Articles by "Zone"
Showing posts with label Zone. Show all posts
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Bengkel motor Alna Jaya terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu bengkel yang mengedepankan pelayanan terbaik bagi para pelanggan.

Berlokasi strategis dan mudah dijangkau, Bengkel Alna Jaya menyediakan berbagai layanan perawatan sepeda motor, mulai dari servis rutin, tune up, ganti oli, penyediaan sparepart, hingga aksesoris kendaraan.

Tak hanya fokus pada kelengkapan layanan, Bengkel Alna Jaya juga dikenal sebagai usaha kreatif yang dikelola oleh anak-anak muda berpotensi di bidang mekanik. 

Dengan semangat inovasi dan keahlian teknis yang terus diasah, bengkel ini mampu memberikan hasil kerja yang rapi, cepat, dan sesuai kebutuhan konsumen.

Pemilik Bengkel Alna Jaya, Reno, mengatakan bahwa kehadiran bengkelnya tidak hanya bertujuan untuk mencari keuntungan semata, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di dunia otomotif.

“Alna Jaya ini kami bangun bersama teman-teman yang memang punya minat dan potensi di bidang mekanik. Kami ingin membuktikan bahwa anak muda juga bisa profesional dan dipercaya dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujar Reno saat ditemui di Jalan Banjarwangunan, Cirebon, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama. 

Oleh karena itu, setiap kendaraan yang masuk ditangani dengan teliti, menggunakan peralatan yang memadai serta suku cadang berkualitas.

“Kami selalu mengutamakan kejujuran dan kualitas pekerjaan. Harapannya, pelanggan merasa nyaman dan percaya untuk kembali melakukan perawatan motor di sini,” ungkapnya.

Dengan konsep pelayanan ramah, harga yang bersaing, serta dikelola oleh sumber daya muda yang kompeten, Bengkel Motor Alna Jaya optimistis mampu terus berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam perawatan kendaraan roda dua. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Cirebon) - Sebuah video yang diduga menampilkan aktivitas pesta LGBT di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Cirebon viral di media sosial dan memicu reaksi luas dari masyarakat.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pria berjoget mengikuti alunan musik dengan menampilkan adegan yang dinilai tidak pantas untuk ruang publik. Bahkan, dua pasangan sesama jenis tampak menari di atas panggung, sementara beberapa orang lainnya terlihat mengenakan pakaian dalam wanita.

Tak hanya rekaman video, materi promosi acara yang diduga berkaitan dengan kegiatan tersebut juga ikut beredar di media sosial. Dalam iklan itu, tampak dua pria hanya mengenakan pakaian dalam wanita, sehingga semakin menimbulkan sorotan dan kecaman publik.

Menanggapi hal tersebut, tokoh Kabupaten Cirebon sekaligus pengamat hukum, Qoribullah, mengaku prihatin dan menyayangkan adanya dugaan pesta LGBT di wilayah yang dikenal sebagai kota wali dan kota spiritual.

“Saya sangat terkejut dan prihatin jika benar peristiwa ini terjadi di Kabupaten Cirebon. Pemerintah daerah seharusnya lebih peka, jangan sampai nilai-nilai religius yang melekat pada Cirebon hanya menjadi slogan semata,” ujar Qoribullah, Kamis (22/1/2026).

Pria yang akrab disapa Qorib ini juga menilai pemerintah daerah serta aparat penegak hukum belum menunjukkan sikap tegas dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Jika dibiarkan, ini berpotensi memicu keresahan dan gejolak di tengah masyarakat. Aparat dan pemerintah harus segera bertindak,” tegasnya.

Qoribullah mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran video dan materi promosi yang beredar, serta mengambil langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga mengajak para tokoh agama, ulama, kiai, dan pimpinan pondok pesantren untuk ikut bersuara dan berperan aktif dalam menjaga nilai sosial serta kearifan lokal di Kabupaten Cirebon.

“Tokoh agama memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan pemerintah dan masyarakat demi menjaga kondusivitas daerah,” pungkasnya. 
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Dalam rangka Hari Jadi Cirebon yang ke-598, Pemerintah Kota Cirebon melalui Esport Indonesia (ESI) Kota Cirebon siap menggelar Turnamen Esport tingkat Jawa Barat bertajuk Cirebon Open 2025. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 10–13 Juli 2025 di Mall UKM Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo No. 20, tepat di samping SMAN 2 Cirebon.

Kegiatan bekerjasama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon. SMSI Kota Cirebon mendukung kegiatan dalam pengembangan olahraga demi majunya masyarakat terutama generasi muda.

Turnamen ini akan mempertandingkan dua gim paling digemari saat ini, yakni Mobile Legends: Bang Bang dan eFootball (console PS 5), dengan total hadiah sebesar Rp15 juta. Kompetisi ini terbuka untuk umum dan menjadi bagian dari perayaan besar Hari Jadi Cirebon dengan tema “Cirebon Mayungi lan Nyumponi.”

Ketua ESI Kota Cirebon, Kukuh Yudha Prasetyo, menyatakan, turnamen ini merupakan momentum penting untuk menggali potensi generasi muda di dunia esport. Ia mengajak para gamer dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi aktif dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang aktif dan kreatif di dunia digital. Kami mengundang seluruh pecinta gim di Cirebon dan sekitarnya untuk bergabung, bersaing secara sportif, dan merayakan Hari Jadi Cirebon ke-598 bersama-sama,” ujar Kukuh.

Sementara itu, Ketua Panitia Cirebon Open 2025, Egi Syaiful Rochmat menjelaskan, pertandingan akan dikemas secara profesional dengan sistem kompetisi yang ketat namun tetap mengedepankan semangat fair play. Kegiatan ini juga terbuka untuk umum dan pendaftarannya sudah dibuka sejak awal Juli.

“Kami menyiapkan dua kategori lomba, yaitu tim untuk Mobile Legends dan individu untuk eFootball. Seluruh pertandingan akan berlangsung profesional. Total hadiah Rp15 juta akan dibagikan kepada para juara dan finalis. Pendaftaran juga sangat terjangkau untuk beberapa kategori, jadi ini kesempatan emas bagi para gamer lokal,” jelas Egi.

Detail Turnamen
Kegiatan akan dilaksanakan Hari Kamis hingga Minggu tanggal 10 sampai 13 Juli 2025 di Tempat: Mall UKM Kota Cirebon, Jl. Ciptomangunkusumo No.20 (Samping SMAN 2 Cirebon). Kategori yang akan dipertandingkan Mobile Legends (5v5) – Tim dan eFootball (PS5) – Individu. 

Pendaftaran (dibuka hingga 9 Juli 2025) dengan harga Mobile Legends Umum: Rp75.000 (sudah termasuk kartu perdana Telkomsel 3GB), Mobile Legends Instansi: Rp150.000 dan eFootball Umum: Rp30.000.


Tidak hanya kompetisi gim, event ini juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM lokal, hiburan musik, serta doorprize menarik bagi para peserta dan penonton. Suasana perayaan dipastikan akan meriah dan menyatukan berbagai komunitas digital dan kreatif di Cirebon.

Egi juga menekankan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan unjuk kebolehan bagi para gamer dari Cirebon dan wilayah Jawa Barat lainnya.

“Kami berharap dengan adanya turnamen ini bisa menjadi tempat berkumpulnya komunitas pecinta game, mempererat hubungan antarpemain, dan meningkatkan semangat sportif. Bagi yang berminat, bisa mendaftar secara online lewat media sosial Turnamen Esport Cirebon Open, atau langsung menghubungi panitia,” tambahnya.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini! Ajak tim kamu, asah skill terbaikmu, dan jadilah juara dalam Turnamen Esport Hari Jadi Cirebon ke-598. Siapkan strategi, bentuk tim terbaikmu, dan rayakan semangat Hari Jadi Kota Cirebon dengan cara paling keren yaitu lewat pertarungan seru di dunia esport!

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) - Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, SH. bersama Muspika Kecamatan Mundu memberikan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas perlindungan dan mengantisipasi kenakalan anak remaja dalam lingkungan sekitar di hadapan perangkat Desa Mundu Mesigit kuatkan sinergitas dengan TNI dan Polri.


Kegiatan tersebut berlangsung pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas perangkat desa yang dilaksanakan dari pukul 09.00 hingga sore hari 16.30 WIB dihadiri perangkat desa, Linmas, Bhabinkamtibmas, Intel Muda Abdurrahman serta para pemangku kepentingan lainnya. Kamis (03/7/2025).

Disampaikan Kapolsek AKP Didi Sumardi, SH. dalam peningkatan kualitas dan kapasitas perangkat desa ini saya himbau juga mengajak kepada kuwu beserta perangkat desa, mari kita jaga bersama sama amankan anak dan keluarga kita dari kenakalan remaja di sekitar lingkungan kita.

" Mari kita jaga serta antisipasi kenakalan remaja sebagai anak dan generasi muda bangsa dan negara, demi keamanan dan kenyamanan orang tua dan masyarakat," Ajaknya.

Lanjut Kapolsek Didi, dalam kegiatan ini dr sengaja memberikan pemaparan hukum bagi perangkat desa di tingkat desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat juga yang rentang bersentuhan dengan lingkungan masyarakat terutama anak anak tetangga dan masyarakat agar bersama - sama menjaga anak kita dari kenakalan dan pergaulan yang negatif.

" Ini semua demi keamanan lingkungan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum, terutama bagi para anggota Linmas yang bertugas di masyarakat dalam menangani permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masing-masing," Ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Mundu Didi Sumardi yang di dampingi Intel Abdurrahman dan Bhabinkamtibmas Eko, berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan perangkat desa juga Linmas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab terutama dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat.

"Pihaknya bersama anggota akan menjalankan tugasnya sebagai pelindung masyarakat dan penegak hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan tertib," Tandasnya.

Sementara itu, kuwu desa Mundu Mesigit mengatakan, dirinya bersama perangkat desa serta tokoh masyarakat, akan pentingnya peran dalam menjaga kedamaian dan ketertiban di masyarakat harus kita jaga bersama - sama.

" Pemdes Mundu Mesigit siap bersinergi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila terjadi permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan," Ujarnya.

(uki)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -  Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) mengikuti Rapat Koordinasi Pemberantasan Geng Motor yang digelar oleh Polresta Cirebon, sebagai langkah strategis dalam menghadapi meningkatnya keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi geng motor di wilayah Cirebon.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyoroti bahwa persoalan geng motor saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa lagi dianggap remeh.

“Sebagian besar pelaku merupakan remaja usia sekolah yang rentan terpengaruh akibat minimnya pengawasan keluarga serta lemahnya kontrol dari orang tua dan lingkungan sosial,” ungkap Kombes Pol. Sumarni.


Ia menjelaskan bahwa aksi geng motor ini kerap terjadi pada jam-jam rawan, yakni antara pukul 02.00 hingga 04.00 dini hari, bahkan dilakukan untuk konten media sosial semata.


“Ini sangat meresahkan. Kami diminta Kapolda Jabar untuk menindak tegas dan membubarkan kelompok-kelompok berandal motor yang kerap membuat keresahan. Dan kami siap melaksanakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menambahkan bahwa kenakalan remaja tidak hanya terbatas pada aktivitas geng motor, tetapi juga mencakup berbagai perilaku menyimpang lainnya.

Ia mendorong pihak sekolah untuk berperan aktif melalui penerapan sanksi akademik sebagai bentuk pendidikan karakter dan upaya pembentukan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.

Ketua FKKC Cirebon, Muali, yang juga menjabat sebagai Kuwu Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan geng motor ini.

“FKKC siap bekerja sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan desa demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Rapat ini menjadi sinyal kuat sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi fenomena geng motor yang semakin meresahkan di Kabupaten Cirebon. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -  Suasana haru mewarnai pertemuan keluarga korban longsor Gunungkuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Kantor Gubernur Jabar, Bale Jaya Dewata, Kota Cirebon, Senin (2/6/2025).

Tangis dan pelukan hangat menyelimuti momen tersebut, terutama saat sejumlah anak-anak korban yang kehilangan orang tua mereka memeluk erat Gubernur Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. Pelukan itu menjadi penghibur di tengah duka mendalam yang masih membekas di hati mereka.

“Kami mengundang semua keluarga korban untuk berdialog langsung, mendengarkan keluh kesah, dan menyampaikan empati pemerintah,” ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan usai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Dedi menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta per kepala keluarga yang terdampak bencana. Bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari Baznas, BJB Peduli, para pejabat Pemprov Jabar, hingga donasi pribadi Dedi Mulyadi.

“Terkait bantuan yang kami berikan kepada para korban longsor, totalnya kalau uang tunai Rp 35 juta. Dimungkinkan bisa lah 40 juta. Kalau saya bulatin, in syaallah 40 juta. Jumlah itu dari Baznas, dari BJB Peduli, para pejabat Pemprov Jabar, dari saya pribadi, lalu dari Pemkab Cirebon Rp 5 juta, dari Kapolda juga ada ditambah ibu Kapolresta. Totalnya Rp 50 juta per kepala keluarga saya hitung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti peristiwa longsor ini. Ia berencana memanggil pihak terkait, terutama Perhutani selaku pemilik lahan di area longsor, guna memastikan langkah-langkah restorasi lingkungan.

“Saya hari ini langsung panggil Perhutani, karena itu Perhutani yang memiliki areal kawasan. Setelah ini kita akan rumuskan langkah-langkah apa yang harus dilakukan terhadap wilayah tambang tersebut, dan mengembalikan fungsi-fungsi konservasi dan hutan,” tegasnya.

(Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, suasana penjualan hewan kurban di Kota Cirebon terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Alih-alih ramai pembeli, banyak pedagang justru harus menelan kekecewaan karena kambing-kambing dagangan mereka tak kunjung laku.

Beberapa pedagang bahkan terpaksa membawa pulang hewan kurban mereka dengan hati berat. Sejumlah pedagang terlihat mulai melepas ikatan kambing dari tiang-tiang bambu dan menggiring hewan-hewan itu kembali ke kandang.

Harapan yang sempat menggantung di awal pagi perlahan pupus oleh sepinya pembeli.

Nasir (50), pedagang kambing asal Gunung Jati, hanya bisa tersenyum kecut. Dari 15 ekor kambing yang dibawanya, baru dua yang laku terjual, sementara sisanya terpaksa ia bawa pulang.

“Sepi banget jualan sekarang, Mas. Kabupaten juga sama. Biasanya kita bawa dari kabupaten ke sini, tapi bandarnya juga ngeluh,” ujarnya, Minggu (1/6/2025).

Yang lebih menyakitkan, lanjut Nasir, harga kambing tahun ini juga turun drastis.

“Kambing ukuran standar yang dulu bisa laku Rp3,5 juta, sekarang mentok di Rp2,8 juta. Yang besar pun cuma dihargai Rp4 juta, padahal biasanya bisa Rp4,5 juta,” ucapnya.

Jika tahun lalu Nasir bisa menjual hingga 15 ekor menjelang Idul Adha, tahun ini baru dua ekor yang terjual.

“Semoga beberapa hari ke depan masih ada rezeki. Soalnya kambing-kambing ini sudah dipelihara berbulan-bulan,” katanya penuh harap. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mendalami dugaan kelalaian dalam insiden longsor tambang galian C di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, yang menewaskan belasan orang.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, saat meninjau lokasi bencana, mengatakan pihaknya langsung memproses penyelidikan untuk menindaklanjuti pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) terhadap tiga perusahaan tambang yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Dari kemarin sudah beberapa saksi dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab kejadian ini. Kami mendapat informasi ada kekeliruan dalam metode penambangan,” ujar Rudi.

Ia menegaskan, jika terbukti ada kelalaian dalam penerapan standar operasional keselamatan kerja, maka proses hukum akan ditegakkan. Penyelidikan mengacu pada sejumlah regulasi yang berlaku.


“Dalam kasus ini, ada beberapa undang-undang yang kami terapkan, yakni terkait pertambangan, keselamatan kerja, lingkungan hidup, serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Kami akan melakukan penindakan,” tegasnya.


Selain itu, Polda Jabar juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah mengevaluasi aspek perizinan dan menjatuhkan sanksi administratif kepada tiga pengelola tambang.

“Penegakan hukum akan berjalan paralel dengan evaluasi administratif guna mencegah kejadian serupa terulang. Kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendalami seluruh aspek pelanggaran,” jelas Rudi. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Kuda kembali dikejutkan oleh peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Jumat dini hari (31/5).

Namun, yang menarik perhatian bukan hanya kejadian alam itu sendiri, melainkan sebuah kepercayaan lama yang kembali mencuat: suara hewan kijang yang terdengar sebelum bencana terjadi.

Menurut beberapa warga, sesaat sebelum longsor, terdengar suara kijang meraung di sekitar lereng gunung. Hal ini sontak mengingatkan mereka pada mitos turun-temurun yang menyebutkan bahwa suara kijang merupakan pertanda akan terjadinya pergeseran tanah atau longsor.

“Saya dengar suara kijang malam itu, padahal biasanya tidak pernah ada suara binatang seperti itu. Tidak lama setelahnya, tanah di lereng barat longsor,” ujar BD (60), warga Kampung Bobos, yang sudah puluhan tahun tinggal di daerah Gunung Kuda.

Kepercayaan ini ternyata sudah mengakar lama di masyarakat sekitar. Konon, hewan liar seperti kijang memiliki insting tajam terhadap perubahan alam, termasuk pergerakan tanah atau getaran bawah tanah yang tidak terdeteksi oleh manusia.

Gunung Kuda sendiri dikenal sebagai daerah rawan longsor, terutama saat musim hujan. Kontur tanah yang labil dan aktivitas manusia yang tidak terkontrol di kawasan lereng menjadi pemicu utama bencana ini.

Meski belum terbukti secara ilmiah, mitos tentang suara kijang sebelum longsor tetap hidup di tengah masyarakat. Bagi sebagian orang, suara itu bukan sekadar pertanda, tapi juga peringatan agar manusia lebih menghargai alam.


(herwin)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -  Longsor kembali terjadi di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (30/5/2025).

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirto Yuliono, langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi pasca-kejadian.

Bambang menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan tentang kesalahan metode penambangan yang digunakan di Gunung Kuda.


Ia menyatakan bahwa metode tersebut membahayakan keselamatan dan telah lama menjadi perhatian.


“Kami dari Dinas ESDM sudah memperingatkan berkali-kali. Ini ada sebuah kesalahan dalam metode penambangannya,” ujar Bambang.

Bahkan, sebelum peristiwa longsor hari ini, pihak Dinas ESDM telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan memasang garis polisi (police line) di area tambang. Meski demikian, aktivitas penambangan masih terus berlangsung hingga akhirnya terjadi longsor kembali. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan terhadap seorang pelajar SMP di Kota Cirebon tengah viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban yang berinisial N, siswa kelas 8, terlihat menjadi sasaran penganiayaan oleh teman sebayanya yang diduga terjadi di dalam kelas.

Dalam video, korban tampak pasrah dan berusaha melindungi wajahnya dari pukulan pelaku. Ironisnya, teman-teman sekelasnya hanya menonton sambil merekam kejadian tersebut dan tertawa tanpa berusaha menghentikan tindakan bullying itu.

Hingga saat ini, lokasi dan waktu pasti kejadian perundungan tersebut belum dapat dipastikan.

Saat di konfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cirebon, Kadini, belum berhasil karena seluruh pejabat dan ratusan ASN Pemkot Cirebon sedang mengikuti kegiatan retreat di Kabupaten Kuningan pada Kamis (29/5/2025).

Sementara itu, Kapolsek Selatan Timur AKP Joni menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut. 

"Belum ada laporan masuk ke Polsek Seltim kang," jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Kasus perundungan ini menambah daftar panjang insiden bullying di lingkungan sekolah yang kerap menjadi sorotan publik.

 Diharapkan, semua pihak mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat dapat bersinergi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para pelajar. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi dan mendampingi anak-anak yang menjadi korban kekerasan maupun yang tengah berhadapan dengan hukum. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah menyediakan rumah aman dengan fasilitas lengkap dan layanan pendampingan yang optimal.

"Rumah aman yang kami miliki dilengkapi sembilan kamar dengan fasilitas yang sangat baik. Semua kamar ber-AC dan kebutuhan dasar anak seperti makan, perlengkapan, hingga kebutuhan emosional dan psikologis mereka kami penuhi," ujar Ketua KPAID Cirebon, Hj. Fifi Sofiah, Kamis (22/5/2025).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya sinergi yang kuat antara KPAID Cirebon dan jajaran kepolisian di wilayah Ciayumajakuning. 

"Kami sangat mengapresiasi jajaran Polri, khususnya Polresta Cirebon, Polres Cirebon Kota, Polres Kuningan, Polres Majalengka, dan Polres Indramayu. Ketika ada anak korban atau pelaku yang memerlukan pembinaan dan pendampingan, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan kami," jelasnya.

Rumah aman KPAID Cirebon ini tidak memungut biaya apapun alias gratis. Seluruh biaya operasional bahkan ditanggung secara pribadi oleh Ketua KPAID Cirebon sendiri. 

"Saya menggunakan dana pribadi karena saya mencintai pekerjaan ini dan merasa bertanggung jawab atas kebutuhan anak-anak yang berada di rumah aman," ujarnya dengan tegas.

Saat ini, rumah aman KPAID Cirebon menampung 12 anak, dan hampir tidak pernah kosong. 

"Selalu ada yang keluar, lalu datang yang baru. Artinya, keberadaan rumah aman ini sangat dibutuhkan," tutupnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Meski jauh dari kata kemewahan dan gemerlap hotel seperti acara perpisahan yang pernah di lakukan sekolah sekolah lain baik di wilayah Kota maupun Kabupaten Cirebon, namun acara perpisahan yang di lakukan oleh SMA 1 Astanajapura cukup sederhana namun bisa di nikmati oleh seluruh peserta didik dan para tenaga pengajar yang siang itu mengadakan kegiatan di sekolah , Senin 5 Mei 2025.

      
Dalam wawancara dengan A.Dedi Kenedi selaku Kepala Sekolah di sana menjelaskan " Kita mengadakan perpisahan di sini dan memang setiap tahun dilakukan dengan sederhana yang tidak kalah pentingnya adalah kita memberikan apresiasi kepada siswa siswa yang berprestasi juga  mengadakan penanaman pohon sebagai bentuk apresiasi dari siswa untuk bisa menghijaukan lingkungan sekolah sebagai almamater mereka setelah lulus dari sekolah ini" pungkasnya..
     

Sementara Surat Keterangan Lulus ( SKL ) akan di bagikan hari Selasa atau Rabu yang akan di hadiri oleh Pengawas , Komite Sekolah ,Kapolsek , semoga menjadi satu kegiatan yang sangat baik sehingga kelas duabelas dilepas dengan bijaksana.

      
Sekitar 331 Siswa dinyatakan lulus semua dan banyak siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri, jalur rapot, dengan tes dan mendapatkan nilai tertinggi di kelas paralel seperti IPA,  dan lainnya.
     
Dedi berharap para siswa berkarakter baik dan berprestasi apalagi program sekolah mengadakan kerjasama dengan Jerman dan UNU ( Universitas Nahdlatul Ulama ) artinya jika ada siswa yang mau melanjutkan ke Perguruan Tinggi ini akan gratis melalui jalur SKTM dan dalam satu semester akan mendapatkan Bantuan dana beasiswa sebesar 4.800.000 oleh pihak UNU.
.  

Sementara kerja sama dengan Jerman itu semua dari jurusan apa saja  sudah berjalan dan adakan kerjasama  dengan Global Katalis dan mereka di talangi dana sebesar 50 juta persiswa , tinggal nanti siswa belajar disini tidak dipungut biaya apapun dan tinggal berangkat ke Jerman sudah tes dengan mendapat sertifikat dan berangkat kesana untuk kuliah dan bekerja disana mendapatkan selari yang tinggi dan dana talangan dengan sendirinya akan lunas setelah bekerja di sana, sudah sekitar 4 orang untuk angkatan pertama lalu angkatan selanjutnya sekitar 20 orang.


( Prayoga )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta ) -
Mendapati klaim video hujan api di Israel, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 14 September 2024.

Klaim video hujan api di Israel menampilkan sejumlah titik cahaya berwarna merah yang diikut dengan asap bertebaran di langit. Dalam video terlihat sejumlah orang yang menyaksikan cahaya tersebut di anataranya sekelompok orang mengenakan pakaian hitam dengan tulisan G.I.P di punggung

 Menelusuri klaim video hujan api di Israel, dengan menggunakan Google Image.

Penelusuran mengarah pada sejumlah situs, salah satunya video berjudul "Algerian Mouloudia fans celebrate their club's 103rd anniversary" yang diunggah akun YouTube Ultras Mentality, pada 16 Agustus 2024.

Video tersebut menampilkan sejumlah titik cahaya berwarna merah yang diikut dengan asap bertebaran di langit, dalam video tersebut terdapat cuplikan video yang identik dengan klaim.

Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Footage from Algeria and Indonesia falsely linked to Middle East conflict" yang dimuat situs factcheck.afp.com, pada 4 Oktober 2024. 

 Menggungkap video tersebut adalah perayaan hari jadi tim sepak bola Aljazair, Mouloudia Club d'Alger, ke-103 pada bulan Agustus 2024.

Penelusuran dilanjutkan dengan memanfaatkan cuplikan gambar sejumlah orang menggunakan baju hitam bertuliskan "G.I.P" , dalam artikel berjudul "Videonun İsrail'e yapılan saldırıyı gösterdiği iddiası" yang dimuat situs teyit.org, pada 3 Oktober 2024.

Situs teyit.org menyebutkan, G.I.P adalah kelompok yang melakukan aktivitas keamanan swasta di Aljazair. Dikenal dengan nama G.I.P (Groupe d'Intervention et de Protection). Dilansir dari 7.com 

( AWW )

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Yerusalem) - Polisi Israel telah mengevakuasi beberapa kota di dekat Yerusalem karena kebakaran hutan dengan cepat menyebar ke seluruh wilayah tersebut.

Kebakaran yang dipicu cuaca panas ekstrem angin kencang itu mendorong Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mempertimbangkan meminta bantuan internasional.

Sementara Netanyahu menginstruksikan para pejabat untuk membuka jalur komunikasi dengan Yunani dan negara-negara lain jika bantuan internasional diperlukan.

Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel mengatakan bahwa komisaris polisi mengarahkan pasukan untuk bersiap menghadapi kegelapan dan untuk melanjutkan operasi di jalan raya dan di kota-kota dengan menggunakan semua sistem, termasuk sistem udara polisi.

Komisaris polisi memerintahkan mobilisasi umum petugas pemadam kebakaran untuk melanjutkan upaya mengendalikan kebakaran dan mencegah penyebarannya, kata surat kabar Ibrani Maariv.

Otoritas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel mengatakan bahwa 11 pesawat pemadam kebakaran dan lebih dari 100 kru dari seluruh negeri saat ini terlibat dalam memadamkan api di daerah Eshtaol di Pegunungan Yerusalem.



Kebakaran dan angin kencang mengingatkan kita tentang kuasa Allah SWT atas segala sesuatu, termasuk mengutus angin sebagai tentara-Nya.


Angin, menurut Islam adalah salah satu makhluk Allah SWT yang tunduk dalam perintahnya. Angin dalam Alquran disebutkan dengan dua bentuk kata yaitu ar-rih dan ar-riyah.

Keduanya adalah tentara Allah Yang Maha Kuasa, yang mengirim mereka kapan saja Dia menghendaki, membawa kabar gembira dan berkah, atau membawa keburukan dan laknat, dan keduanya disebutkan di banyak tempat dalam Alquran. dilansir dari rebuplika.co.ic


( AWW )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Buana Caruban Nagari mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon untuk membuka secara transparan proses penyidikan kasus dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang terjadi di SMAN 7 Kota Cirebon. Pasalnya, kasus yang sudah masuk tahap penyidikan ini dinilai berjalan lambat dan menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Direktur LBH Buana Caruban Nagari, Reno Sukriano, pada Kamis (17/4/2025), mengungkapkan kekecewaannya karena hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

"Proses penyidikan yang berlarut dan belum adanya calon tersangka membuat publik menerka-nerka siapa dalang pemotongan PIP ini. Padahal, oknum dari partai politik, pihak sekolah, hingga KCD sudah diperiksa," kata Reno.

Meski demikian, Reno mengapresiasi kehati-hatian Kejari dalam menangani kasus ini. Ia menegaskan pentingnya penerapan hukum secara adil tanpa pandang bulu.

"Kami meminta Kejari tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini, karena patut diduga praktik serupa juga terjadi di sekolah-sekolah lain, mulai dari jenjang SD hingga SMP," ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi dan keadilan, LBH Buana Caruban Nagari membuka layanan hotline pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya praktik pemotongan dana PIP di sekolah lain. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui nomor 0817-710-555.

"Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan serupa agar tidak ada lagi penyalahgunaan bantuan pendidikan yang seharusnya dinikmati langsung oleh siswa," jelas Reno.

Ia menambahkan, kasus ini menyangkut hak dasar pendidikan bagi siswa kurang mampu, sehingga harus diungkap secara tuntas demi keadilan dan memberikan efek jera bagi para pelaku. (Yog)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) - Perwakilan pekerja PT Yihong Novatex Indonesia, Suryana, meluruskan isu yang tengah ramai beredar di media sosial terkait aksi unjuk rasa yang disebut-sebut menuntut penutupan perusahaan.

Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.

"Aksi yang beredar dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Tutup PT Yihong’ itu adalah peristiwa lama, tepatnya terjadi pada tahun 2022, saat warga Kanci melakukan demo karena rekrutmen tenaga kerja tidak mengutamakan warga lokal," jelas Suryana. Rabu (9/4/2025)

Suryana menegaskan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan saat ini, yang berlangsung selama empat hari, bukan untuk menutup perusahaan.

Aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan pekerja agar 617 buruh dengan perjanjian kerja lisan diangkat menjadi karyawan tetap atau PKWTT.


"Setelah nota pemeriksaan dari Wasnaker keluar, justru terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara bertahap. Pertama 20 orang, lalu 60 orang, dan terakhir 3 orang. Ini yang kemudian viral di masyarakat, seolah kami hanya merespons PHK tiga orang saja, padahal sebelumnya sudah ada PHK lain," tambahnya.


Salah satu dari tiga pekerja yang di PHK secara sepihak adalah Dirman, yang telah bekerja sejak awal perusahaan berdiri.

Ia bahkan ikut saat perusahaan mendapat order pertama kali sebanyak 500 pcs.

"Dirman adalah saksi hidup perjalanan awal perusahaan ini. Kinerjanya baik, absensi terjaga, penilaian mandor pun mendukung. Tapi perusahaan tidak mampu menjelaskan alasan PHK secara jelas," ujar Suryana.

Ia juga menegaskan bahwa aksi mogok kerja bukan merupakan inisiatif serikat pekerja atau buruh.

Aksi ini dipicu oleh arahan dari pengawas ketenagakerjaan yang merasa tidak diberi ruang oleh manajemen untuk mempertahankan hak-hak pekerja.

Permasalahan ini sendiri telah dilaporkan ke Pengawas Dinas Tenaga Kerja (Wasnaker) Kabupaten Cirebon pada 30 Januari.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada 10 Februari lalu menemukan adanya empat pelanggaran oleh PT Yihong, yakni, Keterlambatan pembayaran kompensasi selama tiga tahun.


Adanya ‘hutang jam’ saat bahan baku tidak tersedia namun tetap dihitung sebagai beban pekerja.


Status kerja tidak jelas (perjanjian lisan) bagi 617 pekerja, Peraturan perusahaan yang tidak pernah disosialisasikan selama tiga tahun beroperasi.

Tuntutan para pekerja mencakup penghapusan hutang jam, pembayaran kompensasi yang tertunda, pengangkatan 617 pekerja menjadi karyawan tetap, serta penyampaian peraturan perusahaan secara resmi kepada seluruh karyawan.

"Aksi kami murni memperjuangkan hak, bukan untuk menutup perusahaan seperti yang ramai dibicarakan di media sosial," pungkasnya. (Uki)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon sejak Selasa (1/4/2025) sore menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Hujan yang disertai angin kencang membuat saluran air dan Sungai Sikenanga meluap karena tak mampu menampung debit air yang meningkat.

Dampak dari meluapnya sungai tersebut dirasakan oleh warga yang tinggal di sekitar aliran sungai. Ketinggian air bervariasi, dengan beberapa rumah warga terdampak. Balai Desa Gamel dan Sarabau juga tak luput dari genangan banjir, bahkan air masuk ke dalam rumah warga sebagaimana terekam dalam video yang beredar di media sosial.


“Padahal di depan rumah sudah ditinggikan, tapi air tetap masuk sampai teras,” kata seorang warga bernama Oji.


Ia mengungkapkan bahwa intensitas hujan kali ini jauh lebih deras dibanding sebelumnya.

“Hujan sangat deras, berbeda dengan sebelumnya. Petir dan angin juga cukup kencang. Di dalam rumah masih aman, tetapi di depan rumah air sudah masuk,” ungkapnya.


Senada dengan Oji, warga Gamel bernama Ajeng juga mengalami hal serupa. Ia bahkan merekam suasana di depan rumahnya yang dipenuhi aliran air.


“Rumah depan saya sudah seperti sungai, air masuk ke dalam rumah tapi tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Saat peristiwa tersebut direkam, hujan masih belum reda, sehingga warga tetap merasa khawatir jika air semakin meninggi. (Naim)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - 
Gema Takbir, Tahmid dan Tahlil Mengumandang Di  Jagat Raya. Riuh rendah suara bedug  bertaluh bersahutan.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّ
 اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar Allâhu akbar Allâhu akbar lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar, Allâhu akbar wa lillâhi-l-hamd

Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah

Saat seperti itu, seorang hamba Allah kembali menyendiri dalam sepi.  Sandarkan diri kepada  Lillahi Robbi 

Tersadarkan... begitu banyak  dosa  , kesalahan  dan kejahatan   dilakukan . Tangisan penyesalan tak tertahan ,  berharap  bisa kembali kejalan yang benar 

Takbir, Tahmid dan Tahlil berikan  secercah harapan bahwa sang penguasa alam maha memberi ampunan.

