E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan menggelar rangkaian kegiatan sosial dan edukasi kepada masyarakat di Kota Cirebon.
Kegiatan tersebut berlangsung di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kopiluhur, Argasunya, serta Pondok Pesantren Al Darullugoh Waddalalah, Cibogo, Argasunya, Kota Cirebon. Di TPS Kopiluhur, KAI Daop 3 Cirebon menggelar bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI untuk terus memberikan manfaat melalui kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Darullugoh Waddalalah.
Dalam kesempatan itu, KAI Daop 3 Cirebon memberikan santunan kepada para santri sekaligus menyampaikan edukasi mengenai keselamatan perkeretaapian, khususnya saat berada di perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi KAI untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain bakti sosial dan santunan, kami juga membawa pesan penting mengenai keselamatan perkeretaapian, khususnya di perlintasan sebidang. Keselamatan membutuhkan kepedulian dan kesadaran bersama," ujar Muhibbuddin, Selasa (25/8/2026).
Dalam edukasi tersebut, masyarakat diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ketika berada di sekitar jalur kereta api maupun saat melintasi perlintasan sebidang.
Masyarakat juga diimbau mematuhi rambu-rambu keselamatan, berhenti sejenak, melihat kondisi kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melanjutkan perjalanan.
Menurut Muhibbuddin, edukasi keselamatan perlu dilakukan secara berkelanjutan karena masih terdapat masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur maupun perlintasan kereta api.
"Kami ingin pesan keselamatan ini tidak berhenti di lingkungan pesantren saja, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Satu pesan keselamatan yang disampaikan dan dipahami dengan baik bisa menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, KAI Daop 3 Cirebon bersama jajaran Pondok Pesantren Al Darullugoh Waddalalah juga melaksanakan doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan untuk kelancaran seluruh aktivitas dan perjalanan kereta api, sekaligus memohon agar perjalanan kereta api senantiasa diberikan keamanan, keandalan, dan keselamatan hingga sampai tujuan.
Melalui kegiatan tersebut, KAI Daop 3 Cirebon berharap semangat kepedulian dan kesadaran terhadap keselamatan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
KAI juga berkomitmen memperkuat edukasi keselamatan dan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat demi terciptanya perjalanan kereta api yang aman, andal, nyaman, dan selamat.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat hubungan KAI dengan masyarakat sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan kepedulian dan kolaborasi yang baik, kami optimistis perjalanan kereta api dapat terus berlangsung dengan aman, andal, lancar, dan selamat," tutup Muhibbuddin. (Wandi)











.webp)













Post A Comment:
0 comments: