BPBD

camat

Pj Walikota Tangerang

E satu.com (Indramayu) -
Temuan beragam Kecurangan dalam proyek Pembangunan Kabupaten Indramayu khusunya di Dinas PUPR setempat, ternyata tak digubris. Bahkan, oknum Kontraktor kini diduga telah nyaman karena watak kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten setempat, Asep Abdul Mukti yang cenderung tidak menghiraukan segala bentuk konfirmasi awakmedia. Perilaku atau watak AAM ini sudah terjadi semenjak dirinya menjabat sejak tahun 2021 lalu.

Menurut Alung salah seorang pegiat kontrol sosial di Kabupaten Indramayu menyampaikan, bahwa ada banyak temuan dugaan kecurangan pada proyek pembangunan insfratruktur di PUPR dalam APBD T.A 2023.

Namun kembali lagi ketika pihaknya meminta AAM untuk melakukan upaya atau tindakan tegas kepada oknum kontraktor yang diduga berbuat curang namun justru " melempem" . Seakan-akan dirinya lupa akan tugas dan fungsi sebagai kepala dinas guna bertindak untuk kelancaran pembangunan tanpa adanya Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

" Dia (AAM), jika menghargai kami selaku kontrol sosial pada proyek pembangunan seharusnya memberikan respon, atau minimal mengarahkan kepada PPK atau PPTKnya, tapi ternyata tutup mata saja dia, sedangkan ada beragam kecurangan yang dilakukan oleh oknum kontraktor" ujarnya pada Selasa (28/11/2023) bertemu awakmedia disalah satu warung kopi sekitaran Bundaran Kijang.

Adapun berdasarkan temuanya, yakni lebih banyak pada pembangunan Jalan yang diduga beragam kecurangan yang dilakukan oleh oknum kontraktor diantaranya, proyek Rekonstruksi jalan Babakan Dampyang - Gantar senilai Rp 1,928.420.000 yang dikerjakan oleh CV Rizki Duta Pratama, Rekontruksi Jalan Haurgeulis -Gantar senilai Rp1.653.026.000 dikerjakan oleh CV Vanly, Rehabilitasi Jalan Sumut Bandung Wilayah Haurgeulis dikerjakan oleh PT. Indena Utama, Pembangunan jalan Desa Ranjeng Losarang yang tak jelas anggaran biayanya. dan masih ada sejumlah proyek lainnya.

Sebelumnya juga terkait temuan dugaan monopoli paket yang dilakukan oknum kontraktor berinisial D yang melibatkan sejumlah perusahaan untuk memperoleh puluhan paket proyek di DPUPR setempat, AAM lebih memilih untuk bungkam tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Diketahui bahwa awakmedia telah beberapa kali melakukan upaya konfirmasi kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Asep Abdul Mukti baik melalui pesan tertulis via WhatsApp dan upaya mendatangi langsung ke dinas, namun belum kunjunh mendapatkan keterangan secara resmi .

(TKH)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top