agustusan


E satu.com (Cirebon)
- Aksi Demontrasi mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum (FH) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon berbuntut keributan pada Senin, (18/7/22).

Ketua dari BEM Fakultas Hukum UGJ, Raden Muhammad Fajri  mengatakan kronologis kejadian. Menurutnya massa aksi bergerak dari Kampus III menuju Kampus I UGJ, pada pukul 13.00 WIB massa aksi bergerak dari kampus I menuju masjid At Taqwa Kota Cirebon.

Kemudian massa aksi bergerak dengan melakukan long march menuju gedung DPRD Kota Cirebon, setelah sampai depan gedung DPRD massa aksi Demo membuat lingkaran untuk melakukan orasi " jelasnya.

" Kedatangan massa aksi  di depan gedung DPRD Kota Cirebon untuk menyampaikan aspirasi awalnya berlangsung damai, massa aksi saling bergantian berorasi mengungkapkan aspirasinya. Kemudian, ketika massa aksi mencoba untuk masuk dan bertemu dengan DPRD Kota Cirebon, namun terhambat karena dihadang oleh pihak aparat," kata Fajri


Dalam pernyataan pers dari BEM FH UGJ Cirebon, kejadian massa aksi Demo tersebut tidak lepas dari tindakan represifitas aparat kepolisian.

Mahasiswa menyebut polisi telah bertindak represifitas. Atas kejadian keributan massa aksi Demo dari BEM FH UGJ di depan gedung DPRD Kota Cirebon, mahasiswa meminta Kepolisian bertanggung jawab," kata  Fajri. (red)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AKB

Back To Top