e satu.com - Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang ada di tengah-tengah pemukiman warga hanya untuk sampah rumah tangga. Warga luar kota pun masih sering membuang sampahnya di TPS yang ada di Kota Cirebon.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Drs. H. RM Abdul Syukur, menjelaskan jika fungsi TPS sebenarnya hanya tempat pembuangan sampah sementara. “Kami dari Dinas Lingkungan Hidup yang mengurus kebersihan kota memang menempatkan TPS di sejumlah titik di penjuru Kota Cirebon,” kata Syukur, Jumat, 5 Januari 2018. Ini dilakukan agar masyarakat bisa semakin mudah membuang sampah yang mereka hasilkan. Karena jika tidak ada TPS, maka masyarakat akan  membuang sampahnya ke sungai atau kali. “Nanti alasannya, kan tidak ada TPS,” ungkap Syukur.
Menyinggung banyaknya TPS yang kotor, Syukur menghimbau masyarakat untuk  bersedia membuang sampah pada kontainer yang sudah ditempatkan di TPS tersebut. Sehingga sampahnya tidak berceceran kemana-mana. “Kami menempatkan dua kontainer di TPS karena memang sudah memperhitungkan kontainer tersebut mencukupi untuk sampah masyarakat yang ada di lingkungan tersebut,” ungkapnya.
Namun kenyataannya masih banyak warga dari luar lingkungan tersebut, bahkan dari luar Kota Cirebon, yang membuang sampah di TPS yang ada di Kota Cirebon.
 “Mereka membuangnya sembunyi-sembunyi, biasanya di malam hari,” ungkap Syukur. Bahkan sampah rumah makan, hotel dan tempat lainnya juga dibuang di TPS. Padahal menurut Syukur TPS itu peruntukkannya hanya untuk sampah rumah tangga. “Rumah tangga yang ada di sekitar TPS tersebut,” ungkap Syukur.
Karenanya tidak heran, jika di beberapa TPS terlihat sampahnya overload, bahkan berceceran kemana-mana. Bahkan seringkali sampah di TPS tersebut menyebarkan bau yang tidak sedap hingga ke jalan“Bau tidak sedap itu timbul setelah 12 jam ditimbun,” kata Syukur.
Padahal mereka sendiri sudah berupaya untuk selalu mengangkut agar sampah tidak sampai tertimbun selama 12 jam. Namun karena banyaknya pihak di luar warga Kota Cirebon yang membuang sampah di TPS itu, menyebabkan sampah yang menumpuk pun semakin banyak.
Untuk itu, lanjut Syukur, pihaknya bekerja sama dengan Forum Peduli Lingkungan Hidup Caruban, mereka akan mengawasi TPS yang ada di Kota Cirebon. “Terutama dimulai dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 2 dini hari,” ungkap Syukur.
Ini dilakukan agar tidak ada lagi warga di luar Kota Cirebon yang membuang sampah di TPS yang ada di Kota Cirebon. Selain itu juga untuk menjaga agar sampah tidak berceceran hingga ke jalan dan menumpuk hingga menimbulkan bau tak sedap.: Ungkapnya ( Pgh)


Post A Comment: