Siswa SMKN 1 CirebonE Satu.com - Tawuran Pelajar semakin marak diawal tahun 2018 setelah tawuran di wilayah mundu kini kembali terulang  dan memakan korban seorang Siswa SMKN 1 Cirebon, Rahmat Setiawan terkena anak panah yang dilakukan  oleh sekelompok pelajar di depan Monumen Perjuangan, Senin,15 Januar 2018i .
Rahmat terkena panah dan menancap sedalam lima centimeter  pada bagian kiri kepala, akibatnya rahmat banyak mengeluarkan darah dan awalnya di bawa kerumah Sakit Ciremai dan dilakukan scan disalah satu klinik dilanjutkan perawatan di Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon.
Peristiwa berawal ketika Rahmat yang masih duduk di kelas 3 SMKN 1 Cirebon dan sejumlah siswa berada di depan Monumen Perjuangan di jalan By Pass Brigjen Sudarsono.
Tiba-tiba datang sekelempok pelajar menggunakan tiga sepeda motor yang berjumlah enam siswa. Mereka lalu melepaskan anak panah ke arah kerumunan anak hingga mengenai Rahmat. Anak panah mengenai kepala korban tepatnya di atas telinga sebelah kanan.
Masuk Sekolah Siswa SMK Terkena Anak Panah“Para pelaku salah seorang diantaranya memiliki rambut Mohak dan menggunakan baju pelajar SMK. Korban langsung ambruk usai terkena anak panah tersebut,” ungkap salah satu saski Alif sisa kelas II SMKN 1 Cirebon.
Alif menambahlkan para pelajar yang datang menggunakan sepeda motor langsung kabur. Korban langsung dibawa para pelajar, warga, TNI dan Polri yang datang ke RS Ciremai. 
Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB S.ik.M.Hum.MsM. Ketika dihubungi masih berada di bandung dan  membenarkan peristiwa tersebut.
" Betul adanya peristiwa pemanahan yang dilakukan oleh Siswa lain terhadap Siswa SMK dan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit dan sedang dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang nama dan identitasnya sudah diketahui " .Ungkapnya
Adi Vivid menambahkan pihaknya berharap pelaku segera menyerahkan diri "Katanya. (Pgh)

Post A Comment: