Festival Anak Sholeh Wujud Kepedulian Terhadap Generasi Muda
E satu.com ( Crb) -Walikota Ajak Lembaga Pendidikan Swasta  Membangun  Akhlak Anak di Kota Cirebon
Selama ini Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah memiliki regulasi untuk meningkatkan akhlak anak sejak usia dini. Wali Kota Cirebon mengajak lembaga pendidikan swasta untuk berperan ikut serta berperan aktif dalam program tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. Nasrudin Azis, SH, usai membuka Festival Anak Shaleh LDII ke V di Ponpes Luhur Al Kautsar, Minggu, 7 Januari 2018.
“Terima kasih kepada ketua LDII atas terselenggaranya festival ini,” kata Azis.
Selain untuk menguji penyerapan ilmu keagamaan yang sudah diberikan  kepada anak, festival ini juga sebagai upaya dan peran serta lembaga pendidikan swasta untuk membangun akhlak anak sejak usia dini di Kota Cirebon.
Karenanya Azis pun berharap agar lembaga pendidikan swasta lainnya juga turut serta melakukan hal yang sama.
 Pemerintah Daerah Kota Cirebon, lanjut Azis, sudah memiliki sejumlah program religius yang tujuannya agar nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran bisa diimplementasikan dan menghiasi warga Kota Cirebon.
“Diantaranya kita sudah melakukan magrib mengaji untuk anak-anak,” ungkap Azis.
Sebenarnya, budaya mengaji saat magrib sudah mengakar sejak dulu di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon.
Melalui program magrib mengaji ini diharapkan budaya tersebut bisa kembali hidup dan anak-anak meninggalkan gadget maupun televisi untuk menggali nilai-nilai luhur dalam Al Quran dengan bimbingan orangtua maupun guru mereka.
Seperti diketahui, pada 2011 lalu bekerja sama dengan Kementrian Agama Kota Cirebon, Pemerintah Daerah Kota Cirebon melaunching Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji Tingkat Kota Cirebon di Gedung Islamic Center Kota Cirebon.
Gerakan ini dimaksudkan untuk menghidupkan kembali budaya baik di masa lalu, dimana orangtua dan anaknya bersama-sama melakukan sholat berjamaah sekaligus membaca dan menggali nilai-nilai Al Quran setiap magrib tiba.
 Sementara itu Ketua LDII Kota Cirebon, Drs H Mansyur Pribadi, menyatakan jika Festival Anak Shaleh ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penyerapan ilmu yang telah diberikan kepada anak-anak didik mereka. “Misalnya dalam hafalan Al Quran, akhlakul karimah, keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta bagaimana melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam,” ungkapnya.
 Selain itu kegiatan ini pun untuk membantu Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk merealisasikan misi ramah, yaitu religius, aman, maju, aspiratif dan hijau.  “Sehingga ke depannya akan lahir anak-anak yang berakhlak mulia, taat kepada pemerintah serta taat melaksanakan sholat 5 waktu,” ungkap Mansyur. Sehingga Kota Cirebon tetap akan dikenal sebagai Kota Wali.
 Festival Anak Shaleh ke V ini diikuti oleh 600 orang peserta tingkat PAUD dan TPA, serta 300 orang peserta pra remaja dan remaja. ( hum)




Post A Comment: