E satu.com (Cirebon) - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, berencana menjadikan Jalan Siliwangi sebagai ikon baru pusat penjualan takjil dan kopi selama bulan suci Ramadhan 2026.

Kawasan tersebut disiapkan sebagai ruang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner guna meramaikan suasana Ramadhan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Rencana tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Sekretaris Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nuswantara sekaligus Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz.

Ia menilai terobosan yang dilakukan Wali Kota Cirebon merupakan langkah cerdas dan luar biasa dalam menjaga kesinambungan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi pelaku usaha kecil agar tetap bertahan dan berkembang, terutama di momentum Ramadhan,” ujar Prabu Diaz, Selasa (27/1/2026).

Ia juga berharap pasar Ramadhan di Jalan Siliwangi dapat dijadikan agenda tahunan setiap bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, UMKM dan pedagang kecil perlu diberikan kebebasan berjualan di kawasan tersebut agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Dalam kesempatan dialog dan diskusi bersama Wali Kota Cirebon, Prabu Diaz mengungkapkan rencana penyediaan satu unit stan khusus yang difungsikan sebagai pusat informasi dan pengaduan selama kegiatan pasar Ramadhan berlangsung.

Selain itu, pasar Ramadhan juga akan dimeriahkan dengan berbagai pementasan seni budaya setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.

Pertunjukan tersebut meliputi hadroh, musik akustik, hingga tari topeng yang melibatkan sanggar-sanggar seni di Cirebon.


“Ini merupakan bentuk kreativitas masyarakat dan sanggar seni yang ada di Cirebon. Kami siap bertanggung jawab untuk pelaksanaan pementasan selama bulan suci Ramadhan,” kata Prabu Diaz.


Ia menambahkan, Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nuswantara dan juga Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, para aktivis seni, seniman lokal, hingga pengamen jalanan yang nantinya akan dijadwalkan secara bergiliran untuk tampil.

Dengan konsep tersebut, Pasar Ramadhan Jalan Siliwangi diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga ruang ekspresi budaya dan hiburan yang bernilai edukatif serta memperkuat identitas budaya Cirebon. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top