Namun  harapan kembali ke jalan yang benar,  niat melakukan kebaikan seringkali tertahan oleh kesombongan , keangkuhan dan kemunafikan 

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar Allâhu akbar Allâhu akbar lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar, Allâhu akbar wa lillâhi-l-hamd

 Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah


Malam  Takbiran menjadi momen perenungan  bagi Insan yang tersadarkan . Begitu banyak dosa yang dilakukan sehingga  sangat takut menghadapi kematian.

Merasa tidak pantas masuk Surga nanum tidak sanggup menahan panasnya  Api Neraka. 

Seperti yang disebutkan oleh Abunawas dalam Sya'irnya

" Wahai Tuhan aku bukanlah ahli surga,  namun tak sanggup menahan panasnya api neraka mu '

Idul Fitri menjadi hari yang sangat berarti ,  Hindarkan  diri dari penyakit hati, saling membenci , iri dan dengki . 

Penulis : Asep Wawan Wibawan 
( Jurnalis E satu.com /Al - Fakir )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura Cirebon Jawa Barat, Posko Mudik Ramah Keluarga di Taman Cirebon Power, mungkin bisa dijadikan pilihan untuk beristirahat.

Posko mudik hasil kerjasama Dompet Dhuafa, Cirebon Power dan Polresta Cirebon ini, menyediakan banyak sekali fasilitas gratis, yang bisa dimanfaatkan oleh para pemudik.

Fasilitas yang ada di posko ini, hampir jarang ditemukan di posko-posko mudik lainnya disepanjang jalur Pantura Cirebon.


Pada tahun kedua penyelenggaraannya, Posko mudik ramah keluarga ini, kembali menyediakan fasilitas tenda, yang bisa digunakan oleh para pemudik, untuk beristirahat. Ada sebanyak 12 tenda yang disediakan, yang bisa digunakan untuk beristirahat secara private.


" Pemudik bisa beristirahat dan tidur sejenak didalam tenda camping. Disini juga ada fasilitas mushola dan WC" ujar Adi Sumarna, PIC Posko Mudik Ramah Keluarga, Rabu 26 Maret 2025.

Selain itu, bagi pemudik yang mengalami sakit, pihaknya juga menyiapkan posko kesehatan gratis, yang bisa digunakan juga untuk memeriksa gula darah, asam urat dan pemeriksaan lainnya.

Posko mudik ini juga menyediakan service motor gratis. Sedangkan jika mengalami kelelahan, posko ini juga menyediakan tukang pijat, yang bisa memberikan layanan pijat secara gratis untuk para pemudik.

"Kalau capek, disini (posko mudik), juga sediakan tukang pijat gratis," kata Adi.


Sedangkan bagi pemudik yang membawa serta keluarganya, terutama anak-anak, posko mudik ini juga bisa dijadikan pilihan yang tepat.

Karena disini, tersedia sejumlah wahana mainan anak, yang bisa digunakan secara gratis. Terdapat perosotan, trampolin, kuda-kudaan, puzzle dan lainnya.

Dengan memilih beristirahat di posko mudik ini, semuanya bisa mendapatkan kenyamanan, baik itu pemudik dewasa ataupun anak-anak.

"Bagi yang bawa anak-anak, berbagai fasilitas permainan juga tersedia disini," kata Adi.

Hafid Saptandito, CSR Manager Cirebon Power, menuturkan, diselenggarakannya kembali posko mudik ramah keluarga ini, berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan tahun kemarin.


Menurut Hafid, tahun kemarin responnya sangat positif. Cukup banyak pemudik yang memanfaatkan fasilitas yang tersedia di posko ini.

Apalagi, pihaknya juga menyediakan fasilitas yang jarang disediakan di posko-posko mudik lainnya, seperti adanya fasilitas berbuka dan sahur gratis.

"Disini ada fasilitas berbuka dan sahur gratis," ujar Hafid.

Wandi, salah satu pemudik asal Jakarta, menyanjung fasilitas yang tersedia di posko ini. Menurutnya, posko ini memiliki fasilitas terlengkap.

Wandi yang ditemui saat memanfaatkan fasilitas cukur gratis ini menuturkan, bahwa dirinya belum sempat melakukan cukur rambut saat di Jakarta.

"Kebetulan disini ada fasilitas cukur gratis. Jadi saya cukur disini," kata Wandi.


Wandi juga menilai, Taman Cirebon sangat nyaman digunakan untuk beristirahat. Karena dilokasi ini, banyak ditumbuhi pohon rindang, sehingga membuat lokasinya menjadi adem.

"Lokasinya enak, adem. Soalnya banyak pohon," kata Wandi.

Bagi para pemudik yang hendak menuju Posko ini, lokasinya berada di jakur Pantura Cirebon - Jateng, tepatnya di Desa Kanci Kulon, hanya berjarak sekitar 100 meter dari PLTU 1 Cirebon Power.

Posisinya berada disebelah kiri jalan jalur dari Cirebon menuju Jawa Tengah, sebelum jembatan Kanci. (Wand)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top