E satu.com (Kota Cirebon) - Ikatan Keluarga Alumni Universitas Swadaya Gunung Jati (IKA UGJ) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Auditorium Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Sabtu (1/8/2026).

Forum tertinggi organisasi alumni ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026 dan pemilihan ketua serta pengurus baru untuk lima tahun ke depan.
Mubes dihadiri Bendahara Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Dr.

Sahidin, M.Si., Rektor UGJ Prof. Dr. Ahmad Faqih, jajaran sivitas akademika, perwakilan fakultas, serta alumni dari berbagai angkatan dan profesi.


Ketua Panitia Mubes IKA UGJ, Qorib, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsesama alumni yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia.


"Hari ini Mubes IKA UGJ menjadi kesempatan untuk mengumpulkan kembali teman-teman alumni dari berbagai penjuru Nusantara. Selain menjadi ajang reuni dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026," kata Qorib.

Ia menjelaskan, setelah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama, agenda Mubes akan dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan pengurus baru yang akan memimpin organisasi hingga lima tahun mendatang.

"Setelah agenda laporan pertanggungjawaban selesai, Mubes akan dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan pengurus baru. Kepengurusan yang terpilih nantinya akan melanjutkan roda organisasi IKA UGJ sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan kampus," ujarnya.

Sementara itu, Ketua IKA UGJ periode 2021–2026, AKBP (Purn.) H. Mahyudin, S.H., M.Si., menegaskan Mubes merupakan forum strategis untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melakukan regenerasi kepemimpinan organisasi alumni.

"Yang terpenting dari Mubes ini adalah menjadi sarana silaturahmi dan mempertemukan kembali alumni lintas fakultas serta lintas generasi. Selain itu, agenda besar hari ini adalah pergantian kepengurusan dari pengurus lama kepada pengurus baru melalui mekanisme pemilihan ketua IKA UGJ," ujar Mahyudin.


Ia mengungkapkan, hingga pembukaan sidang Mubes belum ada calon ketua yang mendaftarkan diri karena proses pencalonan baru dibuka setelah pimpinan sidang terbentuk.


"Sampai saat ini memang belum ada yang mendaftar karena pendaftaran calon baru akan dibuka setelah pimpinan sidang terbentuk. Selanjutnya, setiap fakultas dapat mengajukan calon sesuai mekanisme yang telah disepakati dalam persidangan," jelasnya.

Melalui Musyawarah Besar tersebut, IKA UGJ diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid dan mampu memperkuat kontribusi alumni dalam mendukung pengembangan Universitas Swadaya Gunung Jati, baik di bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, maupun penguatan jejaring profesional alumni. (Wandi)

Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top