E satu.com (Tangerang) - Pendidikan adalah modal utama untuk keluar dari keterpurukan,baik secara kultural maupun secara horizontal.
Banyak keluarga miskin yang tidak mampu ekonomi,karena tidak mampu memperbaiki jenjang sekolahnya sehingga tidak mampu keluar dari keterpurukan ekonomi,sehingga slalu dalam lingkaran kesenjangan sosial ekonomi menjadi sorotan pihak sosial control dan LSM.
Di sini ada upaya pemerintah untuk menghilangkan kesenjangan itu,agar anak-anak di keluarga miskin slalu dapat sekolah,sehingga pemerintah mengeluarkan dana bos yang besarannya pun cukup pantastis,di berikan kepada sekolah-sekolah baik swasta maupun negri,sehingga sekolah -sekolah dapat melaksanakan pendidikan sesuai dengan kebutuhan sekalohnya masing-masing.
Pemerintah dalam hal pemberian bos untuk sekolah-sekolah bukan hanya sekedar nilai yang di anggap sepele,tapi sesuai dengan kebutuhan pendidikan,baik formal maupun non formal dalam pendidikan ekstrakurikuler yang kisaran bantuan dana bos cukup,pantastis,seharusnya tidak ada lagi sekolahan yang memungut iyuran dari siswa, apalagi siswa yang tidak mampu dan yatim piatu,hal ini terjadi dan terbukti anak yatim-piatu, tetap di pungut iuran SPP dan lain" nya, sampai bernilai jutaan.
Pemerintah mengelontorkan uang bos bagi sekolah tingkat pertama (SMP) itu 1.100.000/siswa pertahun, untuk SMA 1.500.000/siswa pertahun.untuk sekolah kejuruan (SMK)itu 1.600.000/siswa pertahun,kali berapa siswa yang di miliki oleh sekolahan tersebut,menurut hemat kami cukup luar biasa bantuan operasional sekolah yang di kucurkan oleh pemerintah,kalo masih saja ada oknum sekolah yang masih menyudutkan siswa dengan berdalih belum membayar SPP tidak boleh masuk mengikuti ujian,di sekolah (Citra Nusantara ) di panongon Cikupa kabupaten Tangerang di duga oknum kepala sekolah sebagai pimpinan perlu di aduan ke dinas pendidikan,"imbuhnya.
Di tempat terpisah penasehat hukum GWI (gabungnya wartawan Indonesia) Syaffi Tuan Kotta SH MH memberikan keterangan saat di temui Awak media di kantor nya sangsi pidana Seperti yang kita ketahui bersama dana BOS yang ditujukan untuk setiap sekolah guna memperingan orang tua/wali murid kini banyak menjadi perbincangan. Salah satu perbincangan yang selalu naik ke permukaan adalah tentang penyalahgunaan dana BOS yang masih saja memberatkan para orang tua/wali, dengan tuntutan dari pihak sekolah yang mengharuskan membeli buku LKS (Lembar Kerja Siswa), uang pembangunan sekolah, dll. Adakah sanksi bagi sekolah/pejabat yang bersangkutan, dalam hal ini adalah kepala sekolah serta komite sekolah, yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan apa yang telah diperuntukkan bagi dana BOS tersebut? Mohon info dan penjelasannya. Lalu apakah dalam hal ini pihak sekolah swasta juga dapat dikenakan sanksi? tandasnya.
Sampai berita ini di tayangkan, belum ada tanggapan, dari pimpinan SMK Citra Nusantara saat di konfirmasi awak media melalui sambungan WhatsApp. ( Soleh )









.webp)













haha emang korup, wc udah kaya sampah, kepala sekolahnya terlalu ngurusin murid diluar sekolah, seolah punya hak untuk segala gala nya, kebanyakan apel pagi, apel sampe jam 9 cuma dengerin ocehan yang ga guna dan motong jam pelajaran, janji nya manis di awal, cuih
ReplyDelete#BroronDM
ReplyDeleteBanyak yang janggal kepala sekolah SMP gak pernah ada..dana bos tidak terbuka.tidak ada komite pengawas kalau ada pun pasti di sumpal dengan uang.wali murid tidak pernah diajak berunding tentang atas kebijakan sekolah...benar korup satu keluarga..berkedok sekolah gratis tapi nyatanya di akhir kelulusan bayar 3,5 JT rincian tidak masuk akal.Aturan ga jelas dinas pendidikan kabupaten Tangerang juga ga bada taring keberanian untuk menindak lanjuti sekolah ini..
ReplyDeleteIni sekolah kocak semua keluarga nya di kasih jabatan padahal tidak kerja apapun markup data untuk kepentingan keluarga nya berkedok agama tapi makan duit korupsi dana bos.. nauzubillah....amit amit.
ReplyDeleteBrantas pelaku korupsi pendidikan sampai ke atasan Dinas pendidikannya...udah korup dzolim sama kantin waktu istirahat sedikit.kantin sewa 10 JT per tahun giliran bikin aturan
ReplyDeletejam istirahat cuma 15 menit sedangkan koprasi milik yayasan dibuka tanpa batasan waktu.tidak jarang anak anak terjebak dalam kantin karena di gembok..viralkan aja ni sekolah serakah..
Sekolah gratis tapi seragam jurusan naik 100% lebih.dari tahun lalu150rb sekarang 350rb bahkan sampai 400rb.T..xxxxxxLol...........
ReplyDeletePemilik sekolah ngomongnya kotor.sebagai siswa sering dengar kata-kata jorok Tidak tau apa ini orang stres apa gila. Sering mengintimidasi orang bahkan sekolah lain.menjelekan sekolah lain dan karyawan gurunya sendiri banyak buktinya kalau mau tau sebenernya coba interogasi anak yang sekolah disini.mereka menyimpan bukti vidio saat pemilik sekolah ini berbicara kotor dan tidak sepantasnya.
ReplyDeleteOknum.pemilik yayasan Tidak pantas di contoh..mental miskin.meminta infaq tiap hari Jum'at tapi tidak jelas kegunaannya untuk apa.santunan aja masih minta murid bawa mie instan.di bungkus dengan logo sekolah Tidak punya malu.mengatasnamakan yayasan.dibikin konten sekolah yayasan peduli.padahal itu dari anak kami.
ReplyDeleteJangan mau kerja di sini gue tau ini sekolah yang guru gurunya di anggap babu..di kata katain jelek.guru brengsek guru tolol.guru dijadikan petugas bersih bersih dijadikan tukang parkir.sekolah dengan sistem terburuk.
ReplyDeleteMiris Sekolah Yang Nampak elit Ternyata Menyalahgunakan uang rakyat.Target OTT KPK.Tapi sama sekali tidak ada tindakan dari dinas Pendidikan,berarti dari dinas juga tidak beres..Span Lapor KPK.
ReplyDeleteBayar akhir tahun tidak jelas buat bayar apa rinciannya.ketika ujian praktek masih membebani Muridnya.Sarang koruptor Brantas..
ReplyDeletePas Jemput sekolah Saya kira pidato apa ternyata Sekolah ini Pemimpinya Toxic tidak ber moral.Mempermalukan murid didepan umum.menjadikan trauma anak.Mempermalukan Guru_Guru di depan Umum.Semoga mendapat Balasan dari Allah SWT.
ReplyDeleteKenapa ini tidak di tindak lanjuti.sekolah ini banyak memanipulasi DANA BOS Yang pasti wartawan Jangan mau disogok.terlalu sombong dan serakah sekolah disekitar tidak di kasih murid karena serakah dapat BOS Banyak.Dan akhirnya Tidak ada pengawasan dan pengelolaan.Dana BOS digunakan untuk kepentingan memperkaya Pribadi.Kelihatanya sih Yang punya Haji dan hjh.tapi tidak takut Di Azab..KPK Turun Tangan.Kelarga Makan dengan uang Siswa.Bertahun tahun Boboroknya penegak Hukum di Konoha ini tidak bisa mengatasinya.
ReplyDeleteRapat Wali murid Tapi tidak ada musyawarah yang disepakati.komite aja Keluarganya juga.Gaaaa jelas sekolah ini.kebijkan otoriter.
ReplyDeletediajarin Nyepuin gurunya kalau ada informasi dikasih duwit 50ribu..Buesseet.. Harusnya guru bisa ngawasin anak murid malah gurunya/karyawanya sendiri di cari cari keslahanya.ngeri denger Yang pernah jadi guru di situ.
