E satu.com (Kota Cirebon) - Kesultanan Keraton Kanoman Cirebon kembali menggelar sejumlah tradisi menjelang pelaksanaan Pelal Alit, rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tradisi yang digelar di lingkungan Keraton Kanoman tersebut di antaranya nyisir sekar, nyaji boreh, ngukup sisiran pandan, serta nyaji buah. Prosesi tersebut menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dalam rangka menyambut bulan Maulid.
Juru Bicara Kesultanan Keraton Kanoman Cirebon, Ratu Mawar Kartina, SH.,MH, mengatakan rangkaian tradisi tersebut memiliki makna tersendiri dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Pelal Alit.
"Nyisir sekar, nyaji boreh, ngukup sisiran pandan dan nyaji buah ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi menjelang Pelal Alit bulan Maulid Nabi Muhammad SAW," kata Ratu Mawar Kartina, kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, setiap tahapan dalam tradisi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mengandung nilai budaya dan spiritual yang terus dijaga oleh keluarga keraton.
Tradisi tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan kembali warisan budaya Kesultanan Kanoman kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ratu Mawar berharap tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut dapat terus dilestarikan dan dipahami maknanya oleh generasi penerus.
"Yang paling penting adalah bagaimana tradisi ini tetap dijaga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya," ujarnya.
Pelaksanaan rangkaian tradisi tersebut menjadi salah satu penanda bahwa suasana Maulid Nabi Muhammad SAW mulai terasa di lingkungan Keraton Kanoman Cirebon. Nantinya, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan prosesi Pelal Alit sesuai adat dan tradisi yang berlaku di lingkungan keraton. (Wandi)









.webp)













Post A Comment:
0 comments: