begini saja, kita sangat sepakat kita ingin Indramayu berubah," ungkapnya, Kamis (29/10/2020).

Ia menambahkan, Nina Agustina merupakan keluarga besar Da'i Bachtiar, sehingga bibit bebet bobotnya jelas.

"Pilih pemimpin itu yang jelas bibit bebet bobotnya, Ibu Nina ini anaknya Pak Da'i Bachtiar, mantan Kapolri," tegasnya.

Dikatakannya, Nina Lucky yang diusung oleh PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem dan didukung Perindo ini jelas akan memperkuat gerakan untuk pemenangan Nina Lucky memimpin Indramayu.

Selain itu, ia menceritakan saat dirinya menjadi pengusaha yang mengelola gas tiga kilogram untuk seluruh wilayah Indramayu, sehingga tahu betul kondisi masyarakat Indramayu.

"Indramayu ini punya gas, tetapi ke depan masyarakatnya juga harus sejahtera," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H.Sirojudin yang turut hadir ditempat itu juga mengenalkan Nina Agustina ke masyarakat Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, bahwa Nina Agustina asli keturunan Indramayu, yakni putri sulung Da'i Bachtiar asal Desa Krimun, Kecamatan Losarang.

"Bapaknya Ibu Nina ini orang Indramayu, bukan orang Ambon, Ibu Nina berniat setulus hati untuk membangun Indramayu," jelasnya.(iwan/wn)

Post A Comment:

0 comments: