E satu.com (Cirebon)
- Salah satu warga desa Pegagan Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan pada Awak Media , rabu ( 23/2/22 ) seharusnya pengumuman penerimaan pendaftaran penjaringan dan penyaringan perangkat desa pegagan diinformasikan kepada warga masyarakat desa misal salah satunya dengan memasang spanduk, baliho atau berbagai bentuk lainnya didepan kantor balai desa, dijalan jalan strategis atau diblok - blok dilingkungan wilayah desa Pegagan dan disosialisasikan secara masif melalui Rw dan Rt untuk disampaikan kewarga terkait hal tersebut barangkali ada warga yang berminat melamar bukan hanya diduga hanya pengumuman atau woro woro yang pasang copot lalu diduga ambil dokumentasi " harus sesuai dengan Undang Undang nomor 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik " tegasnya.

" Saya bukan tidak terima dengan hasil penjaringan dan penyaringan serta penunjukan perangkat desa Pegagan yang baru tersebut tetapi perlu diketahui didesa pegagan ini banyak warga yang memenuhi persyaratan, berkompeten, berintegritas dan bahkan memiliki kredibilitas, ini diduga permainanya sangat jelas, pembodohan bagi kami sebagai warga pegagan " ujarnya.

Harus transparan dan adil serta terbuka dimuka masyarakat desa Pegagan " saya berharap kepada diduga oknum kuwu desa Pegagan harus berbuat adil, jujur dan transparan " pintanya.

Menurutnya timbul permasalahan ketidakterbukaan dan transparan diduga oknum kuwu desa Pegagan pada proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa baru desa Pegagan bukan tak mungkin akan diduga terjadi konflik horizontal dimasyarakat, ujung ujungnya masyarakat juga yang menjadi korban, terangnya.

Penjaringan dan penyaringan perangkat desa Pegagan yang diduga tidak sesuai dengan UU KIP, terbuka dan transparan, bisa saja menimbulkan dugaan pemikiran dimasyarakat bahwasannya penjaringan dan penyaringan perangkat desa baru Pegagan disalahgunakan hanya diduga untuk memasukan orang orang atau calon sesuai diduga keinginan dan diduga kepentingan pihak tertentu, modusnya diduga melakukan pengkondisian, diduga siapa yang nantinya lolos hingga terpilih hingga kemudian dilantik dengan kata lain adanya proses seleksi termasuk tes hanya diduga bersifat formalitas semata " tim sabar pungli, saya berharap bisa menyikapi " pintanya.

Ditempat terpisah salah satu warga desa Pegagan lainnya yang juga tidak mau disebutkan namanya menjelaskan pada proses pemberhentian perangkat desa saja diduga oknum kuwu desa Pegagan diduga salah dengan cara diduga perangkat desa lama diduga ditawarkan mengundurkan diri dengan berbagai diduga tanpa adanya alasan dan kesalahan yang jelas " inikan jelas melanggar ketentuan dan aturan yang sudah ada, mungkin diduga oknum kuwu desa Pegagan punya prinsip ganti kuwu ganti perangkat, tandasnya.

" Sepengetahuan saya sebagai warga, padahal perangkat desa pegagan yang lama itu, yang sekarang diduga diberhentikan, kinerjanya baik dan bagus bahkan banyak membantu masyarakat, saya sebagai warga desa Pegagan sangat menyayangkan mereka diduga diberhentikan " tutupnya.(wnd)

Post A Comment:

0 comments:

AKB

Back To Top