E satu.com (Cirebon) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon menggelar kegiatan ngopi bareng media sekaligus sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat bertransaksi tunai, terutama untuk mencegah peredaran uang palsu.

Kepala KPwBI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, mengimbau masyarakat agar selalu mengecek uang yang diterima dalam setiap transaksi.


“Ketika menerima uang, lakukan pengecekan. Jika ragu, hentikan transaksi. Luangkan waktu untuk memastikan keasliannya dengan metode 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).


Ia menjelaskan, metode 3D merupakan cara sederhana yang dapat dilakukan siapa saja untuk mengenali keaslian uang rupiah.

Dengan langkah tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah membedakan antara uang asli dan palsu.


Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah peredaran uang palsu di lingkungan sekitar.


Karena itu, Bank Indonesia terus mendorong edukasi agar masyarakat semakin waspada saat bertransaksi.

“Saya harap masyarakat bisa lebih aware dan berhati-hati ketika bertransaksi secara tunai,” ungkapnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top