ReplyDeleteKeliatannya Bagus ternyata isinya Maling.. Berjamaah
ReplyDeleteNgerampok Uang Negara..
ReplyDeleteMurid tidak boleh berkata Kotor.Tapi Yang Punya Gacor Mulutnya Busuk di depan Siswa siswinya.Tuh banyak buktinya kalau Ketua Yayasan Mulutnya busuuuk..
ReplyDeleteUntung ngga jadi PPG disini.ngerih sekali kejahatannya.bikin aturan waktu anak-anak ambil rapor.DILARANG MEMBERIKAN BINGKISAN KEPADA WALI KELAS. (GRATIFIKASI)Giliran Guru Lulus PPG minta Barang Branded Yang Nilainya Jutaan.Gilak ini orang.Sangat tidak manusiawi Kelakuannya.
ReplyDeleteDisayangkan aparat penegak Hukum tidak bertindak.Jelas_jelas korupsi dana bos merugikan negara
ReplyDeleteSering menghina walimurid Dibilangnya Orang miskin. lebih baik miskin daripada Rampok uang negara Cuuiiiiihh
ReplyDeleteSekumpulan Koruptor keluarga Sudah korupsi Masih suka iri.Makanya ga punya Tetangga Segera pakai rompi shopee.
ReplyDeleteHidupnya tak tenang walaupun banyak uang.Marah marah Kaya orang gila Stiap apel.
ReplyDeleteGedung panas Anak belajar tidak Efektif Tidak ada kipas fasilitas sekolah.Giliran Anak dan wali murid bawa kipas Ngomel ngomel.
ReplyDeleteSekolah Sawata Dapat Dana BOS Milyaran Meja kursinya Masih Kuno.Dana BOS Di kemanain??
ReplyDeleteSekolah gratis Tapi Dana BOS Buat Kepentingan Pribadi.Maling berkedok Pendidikan
ReplyDeletePunya GOR Dan Atlet Voli Ternyata Hasil korupsi.Jangan Merasa Kebal Hukum Punya Uang Banyak.Sanksi Sosial Lebih menyakitkan. Liat aja Bukti Kejahatan Kalian Akan Saya Aploud. Di Sosmed Aploud.Mulutmu Yang sering merendahkan orang lain Saatnya Hukum sosial Berbicara
ReplyDeleteUjian Akhir Sekolah Bayar Mahal Tapi Nggak Ada Rinciannya.Praktek Seharusnya Sudah Include.Tapi Suruh bawa Alat Modal Sendiri Gila Kepala smk Manipulasi Uang Sebesar Itu.
ReplyDeletePenggunaan Dana BOS Tidak Tepat Operator Sekolah Kepala Sekolah Siap Siap Masuk Bui.Merugikan Negara
ReplyDeletemakan uang Haram Anak Cucunya Akan menanggung akibatnya.Sekarang Bersenang senang dulu.Dzolim Akan Ada balasannya
ReplyDeleteDulu belum bayar saya di kasih tanda stampel di tangan seperti orang yang di kucilkan dihadapan teman teman.dikumpulkan oleh kesiswaan.ternyata sekolah ini dapat bantuan dari pemerintah.brengsek.
ReplyDeleteOknum pemilik sekolah sering memperagakan hubungan sex di waktu apel.jijik liatnya ini didepan umum.berdalih edukasi agar tidak terjadi hubungan sex tapi geli liatnya pikirannya kotor.tidak semua seperti yang anda pikirkan
ReplyDeleteRAKUS
ReplyDeleteAyo teman teman alumni bersuara kejahatan mereka harus viral
ReplyDeleteAnjay Koruptor Segera tangkap
ReplyDeleteBanyak Protes MBG Biar koprasinya Laku padahal kasian muridnya Dzolim parah ini manusia
ReplyDeleteLulusan Sudah bayar banyak foto BTS Disuruh beli kopi Lagi di tempat anaknya Cafee 1987 Licik.
ReplyDeletePunya uang banyak darimana kalau tidak hasil Korupsi usaha aja Ndak ada.mengandalkan makan dana BOS.ngerih.
ReplyDeleteKpla sekolah nda pernah Kerja makan gaji buta korupsi lagi.Samppah
ReplyDeleteTidak ada kompensasi buat lingkungan.tutup aja
ReplyDelete