E satu.com (Indramayu) - Kelompok Tani Cipeng Jaya Desa Larangan kecamatan Lohbener kabupaten Indramayu Jawa Barat Memperoleh program Bantuan Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran atau Damparit dari kementrian pertanian direktorat jenderal lahan dan Irigasi pertanian dan kini telah dilaksanakan dengan baik.
Warga Masyarakat petani menyabut baik dan Antusias dan Ucapkan Terimakasih, Anggaran bersumberkan dari APBN ditejend lahan dan Irigasi pertanian BLIP Kelas 1 Bandung
Sebesar Seratus dua puluh tiga juta Rupiah (123.000.000).
Salah satu petani desa larangan kecamatan Lohbener kabupaten Indramayu Asok dan Nana kepada awak media Senin 03 Agustus 2026 Menyambut Antusias dan Menyambut baik Program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran atau Damparit yang di gulirkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalu Kementrian pertanian direktorat jenderal lahan dan Irigasi pertanian dengan adanya program tersebut tentunya sangat bermanfaat sekali untuk warga masyarakat Petani di desa larangan dan sekitarnya.
Asok dan Nana juga Mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Indramayu melalui dinas ketahanan pangan dan Pertanian yang telah membantu sehingga kelompok Tani Cipeng Jaya desa larangan mendapatkan program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran atau Damparit dari Kementrian pertanian mudah-mudahan dengan terealisasinya Program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran sektor pertanian di desa larangan semakin baik pengairan menjadi lancar dan dapat meningkatkan Produktivitas hasil Pertanian yang maksimal.Ujarnya.
Ketua Unit Pengolah Kegiatan Kelompok (UPKK) Cipeng Jaya desa larangan kecamatan Lohbener Yosef Aprliyunus Kepada awak media Menjelaskan Alhamdulillah Kelompok Cipeng Jaya mendapatkan program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran dari Kementrian pertanian melalui Ditejend lahan dan Irigasi pertanian Adapun Maksud dan tujuan dari Program Pemerintah Pusat ini adalah untuk mengembalikan fungsi Aliran Air, mencegah Banjir, serta menyediakan cadangan air irigasi pertanian diantaranya untuk melancarkan air ,membersihkan endapan lumpur,sampah dan rumput liar yang menyebabkan penyempitan dan pendangkalan.
Mencegah banjir memastikan saluran air mampu menampung debit air yang tinggi saat musim air hujan tiba.
Mengurangi Erosi menghindari kerusakan atau pengikisan pada tebing dan lahan disekitar saluran air.Ujarnya
Yosef menambahkan Program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran atau Damparit ini Untuk mengairi Area Persawahan dengan Luas 10 Hektar di Desa Larangan kecamatan Lohbener mudah-mudahan dengan telah selesainya Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran ini nantinya para petani khususnya didesa larangan tidak kekurangan air Pengairanya menjadi lancar sehingga dapat meningkatkan Produktivitas hasil Pertanian para petani dan kami Selaku UPKK akan melaksanakan pekerjaan ini sebaik mungkin dan tepat waktu sesuai dengan apa yang direncanakan oleh Pemerintah. Paparnya
Sementara itu Ketua Kelompok Tani Cipeng Jaya desa larangan kecamatan Lohbener Endah, Kepada awak media menambahkan mengucapakan terimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia melalu Kementrian pertanian dan Ditejend lahan dan Irigasi pertanian yang telah menggulirkan program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran atau Damparit di Desa larangan kelompok Tani Cipeng Jaya dan Juga Mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Indramayu melalui dinas ketahanan pangan dan Pertanian yang telah membantu sehingga kelompok Tani Cipeng Jaya desa larangan mendapatkan program tersebut.
Mudah-mudahan program Bangunan Konservasi Normalisasi Saluran ini akan meningkatkan Produktivitas hasil Pertanian para petani khususnya di desa larangan kecamatan Lohbener kabupaten Indramayu dengan hasil yang sangat memuaskan sehingga dapat mensejahterakan para petani khususnya didesa larangan dan sekitarnya. Pungkasnya.(iwan)
.jpeg)









.webp)













Post A Comment:
0 comments: