E satu.com (Indramayu) - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mencatatkan raihan positif sepanjang semester pertama periode Januari hingga Juli 2026. Capaian kinerja di berbagai sektor prioritas terus dipacu secara konsisten sebagai langkah nyata memaksimalkan realisasi visi besar "Indramayu REANG".
Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan dalam laporan kinerja periodik ini adalah penguatan sektor perikanan dan kelautan. Sektor ini dinilai sangat strategis mengingat posisinya sebagai salah satu tulang punggung perekonomian utama dan sumber mata pencaharian mayoritas masyarakat pesisir di wilayah Kabupaten Indramayu.
Sebagai bentuk Kehadiran Negara di tengah masyarakat nelayan, Pemkab Indramayu mengalokasikan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 201 juta. Anggaran tersebut disalurkan secara khusus untuk membiayai program jaminan sosial dan perlindungan kerja bagi para pelaku usaha perikanan tangkap skala kecil.
Melalui skema pembiayaan APBD tersebut, sebanyak 1.000 nelayan kecil dengan armada kapal di bawah 10 Gross Ton (GT) resmi menerima bantuan pembayaran premi Asuransi Ketenagakerjaan. Langkah ini bertujuan memberikan kepastian jaminan keselamatan, meminimalisasi dampak finansial akibat risiko kecelakaan saat melaut, serta menjaga stabilitas ekonomi keluarga para nelayan.
Pemberian jaminan sosial ini menegaskan komitmen keberpihakan Pemkab Indramayu terhadap kelompok pekerja rentan di wilayah maritim. Ke depan, program perlindungan nelayan ini akan terus diintegrasikan dengan berbagai stimulus pemberdayaan ekonomi lokal lainnya guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indramayu secara inklusif dan berkelanjutan. (TKH)








.webp)










Post A Comment:
0 comments: