E satu.com (Kota Cirebon) - 
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia memberikan kesan mendalam bagi mahasiswa asal Malaysia yang tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Internasional di Cirebon.

Mereka menilai, peringatan Hari Kemerdekaan di Indonesia bukan sekadar seremonial, melainkan sarat makna kebersamaan sekaligus mencerminkan jati diri bangsa di mata dunia.

Salah satunya, Saffiyah, mahasiswa tingkat satu dari Universiti Utara Malaysia (UUM). Ia mengaku terkesan dengan cara masyarakat Indonesia memperingati hari bersejarah tersebut.

“Perayaan kemerdekaan di Indonesia sangat meriah, penuh kebersamaan, dan sarat penghormatan kepada pahlawan. Hal ini jarang saya temukan di Malaysia,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).

Lebih lanjut, Saffiyah menuturkan keramahan masyarakat Indonesia membuat mahasiswa asing merasa diterima dengan hangat.

“Masyarakat Indonesia sangat terbuka, bahkan kepada kami yang berasal dari luar negeri. Hal ini sungguh mengagumkan,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman KKN internasional dapat mempererat hubungan Indonesia-Malaysia, khususnya di bidang pendidikan dan kerja sama lintas sektor.

Program KKN Tematik Internasional ini merupakan hasil kolaborasi Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon dengan dua perguruan tinggi asal Malaysia, yakni UUM dan Universiti Sains Malaysia (USM).


Perwakilan UUM, Mohd Abidzar, menegaskan kegiatan ini bukan hanya bersifat akademik, melainkan juga perjalanan budaya.

“Program ini membuka ruang pertukaran ilmu dan budaya, sekaligus menanam benih kerja sama lintas negara antar perguruan tinggi. Kami percaya bahwa ilmu, kebudayaan, dan kemasyarakatan akan lebih baik bila dijalani dengan kebersamaan,” katanya.

Adapun total peserta dari Malaysia mencapai 36 mahasiswa, terdiri dari 21 mahasiswa UUM dan 15 mahasiswa USM. Mereka akan melaksanakan KKN Internasional selama tiga hari dua malam di Desa Cibeureum dan Desa Linggamekar, Kabupaten Cirebon.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa tidak hanya melakukan aktivitas pengabdian masyarakat, tetapi juga tinggal di rumah warga untuk merasakan langsung kehidupan desa di Indonesia. (Wandi)



Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top