E satu.com (Cirebon) - Langkah cepat jajaran Polres Cirebon Kota (Ciko) dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait viralnya sebuah video yang memperlihatkan aksi tak pantas di salah satu tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Cirebon menuai apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat.
Tindakan sigap aparat kepolisian tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen Polres Ciko dalam menjaga ketertiban umum, stabilitas sosial, serta merespons cepat keresahan publik yang berkembang masif di media sosial.
Video yang beredar luas sebelumnya memicu reaksi keras warga karena dinilai melanggar norma kesusilaan, mencederai nilai-nilai kearifan lokal, serta berpotensi merusak moral generasi muda di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Menyikapi hal tersebut, Polres Ciko bergerak cepat melakukan penelusuran, pengamanan, dan pendalaman terhadap peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut.
Langkah cepat aparat kepolisian itu pun mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai organisasi masyarakat.
Ketua Ormas Laskar Merah Putih Kota Cirebon, Drs.Riyanto WH, menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar beserta jajaran.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan responsif Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar beserta jajarannya. Ini menunjukkan bahwa kepolisian benar-benar hadir di tengah masyarakat dan tidak membiarkan keresahan publik berkembang tanpa penanganan,” kata Riyanto, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, tindakan tegas aparat penegak hukum sangat penting untuk menjaga moralitas, ketertiban sosial, serta marwah Cirebon sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai budaya dan agama.
Ia juga menegaskan kesiapan masyarakat untuk bersinergi dengan aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami dari elemen masyarakat siap mendukung penuh aparat penegak hukum. Jangan sampai Cirebon tercoreng oleh aktivitas-aktivitas yang merusak tatanan sosial dan nilai kearifan lokal. Penegakan hukum harus tegas, adil, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Riyanto menilai respon cepat Polres Ciko menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran norma di ruang publik. Hal tersebut, lanjutnya, penting untuk mencegah anggapan bahwa pelanggaran norma dapat dibiarkan tanpa konsekuensi hukum.
“Cirebon memiliki identitas yang kuat sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai agama, adat, dan kearifan lokal. Ketegasan aparat sangat dibutuhkan agar keharmonisan sosial tetap terjaga,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan pengamat hukum Cirebon, Reno Sukriano.
Ia menilai langkah cepat Kapolres Cirebon Kota beserta jajaran berhasil mencegah meluasnya dugaan tindak pidana asusila yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kondusivitas wilayah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas respon cepat Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dan jajarannya dalam menangani video viral yang sangat meresahkan masyarakat, sehingga dugaan tindak pidana asusila tidak melebar,” ungkap Reno, Jumat (23/1/2026).
Lebih lanjut, Reno menegaskan bahwa Pemerintah Daerah, baik Kota maupun Kabupaten Cirebon, tidak membuka ruang bagi aktivitas yang bertentangan dengan norma sosial dan kesusilaan.
Menurutnya, fenomena tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kebijakan.
“Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar bersikap tegas dan tidak memberikan ruang bagi aktivitas yang bertentangan dengan norma sosial dan budaya masyarakat Cirebon,” tegasnya.
Reno juga mendorong sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Ini adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat dan organisasi kemasyarakatan harus aktif menjaga nilai-nilai moral dan sosial agar Cirebon tetap aman, bermartabat, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Wan)








.webp)












Post A Comment:
0 comments: