E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan keandalan perjalanan kereta api.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Riding Safety Walk Through (RSWT).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KAI memastikan kondisi operasional dan prasarana tetap andal sekaligus mendeteksi potensi risiko yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran KAI Daop 3 Cirebon melakukan perjalanan sekaligus pemeriksaan terhadap sejumlah objek di sepanjang jalur.
Pemeriksaan meliputi JPL 191 Cangkring, JPL 182 Bangoduwa, JPL 175 Arjawinangun, JPL 157 Kertasemaya (Dishub), JPL 142 Jatibarang, serta Stasiun Cangkring, Stasiun Bangoduwa, Stasiun Arjawinangun, dan Stasiun Jatibarang.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, RSWT merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh pekerjaan dan kegiatan operasional berjalan sesuai prosedur dengan mengutamakan keselamatan.

“Melalui kegiatan Riding Safety Walk Through ini, kami melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi operasional maupun prasarana di sepanjang jalur yang dilalui,” kata Muhibbuddin, Sabtu (16/8/2026).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi baik, berfungsi optimal, dan memenuhi standar keselamatan.

“Hal ini penting untuk memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi baik, berfungsi optimal, dan memenuhi standar keselamatan sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan andal,” ujarnya.

Muhibbuddin menambahkan, pemeriksaan langsung di lapangan juga menjadi sarana untuk menemukan potensi risiko sejak dini.
Setiap temuan nantinya dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah mitigasi sesuai ketentuan yang berlaku.


“Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga memiliki kepedulian dan kepekaan yang tinggi terhadap potensi risiko keselamatan,” katanya.

“Setiap temuan di lapangan harus menjadi perhatian dan ditindaklanjuti secara tepat sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang kuat,” sambung Muhibbuddin.


Melalui kegiatan RSWT, KAI Daop 3 Cirebon berharap seluruh jajaran semakin konsisten menerapkan prinsip safety first dalam setiap aktivitas operasional.


KAI juga mendorong peningkatan kepedulian terhadap kondisi lingkungan kerja serta penguatan budaya mitigasi risiko sejak dini.

“Kami ingin memastikan bahwa keselamatan bukan hanya menjadi prosedur, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas operasional,” tutur Muhibbuddin.

“Dengan komitmen bersama dan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, KAI Daop 3 Cirebon akan terus menjaga keandalan prasarana dan operasional demi memberikan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top