E satu.com (Cirebon) - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin Patih Anom Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja (PR) Muhammad Nusantara, yang bertindak sebagai pembina upacara mewakili Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin.

Upacara dihadiri sejumlah elemen masyarakat, organisasi, dan tokoh agama. Kegiatan berlangsung lancar dalam suasana peringatan kemerdekaan yang tahun ini bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Muhammad Nusantara mengatakan, upacara HUT ke-81 RI kembali digelar di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan.


"Alhamdulillah kami melaksanakan kembali untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Keraton Kasepuhan. Hari ini bertepatan tanggal 17 Agustus, kita merayakan kembali Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81," kata Muhammad Nusantara.


Ia bersyukur pelaksanaan upacara dapat berjalan lancar dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

"Alhamdulillah dihadiri oleh para elemen masyarakat maupun elemen organisasi dan tokoh-tokoh agama. Dan alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar," ujarnya.

Muhammad Nusantara berharap momentum HUT ke-81 RI membawa keberkahan bagi Indonesia. Terlebih, peringatan kemerdekaan tahun ini bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

"Semoga pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 ini diberikan keberkahan untuk negara tercinta kita dan tentunya insyaallah diberikan keberkahan karena bertepatan dengan Maulid Nabi SAW 1448 Hijriah," tuturnya.

Ia juga berharap Indonesia tetap aman dan para pemimpin negara dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

"Semoga masyarakat Republik Indonesia ini bisa makmur serta terjaga, sejahtera, serta pendidikan-pendidikannya juga bisa semakin lebih baik," katanya.

Khusus masyarakat Cirebon, Muhammad Nusantara mengajak seluruh pihak menjaga sejarah dan kebudayaan yang ada di tanah Cirebon.

"Karena kita ada di tanah Cirebon yang merupakan tanah leluhur kita yang luar biasa sekali, tentunya kita harus menjaga sejarahnya dan kebudayaannya, melestarikan dan menjaga bersama-sama," ujarnya.

Sementara itu, Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, mengatakan Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin tidak dapat hadir dalam upacara di Keraton Kasepuhan.

"Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin diundang menghadiri Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara," kata Prabu Diaz.


Karena itu, upacara di Keraton Kasepuhan tetap dilaksanakan dengan Pangeran Raja Muhammad Nusantara sebagai pembina upacara mewakili Sultan Sepuh XV. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk terus menjaga sejarah dan kebudayaan Cirebon sebagai bagian dari warisan leluhur.


Selain di ikuti oleh para pangeran sepuh, kerabat dan perangkat keraton, hadir pula tokoh lintas iman, ada Romo Yanto dari Vihara Dewi Welas Asih, serta perwakilan dari Kristen dan Hindu.

Upacara Kemerdekaan di Keraton Kasepuhan juga dihadiri oleh karyawan serta pengurus PUK SPSI LEM PT Dharma Electrindo Mfg,  yang sekaligus merayakan 24 thn Berdirinya perusahaan tersebut, dengan berbagai kegiatan termasuk upacara HUT ke 81 thn  Kemerdekaan RI di Keraton Kasepuhan Cirebon.(Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top