E satu.com 
(Cirebon) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati (FEB UGJ) kembali membuka peluang pengalaman internasional bagi mahasiswanya melalui program Send Off Ceremony International Internship Program to Taiwan yang digelar Selasa (13/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, FEB UGJ resmi melepas 10 mahasiswa terpilih untuk mengikuti program magang internasional di Taiwan selama kurang lebih satu tahun. Para mahasiswa akan menjalani internship di berbagai sektor industri sebagai bagian dari penguatan kompetensi global dan kesiapan menghadapi dunia kerja internasional.

Program bertajuk “FEB UGJ Goes to Taiwan” itu menjadi kelanjutan komitmen FEB UGJ dalam memperluas akses internasional mahasiswa. Sebelumnya, FEB UGJ juga telah menjalankan program magang internasional ke Jepang.

Dekan FEB UGJ, Dr. H. Acep Komara, Drs., SE., M.Si., mengatakan program magang internasional menjadi langkah nyata fakultas dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman global dan mentalitas profesional.

“Kami ingin mahasiswa FEB UGJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional, mentalitas profesional, dan kemampuan adaptasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja global,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, program tersebut bukan semata tentang penghasilan atau kompensasi finansial. Lebih dari itu, mahasiswa akan memperoleh pengalaman hidup, relasi global, serta wawasan internasional yang menjadi bekal penting di masa depan.

Acep juga berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, menaati aturan, serta menghormati budaya dan etika kerja selama berada di Taiwan. Ia mengingatkan para mahasiswa membawa nama baik pribadi, keluarga, kampus, hingga Indonesia.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ketika kalian berada di negara lain, maka kalian harus menghormati aturan dan budaya yang berlaku di sana,” pesannya.

Selain itu, mahasiswa diminta serius menjalani internship dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja internasional, bukan menganggap program tersebut sekadar perjalanan wisata.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UGJ Bidang Humas, Kerja Sama, Promosi, dan Urusan Internasional, Dr. Hj. Cita Dwi Rosita, M.Pd., menyebut program magang internasional merupakan bagian strategi universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas jejaring internasional.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari keberangkatan mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga dari proses pendampingan, capaian, hingga dokumentasi akademik yang menyertainya.

“Program ini tidak hanya harus sukses secara pelaksanaan, tetapi juga harus memiliki dokumentasi akademik yang terukur dan berkualitas sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bukti nyata kontribusi internasionalisasi terhadap peningkatan mutu institusi,” ujarnya.

Cita menjelaskan, para mahasiswa telah menjalani persiapan selama kurang lebih lima bulan, mulai dari seleksi, pembekalan budaya, penguatan kemampuan bahasa asing, hingga kesiapan mental.

Ia pun mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.

“Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan ini. Karena itu, syukuri dengan kesungguhan, jaga dengan tanggung jawab, dan buktikan bahwa mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati mampu bersaing, beradaptasi, dan dipercaya di lingkungan internasional,” pungkasnya.

Melalui program “FEB UGJ Goes to Taiwan”, Universitas Swadaya Gunung Jati berharap dapat melahirkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global sekaligus membawa nama baik Indonesia di dunia internasional. (Wandi)


Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top